Wednesday, 28 January 2026
Selular.ID -

SST dan UMC Hadirkan SuperFlash Gen 4 Otomotif 28nm

BACA JUGA

Selular.ID – Silicon Storage Technology (SST) bersama United Microelectronics Corporation (UMC) mengumumkan ketersediaan platform embedded SuperFlash® Gen 4 (ESF4) 28nm otomotif grade 1 untuk mendukung kebutuhan pengontrol kendaraan berperforma tinggi di industri otomotif global.

Pengumuman ini disampaikan pada 16 Januari 2026, seiring meningkatnya permintaan industri otomotif terhadap solusi semikonduktor yang andal, efisien, dan mampu mendukung sistem kendaraan modern.

SST, anak perusahaan Microchip Technology Inc., dan UMC menyatakan bahwa teknologi ESF4 telah menyelesaikan proses kualifikasi penuh dan siap diproduksi massal pada platform proses foundry UMC 28HPC+.

Kolaborasi ini menandai langkah lanjutan kemitraan strategis antara SST dan UMC dalam menghadirkan solusi memori non-volatil tertanam (embedded non-volatile memory/eNVM) yang dirancang khusus untuk pengontrol otomotif. Teknologi SuperFlash Gen 4 ini ditujukan untuk memenuhi standar ketat otomotif grade 1, sekaligus memberikan efisiensi biaya dan fleksibilitas desain bagi produsen chip.

Baca Juga: Lepas L8 SUV Premium PHEV Mulai Edar di Indonesia

Menjawab Kebutuhan Pengontrol Otomotif Generasi Baru

Industri otomotif saat ini mengalami transformasi besar menuju kendaraan yang semakin terhubung, cerdas, dan bergantung pada sistem elektronik berperforma tinggi. Pengontrol otomotif berperan penting dalam mengelola berbagai fungsi kendaraan, mulai dari sistem keselamatan, infotainment, hingga manajemen daya.

Dalam konteks tersebut, SST mengembangkan ESF4 bersama UMC untuk meningkatkan performa dan keandalan eNVM yang telah teruji di industri. Dibandingkan solusi eFlash 28nm High-k/Metal-Gate Stack (HKMG) dari foundry lain, ESF4 pada platform UMC 28HPC+ membutuhkan jumlah langkah masking tambahan yang lebih sedikit.

Pendekatan ini memberikan keuntungan nyata bagi pelanggan, baik dari sisi efisiensi manufaktur maupun pengendalian biaya produksi, tanpa mengorbankan standar kualitas otomotif yang ketat. Hal ini menjadi faktor penting bagi produsen chip yang harus menyeimbangkan performa, keandalan, dan skala produksi.

Baca Juga: Chery OMODA E5 Penuhi TKDN 40%, Ditopang Snapdragon Cockpit Platform Gen 3

Transisi dari 40nm ke 28nm untuk Otomotif

SST dan UMC juga menyoroti peluang bagi pelanggan yang saat ini masih memproduksi pengontrol otomotif menggunakan platform ESF3 AG1 40nm. Pelanggan tersebut didorong untuk mulai mengeksplorasi platform ESF4 AG1 28nm sebagai bagian dari transisi ke node proses yang lebih maju.

Peralihan ke node 28nm memungkinkan peningkatan kepadatan sirkuit, efisiensi daya, serta dukungan terhadap fungsi yang lebih kompleks. Bagi industri otomotif, hal ini relevan untuk menjawab kebutuhan kendaraan generasi baru yang mengandalkan pemrosesan data lebih cepat dan pembaruan sistem secara berkala.

Node proses yang lebih kecil juga memberikan ruang bagi integrasi fitur tambahan dalam satu chip, sehingga desain sistem dapat menjadi lebih ringkas dan efisien.

Baca Juga: Peningkatan Penjualan Kendaraan Listrik BYD: dari Q1 2022 hingga Q1 2024

Pernyataan Resmi SST dan UMC

Mark Reiten, Wakil Presiden unit Bisnis Lisensi Microchip, menegaskan bahwa solusi ini dirancang untuk menjawab tuntutan industri otomotif yang semakin kompleks.

“Seiring meningkatnya tuntutan industri otomotif, para pengembang membutuhkan solusi yang mampu meningkatkan efisiensi, mempercepat waktu ke pasar, dan memenuhi standar industri yang ketat. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, UMC dan SST telah menghadirkan solusi AG1 28nm yang andal dan siap digunakan untuk produksi desain pelanggan,” ujar Mark Reiten.

Ia juga menambahkan bahwa UMC merupakan mitra strategis penting dalam pengembangan inovasi SuperFlash. Kolaborasi jangka panjang kedua perusahaan ditujukan untuk menghadirkan solusi yang tidak hanya unggul secara teknis, tetapi juga kompetitif dari sisi ekonomi.

Sementara itu, Steven Hsu, Wakil Presiden Pengembangan Teknologi di UMC, menyoroti relevansi teknologi ini dengan arah perkembangan industri otomotif global.

“Seiring perkembangan industri otomotif menuju kendaraan yang semakin terhubung, otonom, dan bersama, permintaan akan penyimpanan data yang andal serta pembaruan data berkapasitas tinggi terus meningkat. Hal ini mendorong permintaan pelanggan untuk meningkatkan SuperFlash ke proses 28nm,” jelas Steven Hsu.

Menurutnya, integrasi ESF4 ke dalam platform UMC 28HPC+ yang telah digunakan secara luas memungkinkan pelanggan memanfaatkan portofolio model dan IP UMC untuk menjangkau pasar utama, sekaligus meningkatkan penggunaan ke node proses yang lebih maju.

Baca Juga: Cisco Luncurkan Platform Unified Edge untuk AI Terdistribusi

Spesifikasi Kinerja dan Keandalan SuperFlash ESF4

Platform SuperFlash Gen 4 (ESF4) AG1 pada UMC 28HPC+ dirancang untuk memenuhi standar keandalan otomotif yang ketat. Beberapa metrik kinerja dan keandalan utama yang disampaikan SST dan UMC meliputi:

  • Memenuhi kualifikasi AEC Q-100 Grade 1, dengan rentang suhu operasi -40°C hingga +150°C (Tj)
  • Waktu akses baca < 12,5 ns
  • Daya tahan lebih dari 100.000 siklus
  • Retensi data lebih dari 10 tahun pada 125°C
  • Hanya memerlukan ECC 1-bit
  • Kualifikasi makro 32Mb otomotif grade 1 dengan:
    • Nol kegagalan bit tanpa penerapan ECC
    • Yield puncak mencapai 100%

Spesifikasi ini menunjukkan bahwa ESF4 tidak hanya menawarkan performa tinggi, tetapi juga stabilitas jangka panjang yang dibutuhkan untuk aplikasi otomotif, di mana keandalan sistem menjadi faktor krusial.

Baca Juga: Garmin Ekspansi, Ciptakan Teknologi Kabin Kendaraan Berbasis AI Terintegrasi

Mendukung OTA dan Sistem Kendaraan Modern

Pertumbuhan volume pengiriman pengontrol otomotif terus meningkat dari tahun ke tahun, sejalan dengan berkembangnya aplikasi kendaraan yang semakin beragam. Dalam ekosistem ini, integrasi eNVM berperforma tinggi dan tepercaya menjadi kunci untuk menyimpan kode dan data penting di dalam pengontrol.

Solusi ESF4 dari SST pada platform UMC 28HPC+ AG1 dirancang untuk mendukung kebutuhan tersebut, termasuk sistem dengan firmware berkapasitas besar yang memerlukan fleksibilitas pembaruan over-the-air (OTA). Kemampuan OTA menjadi semakin penting bagi produsen kendaraan untuk melakukan pembaruan fitur, perbaikan keamanan, dan peningkatan performa tanpa harus melakukan penarikan fisik kendaraan.

Dengan dukungan terhadap pembaruan data berkapasitas tinggi dan keandalan jangka panjang, ESF4 diposisikan sebagai fondasi penting bagi pengontrol otomotif generasi berikutnya.

Ketersediaan untuk Pelanggan

SST dan UMC menyatakan bahwa platform SuperFlash Gen 4 28nm otomotif grade 1 ini telah tersedia untuk pelanggan. Pihak yang tertarik dengan teknologi SuperFlash dari SST dapat mengakses situs resmi SST atau menghubungi perwakilan penjualan regional untuk informasi lebih lanjut.

Baca Juga: Rancang Kendaraan, Renault Percayakan Platform 3DEXPERIENCE Dassault Systèmes

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU