Wednesday, May 22, 2019
Home News Lantaran Kirim SMS Spam, 135.000 Nomer Selular Diputus

Lantaran Kirim SMS Spam, 135.000 Nomer Selular Diputus

-

12 December 2012 11:00

Tidak hanya di Indonesia, SMS spam atau SMS iklan yang tidak terdaftar ternyata juga marak di negara asal Bollywood, India. Harusnya, nomor pengirim SMS iklan itu terdaftar pada regulator setempat sebagai telemarketer. Nah, akhir pekan lalu (7/12), regulator telekomunikasi India (TRAI) telah memutus nomer telepon sebanyak 135.000 pelanggan, karena dituduh telah melanggar aturan SMS marketing yang dikenalkan pada tahun 2001. Angka itu mencuat dalam sebuah pernyataan yang ditujukan ke Parlemen India.

Akhir November silam, TRAI mencatat sebanyak 2.830 telemarketer yang terdaftar resmi. Tapi konsumen melaporkan bahwa beberapa panggilan masuk dan SMS ikaln itu, berasal dari nomor pribadi/individu, yang belum terdaftar di TRAI sebagai telemarketer. Berdasarkan peraturan yang ada, regulator akan memutuskan saluran telepon mereka jika peringatan pertama diabaikan. Secara total jumlah, pemberitahuan peringatan telah disebar ke 148.095 pelanggan. Dan sebanyak 137.052 pelanggan telah diputus jaringannya.

Untuk mengurangi SMS spam, regulator mengusulkan kepada penyedia jaringan telekomunikasi (operator) lokal untuk mengenakan biaya yang lebih tinggi, yakni 50 paisa (Rp90) per SMS, jika melebihi kuota 100 SMS per hari. Operator selular setempat masih bisa menawarkan SMS dengan harga terjangkau, tapi penawaran tersebut tidak berlaku jika pengirim sudah melebihi kuota normal.

Operator juga harus menyiapkan shortcode untuk layanan pengaduan konsumen jika ada SMS spam tak terdaftar, agar bisa diselidiki. (Khoirunnisa)

 

Sumber : http://www.cellular-news.com (7/12/2012)

Subscribe to Selular Newsletter

Dapatkan berita menarik seputar harga smartphone terbaru dan informasi telekomunikasi Indonesia.

Latest