Selular.ID – Motorola memperkenalkan motorola signature 27 di ajang Qualcomm Snapdragon Summit 2026 yang berlangsung di Maui, Hawaii, pada 22–24 September 2026.
Smartphone flagship generasi kedua dalam keluarga Signature ini membawa kamera telefoto periskop 200MP dan Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6, platform mobile flagship terbaru Qualcomm yang diperkenalkan pada acara yang sama.
Motorola menyebut perangkat ini akan hadir di pasar global pada 2026.
Motorola Signature 27 menjadi perangkat kedua dalam keluarga Signature setelah Motorola Signature yang diperkenalkan pada awal 2026.
Untuk generasi baru ini, Motorola mengubah penamaan produknya dengan menggunakan dua angka terakhir dari tahun berikutnya.
Perusahaan menyebut pola tersebut akan digunakan untuk membangun identitas yang konsisten pada generasi Signature mendatang.
Dari sisi fotografi, Motorola meningkatkan resolusi kamera telefoto secara signifikan. Signature 27 menggunakan kamera telefoto periskop 200MP, sementara sensor utama menggunakan Sony LYTIA L910 50MP.
Kamera periskop menggunakan konstruksi optik yang memungkinkan pembesaran jarak jauh dalam bodi smartphone, sedangkan sensor utama Sony dipadukan dengan Intelligent Video Enhancement Engine untuk mengolah warna, eksposur, highlight, dan shadow secara real-time.
Kamera telefoto 200MP
Motorola membekali Signature 27 dengan fitur Super Zoom Pro yang mampu mencapai pembesaran hingga 100x dengan bantuan generative AI.
Teknologi tersebut ditujukan untuk mempertahankan detail objek ketika pengguna melakukan pembesaran pada subjek yang berada jauh dari kamera.
Kamera telefoto 200MP tersebut menjadi salah satu perubahan utama dibandingkan Motorola Signature generasi sebelumnya. Pada model sebelumnya, kamera telefoto menggunakan sensor beresolusi 50MP.
Peningkatan resolusi pada Signature 27 memberi sistem kamera lebih banyak data gambar untuk diproses ketika melakukan pemotretan jarak jauh.
Kamera utama Signature 27 menggunakan sensor Sony LYTIA L910 50MP. Motorola juga menyematkan Video Enhancement Engine yang bekerja untuk menyesuaikan warna, pencahayaan, area terang, serta bayangan secara real-time.
Sistem tersebut dirancang untuk menangani kondisi pencahayaan yang berubah atau menantang saat pengguna merekam video.
Di sisi pemrosesan, Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 turut membawa kemampuan kamera berbasis AI.
Qualcomm menyebut platform tersebut mendukung Intelligent Pixel Control serta teknologi pemrosesan video tingkat lanjut, termasuk perekaman 8K pada 60 frame per detik dan 4K pada 240 frame per detik pada perangkat yang mengimplementasikan kemampuan tersebut.
Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6
Motorola Signature 27 menjadi salah satu smartphone pertama yang menggunakan Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6.
Qualcomm memperkenalkan platform tersebut pada 22 September 2026 sebagai salah satu dari dua platform mobile flagship generasi terbaru, bersama Snapdragon 8 Elite Gen 6.
Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 menggunakan CPU Qualcomm Oryon dengan kecepatan hingga 5GHz. Qualcomm juga memperbarui GPU Adreno dan NPU Hexagon untuk menangani pemrosesan grafis serta AI pada perangkat.
Menurut Qualcomm, CPU generasi baru tersebut memberikan peningkatan performa CPU hingga 13 persen dibandingkan generasi sebelumnya, sedangkan GPU menawarkan peningkatan performa hingga 44 persen dengan peningkatan efisiensi daya hingga 40 persen.
Untuk AI, platform tersebut menggunakan NPU Hexagon yang diklaim Qualcomm 35 persen lebih cepat dan mampu memberikan peningkatan hingga 33 persen pada performance-per-watt.
Arsitektur tersebut ditujukan untuk menjalankan pemrosesan AI secara langsung di perangkat, termasuk fungsi yang membutuhkan pemahaman konteks pengguna.
Motorola juga menggabungkan kemampuan Snapdragon baru tersebut dengan sejumlah pengalaman AI. Signature 27 mendukung Google Gemini sebagai asisten AI personal.
Motorola menyebut Gemini dapat membantu pengguna melakukan berbagai aktivitas melalui aplikasi dan layanan yang digunakan sehari-hari, termasuk merencanakan aktivitas dan menjalankan tindakan tertentu berdasarkan konteks permintaan.
Sistem pendingin diperbarui

Untuk menjaga performa saat menjalankan beban berat, Motorola menggunakan sistem pendingin ArcticMesh. Sistem ini memadukan diamond-infused thermal gel, liquid metal, copper mesh, dan 3D vapor chamber yang telah didesain ulang.
Motorola menyebut sistem pendingin baru tersebut berukuran 40 persen lebih besar dibandingkan generasi sebelumnya.
Vapor chamber berfungsi menyebarkan panas dari komponen dengan konsumsi daya tinggi, sementara material penghantar panas lainnya membantu memindahkan panas agar kinerja perangkat dapat dipertahankan saat menjalankan AI, bermain gim, maupun merekam video dalam durasi panjang.
Penggunaan Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 juga membawa kemampuan konektivitas baru.
Qualcomm menyebut platform tersebut menggunakan modem Snapdragon X105 5G Modem-RF System dengan kecepatan unduh teoritis hingga 14,8Gbps.
Platform ini juga mendukung sistem konektivitas FastConnect 8800, termasuk Wi-Fi generasi terbaru dengan kecepatan puncak hingga 11,6Gbps dalam kondisi dan konfigurasi yang didukung.
Desain dan audio Bang & Olufsen
Motorola mempertahankan pendekatan desain premium pada Signature 27. Perangkat menggunakan kombinasi aluminium kelas aerospace dan glass-ceramic, dengan modul kamera yang menggunakan material keramik dan aluminium.
Motorola juga menawarkan dua pilihan penyelesaian warna, yakni PANTONE Coal Smoke dengan material bertekstur Tactical Weave serta PANTONE Capulet Olive dengan permukaan yang terinspirasi tekstil.
Motorola turut menggandeng Bang & Olufsen untuk sistem audio Signature 27. Perangkat ini menjadi smartphone Motorola pertama yang membawa pengalaman audio dari perusahaan audio asal Denmark tersebut.
Motorola menyebut sistem audio tersebut menyediakan beberapa mode suara yang disesuaikan untuk kebutuhan seperti musik, film, gim, dan podcast.
Spesifikasi lengkap Signature 27 belum seluruhnya diumumkan Motorola pada tahap pengenalan ini.
Perusahaan juga belum memberikan tanggal penjualan global secara spesifik. Motorola menyatakan perangkat tersebut akan tersedia di sejumlah pasar dunia pada 2026 dan informasi lebih lanjut akan diberikan mendekati waktu ketersediaannya.
Android 17 dan dukungan software

Motorola Signature 27 menjalankan Android 17. Motorola menjanjikan hingga tujuh tahun pembaruan sistem operasi dan hingga tujuh tahun pembaruan keamanan, dihitung sejak tanggal peluncuran global.
Motorola juga mencatat bahwa periode dukungan dapat berbeda berdasarkan pasar, operator jaringan, atau model.
Kehadiran Signature 27 juga memperlihatkan integrasi yang semakin erat antara kemampuan hardware dan AI pada smartphone flagship.
Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 menyediakan fondasi pemrosesan untuk AI on-device, sementara Motorola menggabungkannya dengan Google Gemini dan sistem kamera yang memanfaatkan pemrosesan berbasis AI.
Qualcomm sendiri menempatkan platform baru ini sebagai bagian dari peralihan menuju pengalaman agentic AI, yakni AI yang dapat memahami konteks dan membantu menjalankan tindakan dengan lebih sedikit instruksi manual.
Motorola saat ini masih menyimpan sebagian detail Signature 27 untuk pengumuman berikutnya.
Yang sudah dikonfirmasi perusahaan mencakup penggunaan Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6, kamera telefoto periskop 200MP, sensor utama Sony LYTIA L910 50MP, sistem pendingin ArcticMesh, audio Bang & Olufsen, Android 17, serta komitmen pembaruan software hingga tujuh tahun.
Motorola menargetkan perangkat tersebut masuk ke pasar global sepanjang 2026.
Baca Juga: Mengenal Motorola Signature, Yang Dijual Lebih Murah Ketimbang Global


