Wednesday, 4 February 2026
Selular.ID -

Google Messages Uji Pemulihan Riwayat Edit Pesan

BACA JUGA

Selular.ID – Google tengah menguji fitur pemulihan riwayat edit pesan pada aplikasi Google Messages, layanan pesan bawaan Android yang mendukung Rich Communication Services (RCS).

Informasi ini terungkap melalui laporan Android Central, yang mengidentifikasi jejak pengembangan fitur tersebut dalam versi beta Google Messages.

Fitur ini ditujukan untuk memungkinkan pengguna melihat kembali perubahan yang pernah dilakukan pada pesan yang sudah diedit, sebuah kemampuan yang belum tersedia secara penuh pada implementasi RCS Google saat ini.

Google Messages merupakan aplikasi pesan resmi dari Google untuk perangkat Android dan menjadi bagian penting dari strategi perusahaan dalam mendorong adopsi RCS sebagai standar pesan modern pengganti SMS dan MMS.

RCS memungkinkan pengiriman pesan berbasis internet dengan fitur seperti indikator mengetik, tanda telah dibaca, berbagi media resolusi tinggi, serta enkripsi end-to-end untuk percakapan tertentu.

Sejak beberapa tahun terakhir, Google secara konsisten menambahkan fitur baru untuk menyamakan—dan dalam beberapa aspek melampaui—pengalaman aplikasi pesan instan populer.

Berdasarkan laporan Android Central, indikasi pemulihan riwayat edit pesan ditemukan melalui analisis aplikasi (APK teardown) pada versi beta Google Messages.

Metode ini umum digunakan untuk mengidentifikasi fitur yang sedang dikembangkan namun belum dirilis secara publik.

Dalam temuan tersebut, terdapat referensi kode yang menunjukkan kemampuan aplikasi untuk menampilkan pesan versi sebelumnya setelah dilakukan pengeditan, termasuk penanda bahwa sebuah pesan telah diedit.

Saat ini, Google Messages telah mendukung fitur edit pesan untuk percakapan RCS, namun dengan keterbatasan tertentu.

Pengguna dapat mengedit pesan yang sudah terkirim dalam rentang waktu tertentu, tetapi versi asli pesan akan digantikan tanpa jejak riwayat yang dapat diakses.

Kondisi ini berbeda dengan beberapa platform pesan lain yang menampilkan label “diedit” atau memungkinkan pengguna melihat perubahan sebelumnya.

Pemulihan riwayat edit dinilai relevan untuk meningkatkan transparansi percakapan, terutama dalam konteks komunikasi profesional atau grup.

Google belum memberikan pernyataan resmi terkait jadwal rilis atau detail teknis fitur ini. Namun, arah pengembangan tersebut sejalan dengan upaya Google memperkuat kepercayaan dan keandalan RCS.

Dalam beberapa pembaruan sebelumnya, Google menambahkan enkripsi end-to-end untuk percakapan satu lawan satu dan grup, serta meningkatkan kontrol privasi pengguna.

Riwayat edit pesan dapat menjadi pelengkap dari pendekatan tersebut, dengan memberikan konteks yang lebih jelas dalam percakapan digital.

Dari sisi industri, pengembangan fitur ini juga mencerminkan dinamika persaingan layanan pesan. Apple, melalui iMessage, telah lebih dulu menyediakan penanda pesan yang diedit pada iOS versi terbaru, meskipun dengan pendekatan yang berbeda.

Google, sebagai penggerak utama adopsi RCS secara global, perlu memastikan bahwa Google Messages tetap kompetitif dan konsisten lintas perangkat Android dari berbagai produsen.

RCS sendiri merupakan standar yang dikembangkan oleh GSM Association (GSMA), organisasi industri yang menaungi operator seluler global.

Google bekerja sama dengan operator dan produsen perangkat untuk memperluas dukungan RCS, termasuk melalui server Jibe milik Google yang digunakan oleh banyak operator di berbagai negara.

Dengan basis pengguna Android yang besar, setiap peningkatan fitur pada Google Messages berpotensi berdampak luas terhadap pengalaman komunikasi sehari-hari.

Meski demikian, fitur yang terdeteksi melalui APK teardown belum tentu akan dirilis dalam bentuk final atau dalam waktu dekat.

Google kerap menguji beberapa pendekatan sebelum memutuskan implementasi publik. Faktor seperti kompatibilitas lintas versi aplikasi, keamanan data, serta konsistensi pengalaman pengguna menjadi pertimbangan utama sebelum peluncuran resmi.

Jika nantinya dirilis, pemulihan riwayat edit pesan diperkirakan akan bekerja dalam ekosistem RCS dan memerlukan versi aplikasi tertentu di kedua sisi percakapan.

Hal ini sejalan dengan karakteristik fitur RCS lain yang bergantung pada dukungan server dan pembaruan aplikasi.

Ke depan, pengembangan ini menegaskan komitmen Google untuk terus mematangkan Google Messages sebagai platform komunikasi utama di Android.

Baca Juga:Google Messages Naikkan Batas Pin Chat Jadi 20 Percakapan

Dengan penambahan fitur yang berfokus pada transparansi dan konteks percakapan, Google memperkuat posisi RCS sebagai standar pesan modern yang tidak hanya kaya fitur, tetapi juga relevan untuk kebutuhan komunikasi personal maupun profesional.

 

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU