5. Xiaomi 15 Lite
Dari kubu Tiongkok, Xiaomi 15 Lite menjadi salah satu smartphone yang siap meluncur Februari 2026.
Perangkat ini menyasar segmen menengah dengan fokus pada desain tipis, kamera mumpuni, dan performa yang cukup untuk penggunaan harian.
Xiaomi konsisten menghadirkan fitur premium ke segmen yang lebih luas.
Pada Xiaomi 15 Lite, perusahaan dikabarkan mengandalkan layar AMOLED, pengisian daya cepat, serta optimasi sistem yang menitikberatkan efisiensi baterai.
6. Oppo Find X7 Lite
Oppo juga tak ketinggalan dengan Find X7 Lite, yang menjadi bagian dari strategi penyegaran lini Find X.
Model “Lite” ini dirancang untuk menjembatani kebutuhan pengguna yang menginginkan desain premium tanpa harga flagship penuh.
Find X7 Lite diperkirakan membawa peningkatan pada sektor kamera berbasis komputasi, serta integrasi lebih dalam dengan ekosistem Oppo, termasuk perangkat wearable dan audio nirkabel.
7. Vivo X110
Vivo X110 menjadi wakil dari lini yang menonjolkan kemampuan fotografi dan videografi.
Vivo dikenal konsisten berinvestasi pada teknologi kamera, termasuk kerja sama dengan produsen optik global.
Pada X110, Vivo disebut membawa peningkatan pada sensor utama dan algoritma pemrosesan gambar.
Fokusnya bukan hanya pada resolusi, tetapi juga akurasi warna dan stabilitas video, yang semakin relevan bagi kreator konten mobile.
8. Realme GT Neo 6
Melengkapi daftar, Realme GT Neo 6 hadir sebagai smartphone yang menargetkan pengguna muda dan penggemar performa tinggi dengan harga kompetitif.
Seri GT Neo dikenal sebagai lini yang mengedepankan chipset bertenaga dan desain berani.
Realme GT Neo 6 diperkirakan menawarkan kombinasi layar refresh rate tinggi, pengisian daya cepat, serta sistem pendingin yang ditingkatkan.
Pendekatan ini sejalan dengan tren mobile gaming yang masih kuat di pasar Asia, termasuk Indonesia.
Pola Peluncuran dan Strategi Industri
Peluncuran delapan smartphone pada Februari 2026 menunjukkan bahwa awal tahun tetap menjadi momentum penting bagi industri ponsel.
Vendor memanfaatkan periode ini untuk membangun eksposur sebelum siklus penjualan utama di pertengahan tahun.
Strategi yang terlihat cukup beragam, mulai dari penguatan lini flagship seperti Galaxy S26 Ultra, hingga ekspansi segmen terjangkau melalui iPhone 17e dan model “Lite” dari berbagai merek.
Pendekatan ini mencerminkan kondisi pasar yang semakin kompetitif dan matang.
Implikasi untuk Pasar Indonesia
Bagi pasar Indonesia, kehadiran smartphone rilis Februari 2026 berpotensi memperkaya pilihan konsumen di berbagai segmen harga.
Meskipun tidak semua model langsung masuk ke Tanah Air, pola sebelumnya menunjukkan sebagian besar perangkat flagship dan menengah akan segera tersedia secara resmi.
Dengan tingkat adopsi smartphone yang masih tinggi dan kebutuhan perangkat untuk produktivitas serta hiburan, peluncuran ini juga berpotensi memengaruhi strategi operator, distributor, dan ekosistem aplikasi lokal.
Dalam jangka menengah, persaingan fitur dan harga diperkirakan akan semakin ketat, seiring upaya produsen menarik minat pengguna yang semakin selektif.



