Selular.ID – Penggunaan iPhone 17 Pro selama empat bulan dilaporkan mampu mengubah cara pemilik menggunakan Hp
Menurut pengujian teknis terbaru yang dirangkum dari laporan pengalaman pengguna seperti yang disebutkan di komunitas mencatat.
Laporan yang dipublikasikan pada Januari 2026 mencatat peningkatan signifikan durasi screen time, atau waktu layar harian setelah pengguna memakai iPhone 17 Pro dari September 2025.
Data mingguan menunjukkan jumlah waktu layar yang hampir dua kali lipat dibandingkan dengan perangkat iPhone generasi sebelumnya yang digunakan oleh penguji.
Menurut artikel tersebut, dukungan baterai yang lebih efisien pada iPhone 17 Pro membuat pengguna jarang mengisi ulang.
kadang satu kali setiap dua hingga tiga hari, yang dianggap memberi ruang lebih besar bagi peningkatan penggunaan dalam kegiatan non-pekerjaan, termasuk permainan dan fotografi.
Kendati begitu, laporan tersebut juga menyebut bahwa peningkatan waktu penggunaan membawa dampak terhadap kebiasaan digital harian, tetapi tidak menyertakan penilaian medis atau rekomendasi perilaku.
Apple menghadirkan iPhone 17 Pro sebagai bagian dari seri iPhone 17 yang diluncurkan pada September 2025, dengan sejumlah peningkatan utama dibandingkan generasi sebelumnya.
Ponsel ini mengganti material rangka dari titanium ke aluminium unibody, meningkatkan kapasitas baterai, dan memperkenalkan sistem pendingin vapor chamber untuk manajemen panas yang lebih efektif.
Teknologi vapor chamber yang digunakan pada iPhone 17 Pro bekerja menyebarkan panas lebih merata dari chipset Apple A19 Pro, sehingga mendukung kinerja lebih konsisten saat menjalankan tugas intensif seperti permainan berat atau streaming konten 4K.
Perangkat ini juga dilengkapi kamera belakang dengan tiga lensa 48 MP serta dukungan optical zoom hingga 8×, fitur yang dinilai meningkatkan potensi penggunaan fotografi dibandingkan model sebelumnya.
Laporan pengalaman penggunaan tersebut menyebutkan bahwa penguji kini lebih sering membuka aplikasi permainan dan eksplorasi konten multimedia, serta lebih cepat mengambil foto dalam berbagai kondisi, termasuk pemandangan malam dan acara.
Menurut penulis laporan, kecepatan buka aplikasi dan konsumsi konten menjadi salah satu faktor pendorong perubahan pola penggunaan.
Namun, artikel tersebut juga menyinggung beberapa kelemahan yang masih dirasakan, seperti performa optical zoom dalam kondisi cahaya rendah yang dinilai belum memuaskan sepenuhnya serta penyesuaian dengan antarmuka baru yang disebut Liquid Glass pada iOS 26.
Sebelumnya, Apple sempat menjadi sorotan karena keputusan menghapus fitur Night mode di Portrait mode pada iPhone 17 Pro, yang berdampak pada kemampuan mengambil foto dalam kondisi pencahayaan rendah dengan efek fokus subjek tertentu.
Fitur ini tetap tersedia di mode foto standar meski tak lagi dapat diaktifkan secara otomatis pada mode potret tertentu.
Laporan penggunaan empat bulan ini memberi gambaran awal tentang bagaimana perangkat flagship Apple terbaru itu memengaruhi kebiasaan digital sehari-hari pemiliknya, terutama dalam penggunaan untuk hiburan dan produktivitas ringan.
Hasil ini dapat menjadi referensi awal bagi konsumen dan pelaku industri telekomunikasi tentang respons pengguna terhadap kombinasi teknologi baterai, kinerja, dan fitur multimedia pada perangkat kelas atas.
Implikasi ke depan, menurut narasumber industri, kemungkinan mendorong pembuat konten dan penyedia layanan aplikasi meninjau pengalaman pengguna mobile pada perangkat berperforma tinggi dengan daya tahan baterai yang kuat.
Baca juga:Strategi Rantai Pasok Apple, Harga iPhone 17e Berpotensi Lebih Terjangkau
Tren ini diperkirakan akan terus menjadi fokus dalam pengembangan perangkat yang menyeimbangkan kinerja tinggi dengan pemakaian sehari-hari yang realistis



