selular201205071448488 May 2012 14:30
Berada di peringkat wahid, tidak lantas membuat Samsung lengah. Vendor asal Korea Selatan ini awalnya hanya mempekerjakan orang Korea dan tidak mau menerima bantuan dari luar untuk mengembangkan smartphonenya. Namun pergeseran pasar smartphone dari hardware ke software menjadikan Samsung segera merekrut pekerja dari luar Korea. Negara tujuan perekrutan bukan lagi dari Amerika Serikat maupun Cina, melainkan dari India.

Samsung beralasan bahwa India memiliki potensi insinyur perangkat lunak yang handal. Para pekerja asing tersebut dituntut membangun kecakapan software demi mengimbangi peningkatan pesat dari saingan utamanya, iPhone dari Apple. Saat ini ratusan pekerja asal India telah bergabung dengan pekerja asal Korea lainnya di markas Samsung Mobile di Suwon.

Presiden Bisnis Samsung Mobile, J.K. Shin mengungkapkan, “Ada banyak pekerja berkualitas dari India yang sangat terampil dalam perangkat lunak. Dan ada perusahaan kecil yang kita dapat diakuisisi untuk memperoleh penelitian yang baik dan kemampuan pembangunan yang bagus,” dikutip SELULAR online dari online.wsj.com (4/5/2012).

Dari pernyataan tersebut terbesit upaya Samsung yang tak hanya sebatas merekrut pekerja, namun juga melakukan akuisisi perusahaan lain. Selama ini Samsung telah menjadi raksasa manufaktur dengan mengembangkan hardware sendiri untuk produk-produknya. Meski belum bisa menjelaskan identitas perusahaan yang dimaksud, Shin mengakui bahwa Samsung saat ini sudah dalam pembicaraan dengan beberapa perusahaan software. Namun Shin membantah rumor yang selama ini beredar bahwa Samsung akan mengakuisisi perusahaan pembuat BlackBerry, RIM (research in motion) Ltd. (Choiru Rizkia)

 

Sumber : www.online.wsj.com