Selular.ID – ASUS memperluas lini periferal ProArt melalui ProArt Mouse MD301 dan ProArt Keyboard KD300, dua perangkat yang dirancang untuk mendukung workflow pengguna profesional seperti desainer, fotografer, video editor, data analyst, hingga pekerja kantoran.
Keduanya menawarkan fitur kustomisasi, konektivitas multi-device, serta kontrol tambahan untuk mempercepat navigasi dan akses shortcut saat bekerja dengan aplikasi kreatif maupun produktivitas.
ASUS memosisikan ProArt Mouse MD301 dengan konsep “Pro Precision for Pro Users”, sedangkan ProArt Keyboard KD300 membawa pendekatan “Keyboard for Quick Control and Smooth Workflows”.
Kehadiran kedua perangkat tersebut memperluas peran periferal dalam ekosistem ProArt, bukan hanya sebagai alat input standar, tetapi juga sebagai perangkat yang dapat disesuaikan dengan pola kerja pengguna.
Mouse dan keyboard menjadi bagian penting dalam aktivitas yang melibatkan navigasi serta input secara intensif.
Pada pekerjaan seperti editing video, desain grafis, pengolahan data, dan penggunaan aplikasi produktivitas dalam waktu lama, ASUS menawarkan sejumlah kontrol tambahan melalui MD301 dan KD300.
ASUS ProArt Mouse MD301 Utamakan Navigasi dan Presisi
ProArt Mouse MD301 membawa konfigurasi kontrol yang lebih lengkap dibandingkan mouse standar. Perangkat ini memiliki scroll wheel vertikal sekaligus side scroll wheel untuk navigasi horizontal.
Kontrol horizontal tersebut dapat digunakan ketika pengguna bekerja dengan timeline panjang pada aplikasi video editing, spreadsheet berukuran besar, maupun aplikasi kreatif yang membutuhkan perpindahan tampilan ke arah kiri dan kanan.
ASUS juga menyediakan enam tombol yang dapat diprogram sesuai kebutuhan.
Enam kontrol tersebut mencakup middle wheel, middle button, DPI switch, side scroll wheel, serta tombol forward dan backward.
Pengguna dapat menetapkan fungsi berbeda pada tombol-tombol tersebut untuk membuat shortcut berdasarkan aktivitas yang paling sering dilakukan.
MD301 juga membawa SmartShift Wheel pada middle wheel. Fitur ini memungkinkan pengguna berpindah antara scrolling presisi secara line-by-line dan scrolling cepat.
Mode scrolling presisi dapat digunakan ketika pengguna membutuhkan perpindahan yang lebih terkontrol, misalnya saat membaca dokumen atau memilih baris tertentu pada spreadsheet.
Sementara fast scrolling ditujukan untuk berpindah dengan cepat melewati dokumen, halaman web, timeline, maupun kumpulan data berukuran panjang.
Dari sisi tracking, ProArt Mouse MD301 menggunakan sensor dengan resolusi hingga 8.000 DPI dan polling rate hingga 1.000 Hz ketika menggunakan koneksi RF 2,4 GHz maupun USB.
DPI atau dots per inch menunjukkan tingkat sensitivitas pergerakan pointer, sedangkan polling rate menunjukkan seberapa sering perangkat melaporkan posisi mouse ke komputer.
ASUS juga membekali MD301 dengan fitur Track on Glass, yang memungkinkan mouse melakukan tracking pada berbagai permukaan, termasuk kaca. Dimensi perangkat mencapai 114,8 x 75,2 x 46,8 mm dengan bobot 99,7 gram termasuk dongle 1,6 gram.
Switch MD301 Bisa Diganti
Salah satu fitur yang membedakan ProArt Mouse MD301 adalah swappable switch design. Switch pada tombol kiri dan kanan dapat diganti sehingga pengguna tidak harus mengganti keseluruhan mouse ketika karakter switch berubah setelah penggunaan dalam waktu panjang.
ASUS menyertakan switch tambahan dalam paket pembelian. MD301 kompatibel dengan micro switch dan optical switch, dengan siklus penggunaan switch yang diklaim mencapai 80 juta klik.
Pendekatan tersebut juga berkaitan dengan aspek pemeliharaan perangkat. Pengguna dapat mengganti switch sesuai kebutuhan sekaligus mempertahankan perangkat utama untuk penggunaan lebih panjang.
Untuk konektivitas, MD301 mendukung USB, Bluetooth, dan RF 2,4 GHz. Mouse dapat terhubung hingga lima perangkat, sehingga pengguna dapat berpindah koneksi ketika bekerja menggunakan beberapa komputer atau perangkat.
ASUS mengklaim daya tahan baterai MD301 mencapai hingga 180 hari dalam sekali pengisian penuh. Pengisian selama satu menit juga diklaim dapat memberikan sekitar delapan jam penggunaan ringan. Dongle RF dapat disimpan pada ruang penyimpanan yang tersedia di perangkat ketika tidak digunakan.
ASUS ProArt Keyboard KD300 Bawa Layout 65 Persen

Berbeda dari MD301 yang berfokus pada navigasi, ProArt Keyboard KD300 menitikberatkan kontrol cepat melalui keyboard. ASUS menggunakan form factor 65 persen, sehingga luas keyboard lebih ringkas dan memberikan ruang tambahan di meja untuk mouse, drawing tablet, atau perangkat kreatif lainnya.
KD300 memiliki profil setebal 26,8 mm dan menggunakan aluminum top cover. Keyboard ini juga mendukung tiga metode koneksi, yakni RF 2,4 GHz, USB, dan Bluetooth. Perangkat dapat digunakan dengan lebih dari lima perangkat, termasuk laptop, PC, dan tablet.
ASUS turut menyediakan switch untuk berpindah antara mode PC dan Mac. Wireless receiver juga dapat disimpan pada magnetic storage slot yang tersedia di keyboard.
Fitur utama lain pada KD300 adalah multi-functional touch panel. Panel tersebut berfungsi sebagai pusat kontrol tambahan yang dapat digunakan untuk mengatur volume, media playback, maupun pencahayaan keyboard.
Pengguna dapat menekan button switch untuk berganti fungsi shortcut, kemudian menggunakan panel sentuh dengan gerakan tertentu untuk mengatur fungsi yang dipilih.
Kustomisasi lebih lanjut tersedia melalui ASUS Gear Link, tool berbasis web yang digunakan untuk mengatur pencahayaan, profil, key mapping, dan macro.
Gear Link mendukung hingga enam profil. Konfigurasi berbeda dapat disiapkan untuk menyesuaikan perangkat dengan aplikasi atau jenis pekerjaan yang digunakan.
Touch panel juga dapat dipetakan untuk fungsi keyboard, mouse, multimedia, quick access, hingga shortcut aplikasi kreator berbasis AI.
Keyboard Menggunakan Optical Switch

ProArt Keyboard KD300 menggunakan ASUS RX Red Low-Profile Optical Switch dengan karakter linear. Switch tersebut memiliki actuation point 1,0 mm, initial force 40 gf, total force 55 gf, dan umur penggunaan yang diklaim mencapai 100 juta keystroke.
Untuk menjaga konsistensi gerakan tombol, ASUS menggunakan X-Stabilizer. Struktur hollow square stem dengan empat pengait dirancang untuk mengurangi wobble ketika keycap ditekan dari area yang berbeda.
Karena menggunakan optical trigger, switch menawarkan near-zero debounce delay. ASUS juga memberikan pelumas pada switch, stabilizer, dan spring sejak dari pabrik.
Bagian dalam keyboard dilengkapi dua lapisan silicon foam untuk membantu meredam suara saat mengetik.
KD300 memiliki kickstand dua tingkat dengan sudut 4,5 derajat dan 8 derajat. Posisi tersebut dapat disesuaikan dengan preferensi pengguna ketika bekerja dalam durasi panjang.
Dari sisi pencahayaan, keyboard memiliki RGB per-key dengan warna putih sebagai konfigurasi default. Sistem backlight juga digunakan untuk menampilkan informasi baterai. Pengguna dapat mengecek kapasitas melalui kombinasi tombol Fn dan ikon baterai.
KD300 menggunakan baterai rechargeable berkapasitas 4.000 mAh dengan pengisian melalui USB-C. Dalam koneksi RF 2,4 GHz, ASUS mengklaim daya tahan hingga 16 bulan ketika pencahayaan dimatikan dan hingga 100 hari ketika pencahayaan digunakan.
Dua Periferal untuk Workflow Berbeda

ProArt Mouse MD301 dan ProArt Keyboard KD300 membawa pendekatan yang berbeda tetapi saling melengkapi. MD301 mengutamakan navigasi melalui side scroll wheel, SmartShift Wheel, enam tombol programmable, sensor hingga 8.000 DPI, kemampuan tracking pada kaca, serta switch yang dapat diganti.
Sementara itu, KD300 menggabungkan layout 65 persen dengan touch panel multifungsi, konfigurasi shortcut melalui ASUS Gear Link, optical switch, RGB per-key, serta konektivitas multi-device. Kedua perangkat juga mendukung USB, Bluetooth, dan RF 2,4 GHz.
ASUS mengarahkan kedua perangkat tersebut kepada pengguna yang membutuhkan kontrol lebih luas dibandingkan periferal standar.
Konfigurasi tombol dan shortcut memungkinkan perangkat disesuaikan dengan kebutuhan desainer, video editor, fotografer, data analyst, maupun pengguna yang banyak bekerja dengan aplikasi produktivitas.
Untuk aspek perlindungan, brief ASUS mencantumkan 100 persen replacement warranty selama satu tahun untuk aksesori ASUS yang tercakup, termasuk kerusakan fungsi dan dukungan multi-claim, dengan pengecualian untuk tas.
Kehadiran ProArt Mouse MD301 dan ProArt Keyboard KD300 memperlihatkan pendekatan ASUS dalam mengembangkan periferal yang tidak hanya mengutamakan fungsi dasar input, tetapi juga menyediakan kontrol yang dapat dikonfigurasi.
Fitur seperti multi-device, programmable button, touch panel, macro, dan profil kerja memberikan ruang bagi pengguna untuk menyesuaikan perangkat dengan aplikasi serta pola kerja yang digunakan sehari-hari.
Baca Juga: Asus ProArt P16, Laptop AI untuk Kreator Profesional


