Selular.ID – Motorola secara resmi meluncurkan smartphone flagship terbarunya, Motorola Signature 27, untuk pasar global pada Kamis (5/11/2026).
Perangkat kelas atas yang menjadi penerus lini Motorola Signature generasi pertama ini mengandalkan performa prosesor mutakhir Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 dari Qualcomm serta dukungan daya tahan baterai berkapasitas besar.
Kehadiran Motorola Signature 27 menandai langkah strategis perusahaan dalam memperkuat posisi di pasar ponsel cerdas premium, khususnya di wilayah Eropa, Timur Tengah, dan Afrika (EMEA).
Ponsel ini dijadwalkan mulai dijual secara komersial pada 16 November 2026 dengan patokan harga mulai dari 1.599 dolar AS atau sekitar 1.899 euro untuk pasar Eropa atau sekira Rp38 jutaan, serta penawaran khusus sebesar 1.399 euro di sejumlah mitra ritel terdekat.
Langkah peluncuran ini dirancang untuk menjawab kebutuhan pengguna profesional dan penggemar teknologi akan perangkat berperforma tinggi dengan sistem pendingin dan visual tingkat lanjut.
Motorola menyertakan peningkatan performa secara menyeluruh, mulai dari sektor pemrosesan, fotografi visual, hingga efisiensi konsumsi daya baterai.
Untuk menopang beban kerja yang berat, Motorola Signature 27 dibekali chipset Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 yang dipadukan dengan pilihan RAM 12GB atau 16GB, serta opsi ruang penyimpanan internal sebesar 256GB hingga 512GB.
Guna menjaga suhu perangkat tetap stabil saat dioperasikan secara intensif, Motorola menyematkan sistem pendingin ArcticMesh yang menggabungkan gel termal berpartikel berlian dengan vapor chamber seluas 8.384 mm², atau 40 persen lebih besar dibandingkan generasi pendahulunya.
Spesifikasi Layar, Kamera, dan Ketahanan Fisik
Pada sektor visual, Motorola Signature 27 mengusung panel layar Extreme AMOLED Duo berukuran 6,78 inci dengan resolusi 1,5K.
Layar berteknologi tandem OLED dua lapisan ini mendukung refresh rate 120Hz serta mampu mencapai tingkat kecerahan puncak hingga 12.000 nits.
Penggunaan panel baru ini diklaim 34 persen lebih hemat energi dan memiliki usia pakai hingga 121 persen lebih lama dibandingkan panel OLED pada model terdahulu.
Dari segi fotografi, ponsel ini dibekali konfigurasi tiga kamera belakang. Kamera utama beresolusi 50MP mengandalkan sensor Sony LYTIA 910 dengan fitur LOFIC, bukaan lensa f/1.6, serta penstabil gambar optik (OIS).
Kamera kedua merupakan lensa periskop telefoto 200MP dengan kemampuan pembesaran optik 3x dan pembesaran digital hingga 100x melalui mode Super Zoom Pro.
Sementara kamera ketiga adalah lensa ultrawide 50MP berbidang pandang 122 derajat yang dilengkapi fitur fokus otomatis.
Untuk kebutuhan swafoto dan rekaman video frontal, tersedia kamera depan beresolusi 50MP.
Daya tahan perangkat ditopang oleh baterai berbasis silikon-karbon berkapasitas 7.000mAh, atau 35 persen lebih besar dibanding kapasitas 5.200mAh pada model terdahulu.
Baterai ini mendukung pengisian daya cepat kabel 90W dan nirkabel 50W, serta dilengkapi fitur reverse wireless charging 5W dan reverse wired charging 4.5W.
Dimensi fisiknya mencakup ketebalan 7,99 mm dan bobot 227 gram, dengan konfigurasi rangka aluminium serta bodi belakang berbahan paduan keramik dan kaca berlapis Corning Gorilla Glass Ceramic 3.
Perangkat ini juga mengantongi sertifikasi ketahanan debu dan air IP68/IP69 serta standar militer MIL-STD-810H.
Di sisi perangkat lunak, Motorola Signature 27 menjalankan sistem operasi Android 17 dengan jaminan pembaruan OS hingga tujuh generasi.
Ponsel ini telah mendukung integrasi fitur kecerdasan buatan Google Gemini Intelligence serta asisten virtual bawaan Motorola Qira untuk membantu efisiensi aktivitas harian pengguna.
Baca Juga:Motorola Moto Pad 70 Akhirnya Edar di Indonesia, Harga Rp5 Jutaan
Penjualan perdana Motorola Signature 27 dalam varian warna Pantone Coal Smoke dan Pantone Capulet Olive diharapkan dapat memperketat kompetisi ponsel flagship berkinerja tinggi di kawasan global menjelang akhir tahun 2026.

