Friday, 20 February 2026
Selular.ID -

Sempat Tak Bisa Diakses Ini Penyebab YouTube Down

BACA JUGA

Selular.ID – YouTube baru-baru ini dilaporkan mengalami gangguan layanan global pada Februari 2026 yang membuat jutaan pengguna tidak dapat mengakses video, beranda, maupun fitur pencarian di aplikasi dan situs web.

Gangguan ini terpantau mulai terjadi pada 17 Februari 2026 waktu internasional dan berdampak pada pengguna di berbagai wilayah, termasuk Amerika Serikat dan Eropa.

Induk perusahaan YouTube, Google, mengonfirmasi adanya masalah teknis dan menyatakan timnya segera melakukan investigasi serta perbaikan.

Perkembangan gangguan tersebut dilaporkan secara langsung oleh TechRadar melalui pembaruan live blog yang memantau laporan pengguna dan respons resmi perusahaan.

Berdasarkan laporan itu, sebagian pengguna melihat halaman kosong, pesan error, atau video yang gagal diputar baik di desktop maupun aplikasi mobile. Gangguan juga berdampak pada layanan turunan seperti YouTube Music dan YouTube TV.

Tim resmi YouTube melalui akun dukungan di platform X menyatakan telah mengetahui adanya kendala akses dan sedang bekerja untuk memulihkan layanan secepat mungkin.

Pernyataan tersebut disampaikan tidak lama setelah lonjakan laporan gangguan terdeteksi di berbagai wilayah.

Dalam pembaruan berikutnya, YouTube menyebutkan bahwa layanan secara bertahap kembali normal setelah tim teknis menyelesaikan penanganan masalah infrastruktur internal.

Data dari situs pemantau gangguan daring menunjukkan peningkatan signifikan laporan dalam waktu singkat, yang mengindikasikan gangguan berskala luas.

Mayoritas keluhan terkait ketidakmampuan memuat video, gangguan streaming, serta kegagalan login.

Gangguan ini terjadi di tengah tingginya ketergantungan pengguna terhadap platform video tersebut, baik untuk konsumsi hiburan, edukasi, maupun distribusi konten profesional.

Sebagai platform berbagi video terbesar di dunia, YouTube menjadi bagian penting dari ekosistem digital Google.

Infrastruktur layanan ini berjalan di atas jaringan pusat data global Google yang dirancang untuk redundansi dan keandalan tinggi.

Namun, seperti layanan digital berskala besar lainnya, potensi gangguan tetap ada ketika terjadi error pada sistem backend, konfigurasi jaringan, atau komponen distribusi konten.

Dalam laporan TechRadar, gangguan Februari 2026 ini disebut sebagai salah satu insiden terbesar YouTube dalam beberapa bulan terakhir.

Meski demikian, Google tidak merinci secara teknis penyebab utama gangguan, selain menyebut adanya masalah internal yang telah diperbaiki.

Tidak ada indikasi bahwa insiden tersebut terkait serangan siber atau pelanggaran keamanan data pengguna.

Gangguan layanan digital berskala global biasanya dipicu oleh masalah pada sistem manajemen lalu lintas data, server autentikasi, atau pembaruan perangkat lunak yang tidak berjalan sesuai rencana.

Dalam konteks YouTube, setiap perubahan pada sistem rekomendasi, pemrosesan video, atau jaringan distribusi konten (content delivery network/CDN) berpotensi memengaruhi akses pengguna secara luas apabila terjadi anomali.

YouTube memiliki lebih dari dua miliar pengguna aktif bulanan secara global dan menjadi salah satu pilar utama pendapatan iklan Google.

Setiap gangguan berdampak langsung pada kreator konten, pengiklan, serta mitra bisnis yang mengandalkan monetisasi berbasis tayangan dan interaksi.

Oleh karena itu, respons cepat dalam pemulihan layanan menjadi prioritas perusahaan.

Dalam pembaruan terakhir yang dirangkum TechRadar, YouTube menyatakan bahwa sistem telah kembali beroperasi normal di sebagian besar wilayah terdampak.

Pengguna yang masih mengalami kendala disarankan untuk menyegarkan aplikasi atau memeriksa koneksi jaringan mereka, meski inti permasalahan telah diselesaikan di sisi server.

Insiden ini kembali menyoroti pentingnya ketahanan infrastruktur digital global yang menopang layanan daring berskala besar.

Google secara rutin melakukan peningkatan sistem dan pemeliharaan untuk meminimalkan risiko gangguan.

Perusahaan juga memiliki prosedur respons insiden yang dirancang untuk mengidentifikasi dan mengatasi masalah dalam waktu singkat.

Dengan layanan yang telah dipulihkan, aktivitas streaming dan distribusi konten di YouTube kembali berjalan normal.

Baca Juga:Cara Download Video YouTube untuk Ditonton Offline

Google belum mengumumkan rincian teknis tambahan mengenai penyebab spesifik gangguan tersebut, namun memastikan bahwa sistem kini stabil dan dapat diakses seperti biasa oleh pengguna di seluruh dunia.al.

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU