Selular.ID -

Produsen Hp Beralih ke Chip Memori Daur Ulang Tekan Biaya

BACA JUGA

Selular.ID – Sejumlah produsen smartphone multinasional, khususnya pabrikan asal Tiongkok, dilaporkan mulai memanfaatkan komponen memori DRAM daur ulang dari perangkat bekas guna menekan biaya produksi dan mengatasi kelangkaan chip global pada 22 Oktober 2026.

Langkah ini diambil demi menjaga kelangsungan lini produksi ponsel pintar berbiaya terjangkau (entry-level) di tengah lonjakan harga komponen utama pasokan global.

Laporan firma riset pasar Counterpoint Research mengungkapkan bahwa penyesuaian strategi ini bermula dari pemangkasan target produksi secara tajam pada kuartal kedua tahun 2026 akibat lonjakan harga memori dan krisis pasokan.

Namun memasuki kuartal ketiga tahun 2026, beberapa produsen kembali menaikkan target volume manufaktur setelah mengamankan pasokan chip DRAM bekas yang dipulihkan dari komputer, server, serta smartphone lama.

Dalam prosesnya, komponen memori bekas tersebut dilepas dari perangkat asal, dibersihkan, melalui pengujian teknis, dan dipasang kembali ke dalam motherboard smartphone baru.

Sejumlah pabrikan bahkan merencanakan penggunaan komponen DRAM daur ulang ini secara khusus untuk lini produk anggaran rendah guna mempertahankan stabilitas harga jual di tingkat konsumen.

Tonton juga:
Video Rekomendasi Untuk Anda

Pengalihan fokus industri memori menjadi pemicu utama kelangkaan komponen pada sektor smartphone.

Produsen semikonduktor global seperti Samsung Electronics dan SK Hynix mengalihkan porsi kapasitas produksi mereka ke chip memori berkecepatan tinggi (High Bandwidth Memory/HBM) serta memori server kelas atas untuk memenuhi lonjakan permintaan infrastruktur kecerdasan buatan (AI) yang menawarkan marjin keuntungan lebih tinggi.

Pemanfaatan memori daur ulang ini memicu perhatian dari sisi keandalan dan daya tahan perangkat dalam jangka panjang.

Memori DRAM yang telah beroperasi selama lima hingga enam tahun pada perangkat sebelumnya mengalami penurunan performa sel memori secara alami, yang berpotensi meningkatkan risiko kesalahan data (data error) serta penurunan kinerja komputasi ponsel.

Counterpoint Research menilai penggunaan chip DRAM bekas hanya menjadi solusi sementara bagi rantai pasok industri global di tengah proyeksi kelangkaan chip memori yang diperkirakan berlanjut hingga melampaui tahun 2027.

Baca Juga:10 HP Layar AMOLED Termurah Oktober 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan

Kebijakan ini mencerminkan tingginya tekanan biaya operasional produsen dalam mempertahankan segmen smartphone murah di pasar internasional.

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU