Selular.ID – Garmin Indonesia resmi memperkenalkan smartwatch multisport premium fēnix 9 dan fēnix 9 Pro di Indonesia pada 27 Oktober 2026. Kedua perangkat membawa pembaruan pada desain, pemantauan performa olahraga, navigasi, dan konektivitas.
Garmin menawarkan fēnix 9 dengan harga mulai Rp18.790.000, sedangkan fēnix 9 Pro dibanderol mulai Rp20.790.000 melalui kanal penjualan resmi perusahaan.
Salah satu pembaruan utama hadir pada fēnix 9 Pro yang untuk pertama kalinya dalam sejarah seri fēnix menggunakan casing titanium.
Garmin juga memperkenalkan layar AMOLED hingga 1,5 inci pada varian 51 mm, dengan area tampilan yang diklaim 15% lebih luas dibanding generasi sebelumnya tanpa menambah dimensi casing.
Regional Director Garmin Southeast Asia, Sky Chen, mengatakan fēnix 9 dan fēnix 9 Pro dirancang untuk mendukung pengguna yang ingin meningkatkan kemampuan latihan sekaligus menjelajahi berbagai medan.
Garmin turut memperbarui metrik stamina dan navigasi, serta memperkenalkan Garmin Epic untuk menggabungkan rangkaian aktivitas menjadi satu perjalanan di aplikasi Garmin Connect.
Garmin Epic dan Metrik Stamina Diperbarui
Garmin Epic menjadi salah satu fitur baru pada fēnix 9. Fitur ini memungkinkan pengguna menggabungkan aktivitas yang dilakukan dalam rentang beberapa hari, minggu, bahkan bulan menjadi satu rangkaian perjalanan di Garmin Connect.
Aktivitas seperti pendakian berhari-hari, program latihan jangka panjang, dan perjalanan bersepeda lintas daerah dapat dirangkum dalam satu dokumentasi.
Garmin Epic juga dapat menggabungkan data kesehatan, informasi performa, serta foto yang berkaitan dengan aktivitas tersebut. Hasil rangkuman dapat dibagikan kepada keluarga maupun teman melalui ekosistem Garmin.
Garmin turut menyempurnakan pemantauan stamina melalui fitur stamina zones dan stamina curve. Keduanya memberikan gambaran mengenai perubahan daya tahan tubuh berdasarkan riwayat latihan dan tingkat kebugaran pengguna.
Informasi tersebut dapat membantu atlet memahami kapasitas stamina saat beraktivitas dan mengatur intensitas latihan.
Untuk aktivitas olahraga dalam ruangan, Garmin menambahkan metrik VO2 Max dan power curve pada aktivitas indoor rowing.
VO2 Max merupakan perkiraan kemampuan tubuh menggunakan oksigen secara maksimal ketika berolahraga, sedangkan power curve menggambarkan keluaran tenaga selama aktivitas.
Kedua metrik ini dapat digunakan untuk mengevaluasi perkembangan kebugaran.
Fitur rucking juga mendapat pembaruan. Aktivitas ini mengacu pada latihan berjalan atau bergerak sambil membawa beban, umumnya berupa ransel.
Pada fēnix 9, pengguna dapat menyesuaikan beban yang dibawa selama aktivitas dan memantau target latihan yang lebih spesifik.
Navigasi Peta Lebih Cepat dan Penyimpanan 64 GB

Garmin meningkatkan kemampuan navigasi fēnix 9 melalui fitur built-in routable maps atau peta bawaan yang mendukung navigasi rute.
Perangkat ini menggunakan RAM 50% lebih besar dibanding fēnix 8 dan mesin pemrosesan peta yang diperbarui.
Menurut Garmin, peningkatan tersebut membuat pergerakan peta hingga 30% lebih cepat.
Perusahaan juga memperkenalkan Perspective View, tampilan yang membantu pengguna melihat detail medan di sekitar maupun di bagian jalur yang berada lebih jauh di depan.
Kapasitas penyimpanan internal mencapai 64 GB. Garmin menyebut ruang tersebut memungkinkan pengguna menyimpan peta hingga dua kali lebih banyak dibanding pendahulunya.
Penyimpanan itu juga dapat menampung hingga 7.000 lagu, sehingga pengguna bisa mengakses koleksi musik langsung dari smartwatch.
Dari sisi ketahanan, layar AMOLED pada seri fēnix 9 diklaim dua kali lebih terang dibanding generasi sebelumnya dan dilindungi lensa safir tahan gores. Garmin juga menyematkan tombol tahan air serta sertifikasi penyelaman hingga kedalaman 40 meter.
fēnix 9 Pro Mengusung Titanium dan AMOLED 3.000 Nits

Garmin fēnix 9 Pro membawa sejumlah pembaruan yang membedakannya dari model standar. Selain casing titanium, perangkat ini menggunakan teknologi manufaktur nano-molding yang menggabungkan logam dan material polimer.
Menurut Garmin, konstruksi tersebut dirancang untuk mempertahankan kekuatan sekaligus menjaga bobot perangkat.
Layar AMOLED fēnix 9 Pro memiliki tingkat kecerahan hingga 3.000 nits. Tingkat kecerahan ini ditujukan agar informasi pada layar tetap terlihat ketika pengguna beraktivitas di luar ruangan dengan paparan sinar matahari.
Pada varian 51 mm, layar AMOLED berukuran 1,5 inci menjadi yang terbesar dalam keluarga fēnix menurut Garmin. Area tampilan yang lebih luas dapat membantu pengguna membaca informasi latihan dan peta dari pergelangan tangan.
Garmin juga menyediakan fēnix 9 Pro Solar ukuran 51 mm dengan dukungan pengisian daya tenaga surya.
Perusahaan mengklaim daya tahan baterainya mencapai hingga 57 hari dalam mode smartwatch, berdasarkan kondisi penggunaan yang ditentukan Garmin.
Angka tersebut merupakan estimasi dari produsen dan dapat berbeda sesuai intensitas penggunaan serta paparan sinar matahari.
Fitur lain yang disertakan adalah senter LED terintegrasi dengan tambahan mode cahaya hijau. Garmin menyebut mode tersebut dirancang untuk membantu pengguna menjaga penglihatan malam ketika berada di lingkungan minim pencahayaan.
Fitur Konektivitas dan Aksesori Baru
Di luar pemantauan olahraga dan navigasi, Garmin menambahkan sejumlah fitur untuk membantu pengguna tetap terhubung ketika beraktivitas jauh dari smartphone.
LiveTrack Notifications memungkinkan orang terdekat mengikuti aktivitas pengguna secara real-time. Sementara itu, Garmin Locate membantu membagikan lokasi melalui aplikasi Garmin Messenger.
Pengguna juga dapat menerima prakiraan cuaca langsung di smartwatch untuk mendukung perencanaan aktivitas luar ruang.
Garmin turut memperkenalkan tali aksesori ComfortFit bersamaan dengan peluncuran seri fēnix 9. Aksesori ini menggunakan material anyaman yang dirancang fleksibel, lembut, dan tahan terhadap kelembapan.
Tali tersebut mendukung sistem QuickFit sehingga pengguna dapat menggantinya sesuai kebutuhan dan preferensi.
Harga Garmin fēnix 9 dan fēnix 9 Pro di Indonesia

Garmin menghadirkan fēnix 9 dan fēnix 9 Pro dalam pilihan ukuran 43 mm, 47 mm, dan 51 mm, dengan sejumlah variasi warna serta material tali. Harga berbeda berdasarkan ukuran, material, dan konfigurasi masing-masing model.
Berikut daftar harga resmi yang diumumkan Garmin Indonesia:
| Model | Ukuran | Harga |
|---|---|---|
| fēnix 9 | 43 mm | Rp18.790.000 |
| fēnix 9 | 47 mm, Bare Titanium | Rp18.790.000 |
| fēnix 9 | 47 mm, Carbon DLC | Rp19.790.000 |
| fēnix 9 | 51 mm, Bare Titanium | Rp20.790.000 |
| fēnix 9 | 51 mm, Carbon DLC | Rp21.790.000 |
| fēnix 9 Pro AMOLED | 43 mm | Rp20.790.000–Rp23.790.000 |
| fēnix 9 Pro AMOLED | 47 mm | Rp20.790.000–Rp22.790.000 |
| fēnix 9 Pro AMOLED | 51 mm | Rp22.790.000–Rp24.790.000 |
| fēnix 9 Pro Solar | 47 mm | Rp20.790.000 |
| fēnix 9 Pro Solar | 51 mm | Rp22.790.000 |
Untuk fēnix 9 Pro AMOLED, variasi harga mengikuti pilihan material dan tali, termasuk konfigurasi titanium, Carbon Gray DLC Titanium, serta tali berbahan silikon atau kulit.
Garmin fēnix 9 dan fēnix 9 Pro tersedia melalui kanal penjualan resmi Garmin Indonesia, antara lain Eraspace, Tokopedia, TikTok Shop, Shopee, Blibli, Lazada, serta Garmin Brand Stores di Indonesia. Ketersediaan varian dapat berbeda di setiap kanal penjualan.
Dengan rentang harga mulai Rp18,79 juta hingga Rp24,79 juta, lini fēnix 9 menyasar pengguna yang membutuhkan smartwatch untuk pemantauan olahraga, navigasi, dan aktivitas luar ruang.
Garmin menghadirkan pilihan model standar, Pro AMOLED, dan Pro Solar dengan perbedaan material, ukuran layar, serta dukungan daya untuk memenuhi kebutuhan penggunaan yang berbeda.
Baca Juga: Garmin fēnix 8 MicroLED Resmi Hadir di Indonesia dengan Layar Ultra-Terang


