spot_img
BerandaNewsSocial Media5 Things To Do untuk Pasarkan Produk di Media Sosial

5 Things To Do untuk Pasarkan Produk di Media Sosial

-

Ilustrasi social media, credit: executionists.com
Ilustrasi media sosial (Kredit: executionists.com)

Jakarta, Selular.ID – Semakin majunya internet diiringi penetrasi smartphone yang kuat maka media sosial pun ikut berkembang pesat. Media sosial begitu populer karena bisa memberikan feedback secara terbuka, memberi komentar, serta membagi informasi dalam waktu yang cepat dan tak terbatas. Tak jarang jejaring sosial kerap dijadikan alat pemasaran produk agar lebih ‘ngena’ ke dalam pikiran pengguna. Yopie Suryadi, founder and CEO GDILab, menyebutkan ada lima hal yang perlu diperhatikan agar penyampaian pesan oleh pihak pertama┬ábisa tersalurkan secara tepat kepada publik.

Pertama, ketahui audience. Jangan sampai produk yang kita jajakan dianggap tidak perlu bagi konsumen tertentu. “Harus ketahui dan paham kebutuhan pasar kita, misalnya anak muda, orang tua, perempuan, laki-laki, dan sebagainya,” ujar Yopie.

Lalu kedua, ketahui ketertarikanmu. Aspek ini juga perlu dicermati. Pastikan produk yang kita pasarkan juga bagian dari kesenangan atau hobi. Alasannya, agar penjual mengerti betul segala seluk-beluk produk. Contohnya, bila kita gemar terhadap sepakbola, maka biasanya produk yang bisa dijajakan adalah jersey atau merchandise yang berhubungan dengan klub sepakbola.

Terlepas dari konsep-jual beli, media sosial yang menjurus ke informasi teknologi juga perlu memahami setiap perkembangan dan inovasinya. “Ini poin penting bagi akun berita yang berhubungan dengan teknologi,” kata pria berwajah oriental tersebut.

Ketiga, Trustworthy. Jadilah akun yang dapat dipercaya oleh konsumen. Jangan sekalipun menyelewengkan kepercayaan yang dipegang oleh follower. Karena, ini juga sebagai modal utama mengembangkan layanan.

Kemudian keempat, be creative. Tiap postingan harus memuat kata-kata atau gambar yang menarik minat pembaca. Yopie mengatakan, pentingnya mengeksplor kemampuan merangkai kata agar tidak monoton.

Terakhir, be positive. Pertahankan sisi baik dan selalu layani konsumen dengan mengganggapnya sebagai kerabat agar mereka menjadi pengikut yang loyal. (bda)

spot_img
spot_img

Artikel Terbaru