Selular.ID – Garmin mencatat 899.224 aktivitas bersepeda melalui platform Garmin Connect di Indonesia selama Januari–September 2026, meningkat 51% dibandingkan 595.609 aktivitas pada periode yang sama tahun lalu.
Seiring pertumbuhan tersebut, Garmin memperkuat ekosistem bersepeda dengan memperkenalkan cycling computer premium Edge 1060 untuk aktivitas luar ruangan dan smart indoor trainer Tacx Nēra untuk latihan di dalam ruangan.
Garmin mengumumkan kedua perangkat tersebut pada 22 Oktober 2026. Edge 1060 dijadwalkan tersedia secara resmi di Indonesia mulai 9 Desember 2026, sedangkan Tacx Nēra direncanakan hadir pada Januari 2027.
Keduanya menyasar kebutuhan latihan yang berbeda, mulai dari navigasi dan pemantauan perjalanan di jalan raya hingga simulasi bersepeda indoor yang terukur.
Marketing Communications Manager Garmin Indonesia, Rian Krisna, mengatakan pertumbuhan aktivitas yang tercatat di Garmin Connect menunjukkan bahwa bersepeda semakin menjadi bagian dari rutinitas pengguna.
Menurutnya, kebutuhan pesepeda juga beragam, termasuk menjaga konsistensi latihan ketika menghadapi cuaca yang berubah-ubah dan kualitas udara perkotaan.
“Lonjakan 51% yang terekam di ekosistem kami tahun ini mengalami pergeseran dari sekadar tren musiman masa pandemi menjadi bagian dari gaya hidup modern, mobilitas harian, dan kegiatan komunitas,” ujar Rian dalam keterangan resmi.
Tacx Nēra Hadirkan Latihan Indoor yang Lebih Realistis
Tacx Nēra dirancang untuk pesepeda yang ingin mempertahankan rutinitas latihan di dalam ruangan tanpa bergantung pada kondisi cuaca.
Perangkat ini menawarkan pengukuran performa dan simulasi medan untuk membantu pengguna menjalankan sesi latihan dengan parameter yang lebih terukur.
Garmin menyebut Tacx Nēra memiliki akurasi pengukuran daya dan cadence dalam rentang 1%.
Cadence merupakan jumlah putaran pedal per menit, sedangkan pengukuran daya menggambarkan tenaga yang dikeluarkan pesepeda.
Perangkat ini juga mampu menyimulasikan tanjakan hingga gradien 20% dan mendukung keluaran daya sprint hingga 2.200 watt.
Salah satu fitur yang dibawa adalah virtual shifting, yakni sistem perpindahan gigi virtual yang memungkinkan pesepeda menyesuaikan rasio gigi dalam lingkungan latihan digital.
Fitur ini mendukung sesi bersepeda virtual di platform seperti Zwift tanpa harus bergantung pada pergantian kaset fisik untuk setiap konfigurasi latihan.
Tacx Nēra juga dibekali Motion Pod yang memungkinkan gerakan ke depan, ke belakang, dan ke samping.
Sistem gerak tersebut dirancang untuk menghadirkan sensasi bersepeda yang lebih dinamis dibandingkan trainer statis biasa.
Untuk simulasi medan yang lebih ekstrem, Tacx Nēra dapat dipasangkan dengan Tacx Alpine.
Kombinasi tersebut diklaim mampu menyimulasikan tanjakan hingga 25% dan turunan hingga -10%, sehingga perubahan elevasi dapat terasa selama latihan indoor.
Rian mengatakan Tacx Nēra ditujukan bagi pesepeda yang ingin meningkatkan intensitas latihan dalam ruangan.
Garmin mengedepankan kombinasi fitur performa, kemudahan penggunaan, dan integrasi dengan perangkat lain dalam ekosistemnya.
Garmin Edge 1060 Bawa Kontrol Suara dan Navigasi Cerdas

Untuk aktivitas di jalan raya, Garmin menyiapkan Edge 1060 sebagai perangkat navigasi dan pemantauan bersepeda kelas premium.
Perangkat ini menawarkan daya tahan baterai hingga 20 jam dalam skenario penggunaan paling berat dan hingga 60 jam ketika menggunakan mode hemat baterai.
Hasil aktual dapat berbeda sesuai pengaturan dan pola penggunaan.
Edge 1060 menggabungkan layar sentuh dengan tombol fisik.
Pendekatan tersebut memberi pengguna pilihan untuk mengoperasikan perangkat melalui sentuhan maupun tombol, termasuk ketika kondisi hujan menyulitkan penggunaan layar sentuh.
Fitur kontrol suara menjadi salah satu pembaruan utama. Dengan mikrofon dan speaker bawaan, pengguna dapat memberikan perintah melalui frasa “Okay, Garmin” untuk mengakses statistik performa atau mencari rute.
Perangkat ini juga mendukung pertukaran pesan suara dengan pengguna aplikasi Garmin Messenger, sehingga pesepeda dapat mengakses sejumlah fungsi tanpa harus melepaskan tangan dari setang.
Dari sisi navigasi, Edge 1060 mendukung perencanaan rute berdasarkan jenis sepeda dan preferensi elevasi.
Sebelum memulai perjalanan, pengguna dapat melihat informasi seperti perkiraan waktu, jarak, kondisi lalu lintas, dan laporan bahaya di jalan.
Garmin turut menyertakan Free Flow Routing untuk membantu memilih rute dengan hambatan yang lebih sedikit.
Peringatan penutupan jalan dan bahaya atau road hazards yang dilaporkan sesama pengguna juga menjadi bagian dari fitur navigasinya.
Fitur GroupRide mendukung pengalaman bersepeda bersama. Pengguna dapat melihat lokasi anggota rombongan, bertukar pesan secara real-time, menerima peringatan insiden, serta mengikuti tantangan selama perjalanan.
Edge 1060 juga terhubung dengan ekosistem kebugaran Garmin.
Integrasi dengan smartwatch Garmin atau CIRQA Smart Band memungkinkan pengguna mengakses informasi pemulihan dan kesehatan serta menghubungkannya dengan kebutuhan latihan, termasuk rencana latihan kekuatan.
“Edge 1060 dirancang untuk menjaga fokus dan kontrol pesepeda dari kilometer pertama hingga finis. Kontrol suara membantu pengendara mengakses semua informasi yang mereka butuhkan sambil tetap memegang kemudi sepeda,” kata Rian.
Edge Explore 3 dan 3 Plus Tidak Masuk Indonesia

Selain Edge 1060, Garmin memperkenalkan Edge Explore 3 dan Edge Explore 3 Plus untuk pasar global.
Kedua perangkat tersebut ditujukan bagi pesepeda yang mengutamakan perjalanan jarak jauh, touring, dan bikepacking, yakni aktivitas bersepeda jarak jauh dengan membawa perlengkapan perjalanan.
Perangkat ini dilengkapi mikrofon dan speaker untuk mendukung pengoperasian hands-free.
Garmin juga menyebut adanya kompatibilitas dengan sistem e-bike dari Bosch atau SHIMANO, sehingga informasi seperti status baterai dan tingkat bantuan kayuhan dapat dipantau pada konfigurasi yang didukung.
Namun, Garmin menyatakan Edge Explore 3 dan Edge Explore 3 Plus tidak akan dipasarkan secara resmi di Indonesia.
Untuk kebutuhan touring dan petualangan jarak jauh di pasar domestik, perusahaan tetap mengarahkan pengguna ke lini Edge 540, Edge 840, dan Edge 1060.
Pertumbuhan aktivitas bersepeda yang tercatat di Garmin Connect menjadi konteks bagi pengembangan perangkat tersebut.
Dengan Edge 1060 yang berfokus pada navigasi dan konektivitas saat berkendara di luar ruangan serta Tacx Nēra untuk latihan indoor, Garmin menawarkan pilihan perangkat bagi pengguna dengan kebutuhan latihan yang berbeda.
Edge 1060 dijadwalkan mulai tersedia di Indonesia pada 9 Desember 2026, sementara Tacx Nēra direncanakan hadir pada Januari 2027.
Baca Juga: Google Maps Perluas Gemini untuk Navigasi Jalan Kaki dan Sepeda


