Selular.ID – Honor dilaporkan tengah mengembangkan smartphone foldable atau ponsel lipat model “wide foldable” pertamanya yang saat ini sudah memasuki tahap pengujian internal.
Perangkat tersebut disebut akan menggunakan chipset generasi terbaru Qualcomm, yakni Snapdragon 8 Elite Gen 6, yang diproyeksikan menjadi salah satu prosesor flagship Android untuk 2026.
Meski belum ada konfirmasi resmi dari Honor, laporan itu menyebut perangkat sedang berada dalam fase pengujian perangkat keras dan optimalisasi software sebelum masuk tahap produksi lebih lanjut.
Istilah “wide foldable” mengacu pada desain ponsel lipat horizontal yang ketika dibuka menyerupai tablet mini dengan layar lebih lebar.
Format ini berbeda dari model clamshell vertikal yang lebih ringkas seperti seri foldable flip.
Segmen wide foldable saat ini menjadi arena persaingan utama vendor premium Android karena dianggap menawarkan pengalaman multitasking dan produktivitas lebih optimal.
Honor sebelumnya telah aktif di pasar foldable melalui lini Magic V series. Namun perangkat terbaru yang sedang diuji ini disebut akan membawa pendekatan desain dan performa berbeda dengan fokus pada efisiensi bodi, daya tahan engsel, dan integrasi AI generatif di level sistem operasi.
Penggunaan Snapdragon 8 Elite Gen 6 juga menjadi sorotan karena chipset tersebut diperkirakan membawa peningkatan besar di sektor pemrosesan AI on-device, efisiensi daya, dan performa grafis.
Qualcomm sendiri belum mengumumkan detail resmi Snapdragon 8 Elite Gen 6, tetapi sejumlah bocoran menyebut chipset ini akan diproduksi menggunakan fabrikasi generasi terbaru untuk meningkatkan efisiensi termal dan performa komputasi mobile.
Langkah Honor mempercepat pengembangan foldable premium dinilai sejalan dengan tren pasar smartphone flagship yang mulai bergeser ke perangkat dengan form factor baru.
Dalam beberapa tahun terakhir, vendor Android semakin agresif memperluas lini foldable sebagai diferensiasi di tengah stagnasi desain smartphone konvensional.
Persaingan di pasar foldable premium saat ini melibatkan sejumlah pemain besar seperti Samsung Electronics melalui Galaxy Z Fold, Huawei dengan Mate X series, hingga Xiaomi lewat Mix Fold.
Sementara itu, Honor mencoba memperkuat posisinya dengan strategi desain tipis dan optimalisasi pengalaman multitasking.
Laporan industri dari Counterpoint Research sebelumnya menunjukkan pasar foldable global masih tumbuh meski melambat dibanding beberapa tahun awal kemunculannya.
Segmen premium tetap menjadi pendorong utama karena perangkat foldable diposisikan sebagai kategori flagship dengan harga tinggi dan margin lebih besar.
Honor sendiri beberapa tahun terakhir mulai memperluas distribusi globalnya, termasuk memperkuat penetrasi di pasar Eropa dan Asia Tenggara. Strategi tersebut turut dibarengi dengan peningkatan investasi pada perangkat premium dan teknologi AI berbasis perangkat atau on-device AI.
Selain chipset baru, perangkat foldable Honor ini juga disebut tengah diuji dengan optimalisasi perangkat lunak untuk mendukung pengalaman multitasking layar besar.
Vendor smartphone kini semakin fokus mengembangkan fitur AI berbasis produktivitas seperti ringkasan dokumen otomatis, terjemahan real-time, hingga pengolahan gambar langsung di perangkat.
Di sisi desain, vendor Android juga berlomba menekan ketebalan perangkat foldable agar lebih nyaman digunakan sebagai smartphone harian.
Faktor bobot, kekuatan engsel, dan minimnya lipatan layar menjadi fokus utama pengembangan generasi baru foldable premium.
Hingga saat ini, Honor belum mengungkap nama resmi perangkat maupun jadwal peluncurannya.
Baca Juga:Honor Gandeng Pelari Maraton Sebastian Sawe
Namun, fase pengujian internal yang mulai terdeteksi menunjukkan perusahaan tengah mempercepat persiapan perangkat foldable generasi berikutnya untuk bersaing di pasar flagship Android 2026.
Honor Perkuat Pasar Indonesia Lewat Smartphone AI dan Foldable
Honor mulai memperkuat ekspansi bisnis smartphone di Indonesia dengan membawa strategi baru yang berfokus pada perangkat premium, teknologi AI, dan ekosistem lintas perangkat.
Perkembangan Honor di Indonesia terlihat melalui meningkatnya aktivitas distribusi perangkat, perluasan kerja sama kanal ritel, serta mulai masuknya lini smartphone terbaru ke pasar nasional sepanjang 2025 hingga 2026.
Di Indonesia, Honor mulai memperluas fokus bisnis melalui beberapa segmen sekaligus, mulai dari smartphone kelas menengah hingga premium.
Strategi tersebut terlihat dari masuknya lini Honor X series untuk pasar entry-level dan mid-range, hingga perangkat flagship seperti Magic series yang menyasar pengguna premium dan penggemar teknologi foldable.
Segmen foldable menjadi salah satu area yang mulai mendapat perhatian Honor secara global.
Perusahaan beberapa kali memperkenalkan perangkat seperti Magic V series yang bersaing langsung dengan produk foldable dari Samsung Electronics, Xiaomi, dan Huawei.
Honor juga aktif mengembangkan desain foldable yang lebih tipis dan ringan untuk meningkatkan pengalaman penggunaan sehari-hari.




