Selular.ID -

Maybank Marathon Siap Jadi Ajang Lari Netral Karbon pada 2030

BACA JUGA

Selular.ID – Bank Maybank Indonesia menegaskan komitmennya memperkuat aspek keberlanjutan dalam penyelenggaraan Maybank Marathon 2026 in Partnership with Visa.

Langkah tersebut menjadi bagian dari roadmap jangka panjang perusahaan untuk mewujudkan Maybank Marathon sebagai ajang lari netral karbon pada 2030, sejalan dengan standar penyelenggaraan acara berkelanjutan (sustainable event standard) dari World Athletics.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program yang berfokus pada pengurangan emisi karbon, penerapan ekonomi sirkular, serta peningkatan dampak sosial bagi masyarakat.

Sebagai dasar penyusunan strategi, Maybank Indonesia terlebih dahulu melakukan pengukuran jejak karbon penyelenggaraan Maybank Marathon 2025 bekerja sama dengan perusahaan climate-tech Jejakin.

Project Director Maybank Marathon, Bambang Irawan, mengatakan bahwa keberlanjutan telah menjadi bagian dari strategi bisnis Maybank Indonesia yang sejalan dengan misi Humanising Financial Services.

Menurutnya, penyelenggaraan Maybank Marathon tidak hanya berorientasi pada kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi sarana mengajak pelari, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan berkontribusi terhadap masa depan yang lebih hijau dan inklusif.

Tonton juga:
Video Rekomendasi Untuk Anda

Kolaborasi dengan Jejakin dilakukan untuk mengukur emisi karbon selama penyelenggaraan Maybank Marathon 2025 menggunakan acuan Carbon Neutral Protocol Framework.

Pendekatan tersebut memberikan gambaran menyeluruh mengenai sumber emisi yang dihasilkan selama berlangsungnya acara, sehingga perusahaan memiliki data yang dapat digunakan sebagai dasar penyusunan strategi pengurangan emisi pada tahun-tahun berikutnya.

 

ESG Lead Jejakin, Dwiputra Ahmad Ramdani, mengungkapkan bahwa total emisi karbon selama tiga hari penyelenggaraan Maybank Marathon 2025 mencapai 4.336 ton setara karbon dioksida (tCO2e).

Berdasarkan hasil pengukuran tersebut, sumber emisi terbesar berasal dari aktivitas peserta, terutama penggunaan transportasi menuju lokasi acara serta kebutuhan akomodasi selama mengikuti marathon.

Menurut Jejakin, data tersebut menjadi baseline atau titik awal bagi Maybank Indonesia untuk menyusun roadmap menuju penyelenggaraan Maybank Marathon Netral Karbon 2030.

Pengukuran emisi secara terstandarisasi juga memungkinkan perusahaan mengevaluasi efektivitas setiap inisiatif keberlanjutan yang diterapkan dari tahun ke tahun.

 

Head Sustainability Maybank Indonesia, Maria Trifanny Fransiska, menjelaskan bahwa perusahaan mengusung tema jangka panjang “Jejak Hijau” sebagai landasan berbagai program keberlanjutan di Maybank Marathon.

Tema tersebut dirancang agar setiap langkah peserta tidak hanya bermakna dalam konteks olahraga, tetapi juga memberikan kontribusi positif terhadap lingkungan dan masyarakat.

Maria mengatakan hasil pengukuran emisi karbon Maybank Marathon 2025 menjadi dasar penyusunan Roadmap Jejak Hijau.

Dokumen tersebut akan menjadi panduan implementasi berbagai program keberlanjutan yang dilakukan secara bertahap, terukur, dan berkesinambungan hingga target netral karbon pada 2030.

 

Untuk penyelenggaraan tahun 2026, Maybank Indonesia menetapkan fokus utama pada upaya menekan emisi karbon dari sektor transportasi.

Langkah yang disiapkan antara lain melalui optimalisasi layanan shuttle bagi peserta dan peningkatan penggunaan kendaraan listrik dalam operasional acara.

Transportasi menjadi prioritas karena berdasarkan hasil pengukuran Jejakin, sektor tersebut memberikan kontribusi emisi terbesar selama penyelenggaraan Maybank Marathon.

Melalui peningkatan penggunaan transportasi bersama dan kendaraan rendah emisi, perusahaan berharap dapat mengurangi jejak karbon secara signifikan pada penyelenggaraan berikutnya.

Selain aspek transportasi, Maybank Indonesia juga memperkuat implementasi prinsip ekonomi sirkular.

Pendekatan ini mencakup pengelolaan sumber daya dan limbah secara lebih bertanggung jawab agar penggunaan material selama acara dapat lebih efisien dan menghasilkan limbah yang lebih sedikit.

 

Program keberlanjutan tidak hanya berfokus pada lingkungan.

Dalam roadmap yang telah disusun, Maybank Indonesia juga memperluas dampak sosial melalui berbagai kegiatan edukasi, literasi keuangan, serta pemberdayaan masyarakat di Bali sebagai lokasi penyelenggaraan Maybank Marathon.

Program tersebut akan menyasar komunitas lokal dan sekolah-sekolah di Bali sebagai bagian dari upaya membangun manfaat jangka panjang di luar pelaksanaan ajang olahraga.

Pendekatan ini sejalan dengan strategi Environmental, Social, and Governance (ESG) perusahaan yang mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola dalam aktivitas bisnis.

 

Sebagai salah satu marathon bersertifikasi internasional, Maybank Marathon selama ini dikenal sebagai ajang lari yang mengacu pada standar World Athletics.

Integrasi aspek keberlanjutan ke dalam penyelenggaraan menjadi bagian dari perkembangan tren global industri olahraga, di mana penyelenggara semakin dituntut untuk mengurangi dampak lingkungan dari kegiatan berskala besar.

Maybank Indonesia menyatakan roadmap keberlanjutan akan terus diperkuat berdasarkan hasil evaluasi setiap penyelenggaraan.

Perusahaan berharap langkah tersebut dapat mendukung target Bali Net Zero Emission 2045, sekaligus memperkuat posisi Maybank Marathon sebagai ajang lari berkelas dunia yang mengedepankan praktik penyelenggaraan yang lebih berkelanjutan berdasarkan standar internasional.

Baca Juga: Maybank Indonesia Kini Punya Aplikasi Syariah untuk Haji dan Umroh

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU