Selular.ID -

Strategi Ekosistem Samsung Galaxy Perluas Integrasi AI dan Pemantauan Kesehatan

BACA JUGA

Selular.ID – Samsung Electronics Indonesia mempertegas fokus pengembangannya pada integrasi ekosistem berbasis kecerdasan buatan (AI) guna mendukung pemantauan kesehatan digital.

Pendekatan ini menghubungkan lini smartwatch dan ponsel lipat untuk mengolah data kondisi fisik pengguna secara proaktif, sekaligus menyajikan panduan aktivitas harian yang lebih presisi.

Yadi Prayitno, Head of MX Business Samsung Electronics Indonesia mengungkapkan bahwa integrasi teknologi dalam ekosistem Galaxy dirancang untuk mempermudah pengguna memahami kondisi tubuh tanpa terbeban oleh rumitnya analisis data mentah.

Menurutnya, pemantauan kesehatan modern tidak lagi berdiri sendiri di pergelangan tangan, melainkan terhubung langsung melalui ekosistem perangkat cerdas.

Inisiatif ini direalisasikan melalui kombinasi lini jam tangan pintar Galaxy Watch9 dan Galaxy Watch Ultra2 bersama seri foldable Galaxy Z Fold8 dan Galaxy Z Flip8.

Sinergi antarperangkat tersebut memanfaatkan pemrosesan AI untuk mengonversi metrik fisik menjadi rekomendasi tindakan yang dapat diterapkan secara praktis dalam aktivitas harian penggunanya.

Tonton juga:
Video Rekomendasi Untuk Anda

Perangkat Tangguh dan Pelacak Kesehatan Presisi
Pengembangan lini produk jam tangan pintar dan smartphone layar lipat Samsung menyasar segmen pengguna dengan kebutuhan mobilitas yang beragam.

Bagi penggiat olahraga luar ruangan, kolaborasi antara Galaxy Watch Ultra2 dan Galaxy Z Fold8 Ultra difokuskan pada ketahanan perangkat di kondisi ekstrem serta pemantauan statistik performa fisik secara akurat.

Perangkat ini membantu pengguna mengukur batas kemampuan fisik secara aman saat beraktivitas berat.
Sementara untuk kelompok pekerja profesional, Samsung menyematkan fitur analisis kebugaran seperti Daily Cardio Load dan Fitness Index pada Galaxy Watch9 yang terhubung dengan Galaxy Z Fold8.

Fitur ini menyajikan panduan personal mengenai tingkat beban kerja jantung serta kondisi pemulihan tubuh, sehingga pengguna dapat menentukan alokasi waktu yang tepat antara bekerja, berolahraga, dan beristirahat.

Di sisi lain, bagi pengguna dengan mobilitas tinggi yang mengutamakan kepraktisan, integrasi Galaxy Watch9 dan Galaxy Z Flip8 menawarkan akses informasi kesehatan harian secara ringkas.

Form faktor yang lebih fleksibel dan kompak mempermudah pemantauan indikator fisik kapan saja tanpa mengganggu produktivitas harian.
Interaksi AI Tanpa Sentuh Lewat Gemini

Selain lini pemantauan fisik, Samsung turut memperluas interaksi antarperangkat berbasis AI suara melalui integrasi Google Gemini via fitur Raise to Talk pada jam tangan pintar.

Fitur ini memungkinkan pengguna mengakses informasi, mengelola jadwal, hingga mengatur pengingat harian langsung dari pergelangan tangan tanpa perlu sering menatap layar ponsel.

Apabila pengguna membutuhkan ruang visual yang lebih luas, proses interaksi suara tersebut dapat dilanjutkan secara langsung di layar smartphone Galaxy.

Baca Juga:Samsung Klaim Galaxy A27 5G Bisa Dipakai Jangka Panjang

Langkah ini sejalan dengan strategi Samsung dalam menghadirkan pengalaman ekosistem yang intuitif, di mana teknologi bekerja secara responsif di latar belakang untuk memberdayakan pengguna dalam menjalankan aktivitas fisik di dunia nyata.

 

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU