Selular.ID -

Telkom Akses Perluas Fiberisasi dan Bangun 366 Ribu Port Baru

BACA JUGA

Selular.IDPT Telkom Akses, anak usaha Telkom Indonesia, melaporkan kinerja operasional positif sepanjang Semester I 2026 melalui percepatan transformasi operasional dan peningkatan kualitas layanan.

Hingga paruh pertama tahun ini, perusahaan membangun 366.000 port baru, menggelar 20.223 kilometer jaringan serat optik, serta menyelesaikan fiberisasi tower sepanjang 3.417 kilometer sebagai bagian dari penguatan infrastruktur akses digital nasional.

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi transformasi Telkom Akses yang berfokus pada penguatan proses bisnis, digitalisasi operasional, serta peningkatan kualitas layanan.

Perusahaan menyatakan pembangunan jaringan tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan kapasitas layanan internet, tetapi juga memperluas akses masyarakat terhadap layanan telekomunikasi, pendidikan, layanan publik, hingga mendorong pertumbuhan ekonomi digital di berbagai wilayah Indonesia.

 

CEO Telkom Akses, Irphan Wijaya, mengatakan capaian pada Semester I 2026 merupakan hasil implementasi transformasi perusahaan yang dijalankan secara konsisten oleh seluruh organisasi.

Tonton juga:
Video Rekomendasi Untuk Anda

Menurutnya, penguatan operasional juga menjadi bagian dari dukungan terhadap agenda transformasi TelkomGroup di bawah Danantara Indonesia.

“Capaian Semester I 2026 merupakan hasil konsistensi transformasi yang dijalankan seluruh Warrior Telkom Akses untuk menghadirkan layanan yang semakin andal dan berkualitas. Sebagai bagian dari TelkomGroup, kami terus memperkuat implementasi transformasi operational & service excellence, sekaligus mendukung komitmen Danantara Indonesia dalam membangun fondasi ekonomi digital nasional,” ujar Irphan Wijaya.

Ia menambahkan, perusahaan akan terus memperkuat tata kelola, meningkatkan kapabilitas organisasi, serta memperluas kolaborasi untuk menciptakan nilai berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan.

Sebagai perusahaan yang bertanggung jawab terhadap pembangunan dan pengelolaan jaringan akses TelkomGroup, Telkom Akses memegang peran penting dalam memperluas cakupan infrastruktur telekomunikasi nasional.

Penambahan port baru dan pembangunan jaringan serat optik dilakukan untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan layanan digital, baik dari pelanggan residensial maupun sektor bisnis.

 

Pembangunan jaringan berbasis serat optik juga menjadi fondasi penting bagi layanan broadband tetap (fixed broadband) yang membutuhkan kapasitas besar dan latensi rendah.

Infrastruktur tersebut mendukung berbagai kebutuhan digital, mulai dari layanan internet rumah, komputasi awan, hingga pengembangan layanan berbasis kecerdasan buatan (AI) yang semakin bergantung pada konektivitas berkecepatan tinggi.

Selain memperluas infrastruktur, Telkom Akses juga melaporkan peningkatan pada indikator kualitas layanan.

Sepanjang Semester I 2026, perusahaan mencatat Time to Install (TTI) 3×24 Jam mencapai 110,4 persen dari target yang ditetapkan. Indikator Fulfillment Guarantee (FFG) terealisasi sebesar 100,1 persen, sementara Time to Repair (TTR) mencapai 127,9 persen terhadap target.

TTI merupakan indikator kecepatan penyelesaian instalasi layanan kepada pelanggan baru.

Sementara itu, FFG mengukur tingkat keberhasilan penyelesaian permintaan layanan sesuai komitmen perusahaan, sedangkan TTR menunjukkan efektivitas penanganan gangguan jaringan agar layanan pelanggan dapat kembali beroperasi dalam waktu yang ditargetkan.

Menurut Telkom Akses, peningkatan kinerja tersebut didukung implementasi transformasi yang berfokus pada empat pilar utama. Pilar pertama adalah penguatan proses bisnis dan tata kelola agar lebih adaptif terhadap perubahan kebutuhan industri.

Pilar kedua berupa percepatan digitalisasi operasional melalui pemanfaatan teknologi berbasis data untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi pengambilan keputusan.

Selanjutnya, perusahaan melakukan optimalisasi pengelolaan sumber daya dan material agar operasional menjadi lebih efisien.

Pilar terakhir adalah penerapan operational excellence, yaitu pendekatan yang menekankan standar kualitas, ketepatan waktu pelaksanaan pekerjaan, serta konsistensi proses operasional dalam setiap layanan yang diberikan kepada pelanggan.

 

Inisiatif tersebut juga sejalan dengan program transformasi TLKM 30 yang dijalankan TelkomGroup.

Dalam strategi tersebut, pilar operational & service excellence menjadi salah satu fokus utama untuk meningkatkan efisiensi proses bisnis, memperkuat budaya kerja unggul, dan menghadirkan pengalaman layanan yang lebih baik bagi pelanggan di seluruh entitas grup.

Memasuki Semester II 2026, Telkom Akses menyatakan akan melanjutkan berbagai inisiatif strategis melalui percepatan pembangunan jaringan akses, perluasan fiberisasi, peningkatan kualitas layanan, serta penguatan sinergi dengan seluruh entitas di lingkungan TelkomGroup.

Perusahaan juga menyiapkan fondasi konektivitas jangka panjang melalui peningkatan kapasitas jaringan, pengembangan kompetensi sumber daya manusia yang adaptif terhadap perkembangan teknologi digital, serta penguatan tata kelola dan budaya keselamatan kerja dalam seluruh aktivitas operasional.

Melalui sinergi bersama TelkomGroup dan Danantara Indonesia, Telkom Akses menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat peran sebagai penyedia infrastruktur akses digital yang mendukung pemerataan konektivitas nasional.

Fokus tersebut diarahkan untuk menghadirkan layanan yang semakin andal dan berkualitas sekaligus mendukung percepatan transformasi digital di berbagai sektor di Indonesia.

Baca Juga: Telkom Akses Resmikan LENSA Invoice Material Nasional

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU