Wednesday, 28 January 2026
Selular.ID -

Telkom Gandeng Tech Giants Perkuat Daya Saing SMK Telkom

BACA JUGA

Selular.ID – Telkom menggandeng perusahaan teknologi global untuk memperkuat daya saing SMK Telkom melalui penguatan kurikulum, pelatihan, dan sertifikasi internasional, dalam kegiatan yang digelar di SMK Telkom Malang pada Januari 2026.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Telkom dalam mendorong kesiapan talenta vokasi menghadapi kebutuhan industri digital yang terus berkembang, baik di tingkat nasional maupun global.

Melalui unit Global Strategic Partnership and Synergy (GSPS), Telkom menghadirkan kolaborasi konkret dengan sejumlah tech giants dunia ke lingkungan pendidikan menengah kejuruan.

Kegiatan bertajuk “Kunjungan untuk Penguatan Value Proposition SMK Telkom melalui Global Strategic Partnership” tersebut berlangsung pada Jumat, 23 Januari 2026. Acara ini diikuti jaringan SMK dan SMA Telkom dari berbagai daerah di Indonesia, baik secara luring maupun daring, sebagai bagian dari sinergi TelkomGroup dalam pengembangan pendidikan vokasi berbasis teknologi.

Kolaborasi Nasional dari Malang untuk Talenta Digital

SMK Telkom Malang dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan kegiatan sekaligus menjadi tuan rumah bagi sekolah-sekolah Telkom lainnya. Jaringan pendidikan yang terlibat mencakup SMK dan SMA Telkom dari Purwokerto, Bandung, Medan, Jakarta, Lampung, Makassar, hingga Banjarbaru.

Partisipasi lintas wilayah ini mencerminkan pendekatan terintegrasi yang dibangun Telkom dalam mengembangkan kualitas pendidikan vokasi secara nasional. Tidak hanya berfokus pada satu sekolah unggulan, Telkom mendorong pemerataan akses terhadap program peningkatan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri digital.

Melalui forum ini, sekolah-sekolah Telkom juga berkesempatan untuk berbagi praktik terbaik, tantangan, serta kebutuhan pengembangan, sehingga kolaborasi dengan mitra global dapat diterapkan secara kontekstual sesuai karakteristik masing-masing daerah.

Fokus pada Penguatan Value Proposition SMK Telkom

Agenda utama kegiatan adalah eksplorasi dan penguatan value proposition SMK Telkom sebagai institusi pendidikan vokasi yang adaptif terhadap perubahan teknologi. Telkom menempatkan kolaborasi global sebagai instrumen strategis untuk meningkatkan relevansi kurikulum dengan kebutuhan industri.

Dalam konteks ini, value proposition tidak hanya dimaknai sebagai keunggulan fasilitas atau nama besar institusi, tetapi juga kemampuan sekolah dalam menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi aktual, terukur, dan diakui secara internasional. Hal tersebut menjadi krusial di tengah percepatan transformasi digital yang menuntut keterampilan spesifik dan siap pakai.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Telkom dalam mendukung agenda transformasi digital Indonesia, khususnya melalui jalur pendidikan vokasi yang selama ini diproyeksikan sebagai pemasok utama talenta industri.

Peran Tech Giants dalam Kurikulum dan Sertifikasi

Salah satu sorotan utama dari inisiatif ini adalah keterlibatan langsung perusahaan teknologi global dalam pengembangan kompetensi guru dan siswa SMK Telkom. Telkom menghadirkan kolaborasi dengan Microsoft, Fortinet, Huawei, dan Google melalui berbagai program pelatihan dan sertifikasi berstandar internasional.

Kolaborasi tersebut mencakup beberapa aspek utama, antara lain:

  • Pelatihan teknis berbasis industri untuk guru dan siswa
  • Sertifikasi internasional yang diakui secara global
  • Penyelarasan kurikulum dengan kebutuhan teknologi terkini
  • Peningkatan literasi digital dan keamanan siber

Dengan pendekatan ini, siswa SMK Telkom tidak hanya mempelajari teori, tetapi juga mendapatkan paparan langsung terhadap teknologi dan standar kerja yang digunakan di industri global. Sertifikasi internasional yang diperoleh diharapkan menjadi nilai tambah saat lulusan memasuki dunia kerja atau melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.

Sinergi Telkom, YPT, dan Satuan Pendidikan

Kegiatan di Malang ini juga melibatkan diskusi interaktif antara Telkom, Yayasan Pendidikan Telkom (YPT), dan unit-unit sekolah. Diskusi tersebut difokuskan pada penyelarasan strategi implementasi program global partnership di lingkungan pendidikan TelkomGroup.

Vice President Primary Secondary Education Management YPT, Kamariah Latief, menekankan pentingnya kolaborasi global dalam menciptakan sekolah unggulan yang mampu bersaing di tingkat internasional. Menurutnya, dorongan pemerintah untuk menghadirkan sekolah percontohan nasional perlu diimbangi dengan penguatan kompetensi yang relevan dengan standar global.

“Pemerintah tengah mendorong lahirnya sekolah unggulan sebagai percontohan nasional. Melalui kolaborasi dengan tech giants, kami ingin memastikan siswa SMK Telkom memiliki kompetensi global, termasuk sertifikasi internasional yang membuka peluang melanjutkan studi maupun bekerja hingga ke luar negeri,” ujar Kamariah.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa orientasi pendidikan vokasi Telkom tidak berhenti pada pemenuhan kebutuhan industri lokal, tetapi juga membekali siswa dengan peluang mobilitas global.

GSPS sebagai Jembatan Dunia Pendidikan dan Industri

Dari sisi Telkom, GSPS memegang peran strategis sebagai penghubung antara dunia pendidikan dan ekosistem teknologi global. Unit ini bertugas memastikan kemitraan yang dibangun tidak bersifat simbolis, tetapi menghasilkan program nyata yang dapat diimplementasikan di sekolah.

Detriana Margita Sari, GSPS Project Leader, menjelaskan bahwa sinergi dengan perusahaan teknologi global merupakan langkah konkret untuk menjembatani kesenjangan antara kurikulum pendidikan dan kebutuhan industri.

“Sinergi ini merupakan langkah konkret kami dalam menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan dan kebutuhan industri global. Dengan menghadirkan keahlian dari pemimpin teknologi dunia langsung ke ruang kelas SMK Telkom, kami optimis lulusan kita akan menjadi aktor utama dalam ekonomi digital global,” jelas Detriana.

Melalui peran ini, GSPS memastikan transfer pengetahuan, teknologi, dan praktik industri dapat berlangsung secara berkelanjutan, tidak hanya dalam bentuk pelatihan sesaat.

Penyusunan Action Plan dan Implementasi Berkelanjutan

Selain sesi pemaparan dan diskusi, kegiatan ini juga menghasilkan penyusunan action plan sebagai tindak lanjut implementasi program di masing-masing sekolah. Action plan ini mencakup penyesuaian kurikulum, jadwal pelatihan, serta target sertifikasi yang akan dicapai oleh guru dan siswa.

Pendekatan ini menunjukkan bahwa kolaborasi global yang dibangun Telkom tidak berhenti pada tataran konsep. Setiap sekolah diharapkan mampu menerjemahkan kerja sama tersebut ke dalam program operasional yang terukur dan berkelanjutan.

Dengan adanya rencana aksi yang jelas, SMK Telkom di berbagai daerah memiliki panduan implementasi yang seragam, sekaligus fleksibel untuk disesuaikan dengan kebutuhan lokal dan potensi siswa.

Memperkuat Posisi SMK Telkom di Ekosistem Digital

Melalui inisiatif ini, Telkom kembali menegaskan perannya sebagai penggerak ekosistem talenta digital nasional. Kolaborasi dengan tech giants memperkuat posisi SMK Telkom sebagai institusi pendidikan vokasi unggulan yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Di tengah meningkatnya kebutuhan industri terhadap talenta digital siap kerja, penguatan pendidikan vokasi menjadi faktor kunci. SMK Telkom diposisikan tidak hanya sebagai sekolah kejuruan, tetapi sebagai talent hub yang terintegrasi dengan ekosistem industri dan teknologi global.

Ke depan, pendekatan kolaboratif ini membuka ruang bagi pengembangan program serupa di jenjang dan wilayah lain, sekaligus memperluas kontribusi Telkom dalam menyiapkan sumber daya manusia yang relevan dengan arah transformasi digital Indonesia.

Baca Juga: NextDev Telkomsel Tahun ke-11 Fokus Cetak Technopreneurs Unggul dengan Kurikulum AI

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU