Selular.ID – WhatsApp mulai memperkuat perlindungan pengguna Android terhadap potensi penipuan melalui informasi tambahan saat menerima panggilan dari nomor yang tidak tersimpan di kontak.
Pembaruan keamanan ini memberikan konteks mengenai penelepon, termasuk indikasi jika nomor tersebut berasal dari negara lain serta informasi mengenai kemungkinan adanya grup WhatsApp yang sama dengan pengguna.
Fitur tersebut menjadi bagian dari pengembangan sistem keamanan WhatsApp untuk membantu pengguna mengambil keputusan sebelum menjawab panggilan dari nomor yang tidak dikenal.
WhatsApp menempatkan informasi tambahan tersebut sebagai konteks awal, bukan sebagai penilaian otomatis bahwa sebuah panggilan merupakan penipuan.
WhatsApp menjelaskan bahwa pelaku penipuan kerap memanfaatkan rasa mendesak untuk mendorong calon korban segera mengambil tindakan.
Karena itu, informasi tambahan yang ditampilkan sebelum pengguna menjawab panggilan diharapkan dapat memberi waktu bagi pengguna untuk mengenali konteks nomor yang menghubungi mereka.
Informasi Tambahan untuk Panggilan Nomor Tak Dikenal
Fitur baru ini hadir untuk panggilan dari nomor yang belum tersimpan dalam daftar kontak pengguna. Pada perangkat Android, WhatsApp akan menampilkan informasi tambahan mengenai nomor tersebut ketika ada panggilan masuk.
Salah satu informasi yang dapat ditampilkan adalah asal negara nomor penelepon. Konteks ini dapat membantu pengguna mengenali apabila sebuah nomor berasal dari negara yang berbeda, terutama ketika pengguna tidak memiliki alasan atau hubungan yang jelas untuk menerima panggilan dari nomor internasional tersebut.
WhatsApp juga dapat menampilkan informasi mengenai grup yang sama-sama diikuti oleh pengguna dan penelepon.
Kehadiran informasi tersebut memberi konteks tambahan mengenai kemungkinan hubungan antara kedua pihak sebelum panggilan dijawab.
Meski demikian, pengguna tetap perlu berhati-hati dalam menerima komunikasi dari nomor yang tidak dikenal.
Informasi yang muncul pada layar panggilan berfungsi sebagai konteks untuk membantu pengguna mengambil keputusan, bukan pengganti kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan digital.
Pembaruan ini juga memperluas upaya WhatsApp dalam memperkuat keamanan akun dan komunikasi pengguna di tengah meningkatnya pemanfaatan platform percakapan sebagai sarana komunikasi sehari-hari.
WhatsApp Perkuat Lapisan Keamanan Akun
Selain memberikan konteks lebih banyak untuk panggilan dari nomor asing, WhatsApp juga terus mengembangkan sejumlah fitur keamanan akun.
Dalam pembaruan yang diumumkan pada 25 Agustus 2026, WhatsApp menyebut lebih dari satu miliar pengguna telah menggunakan passkey untuk melindungi akses ke akun mereka.
Passkey memungkinkan pengguna melakukan verifikasi identitas menggunakan metode keamanan perangkat, seperti sidik jari, Face ID, atau kode kunci layar.
WhatsApp juga memperluas dukungan agar pengguna yang memakai perangkat Android dan iOS dapat menambahkan lebih dari satu passkey pada akun yang sama.
WhatsApp turut memperkuat sistem verifikasi dua langkah. Mekanisme yang sebelumnya menggunakan PIN enam digit ditingkatkan menjadi sistem kata sandi yang dapat menggunakan kombinasi huruf, angka, dan karakter khusus.
Lapisan keamanan tambahan ini dirancang untuk membantu mengurangi risiko pengambilalihan akun apabila kode verifikasi pengguna diketahui pihak lain.
Pengembangan fitur keamanan tersebut berjalan di atas sistem enkripsi end-to-end yang telah menjadi bagian utama layanan WhatsApp.
Enkripsi ini dirancang agar isi percakapan dan panggilan pribadi hanya dapat diakses oleh pihak yang terlibat dalam komunikasi.
Waspada Modus Scam Melalui Panggilan Digital
Panggilan dari nomor tidak dikenal menjadi salah satu jalur yang dapat dimanfaatkan pelaku untuk memulai interaksi dengan calon korban.
Modus yang digunakan dapat beragam, mulai dari berpura-pura sebagai pihak tertentu hingga menciptakan situasi yang membuat pengguna merasa harus segera bertindak.
Karena itu, konteks mengenai asal nomor dan hubungan pengguna dengan penelepon dapat menjadi informasi awal sebelum sebuah panggilan dijawab.
Pendekatan ini berbeda dari sistem pemblokiran otomatis karena keputusan akhir tetap berada di tangan pengguna.
WhatsApp sebelumnya juga telah menyediakan fitur Silence Unknown Callers atau membisukan panggilan dari nomor tidak dikenal.
Fitur tersebut membantu menyaring panggilan yang berpotensi berupa spam atau penipuan agar tidak membunyikan perangkat, meski riwayat panggilan tetap dapat dilihat pengguna.
Kombinasi antara penyaringan panggilan dan informasi tambahan mengenai penelepon menunjukkan arah pengembangan keamanan WhatsApp yang semakin berfokus pada pemberian kontrol kepada pengguna.
Bagi pengguna Android, pembaruan informasi untuk panggilan dari nomor yang tidak tersimpan dapat menjadi lapisan tambahan sebelum memutuskan untuk menjawab.
WhatsApp menyatakan pengguna kini dapat melihat lebih banyak konteks, termasuk asal negara nomor dan kemungkinan grup yang sama, sehingga memiliki informasi tambahan sebelum merespons panggilan dari orang yang belum dikenal.
Langkah ini melanjutkan pengembangan fitur keamanan WhatsApp di tengah kebutuhan perlindungan terhadap berbagai bentuk penipuan digital.
Seiring komunikasi melalui aplikasi semakin menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari, WhatsApp terus menambahkan mekanisme yang membantu pengguna menjaga keamanan akun sekaligus memberikan lebih banyak informasi saat berinteraksi dengan kontak yang belum dikenal.
Baca Juga: Akun WhatsApp Tak Bisa Diakses, Meta Beri Penjelasan


