Friday, 30 January 2026
Selular.ID -

Samsung Siapkan Lapisan Perlindungan Privasi Baru di Galaxy

BACA JUGA

Selular.ID – Samsung Electronics mengumumkan akan segera menghadirkan lapisan perlindungan privasi terbaru pada perangkat smartphone Galaxy. Inovasi ini dirancang untuk melindungi tampilan layar dari pandangan orang di sekitar pengguna, terutama saat perangkat digunakan di ruang publik seperti transportasi umum, lift, maupun area antrean, di mana risiko kebocoran informasi visual kerap terjadi.

Pengumuman tersebut disampaikan Samsung di Jakarta pada 28 Januari 2026, seiring meningkatnya perhatian pengguna terhadap perlindungan data pribadi di perangkat mobile.

Seiring smartphone menjadi semakin terpersonalisasi—menyimpan rutinitas, preferensi, hingga akses ke layanan keuangan—privasi visual dinilai menjadi aspek penting yang belum sepenuhnya terakomodasi oleh fitur keamanan konvensional.

Melalui lapisan perlindungan baru ini, Samsung menargetkan pengalaman penggunaan yang lebih aman tanpa mengorbankan kenyamanan. Pengguna tetap dapat mengetik pesan, memasukkan kata sandi, atau mengakses aplikasi sensitif di ruang publik tanpa khawatir informasi di layar terbaca oleh orang lain yang berada di sekitar.

Lapisan privasi terbaru tersebut dirancang dengan pendekatan fleksibel, memungkinkan pengguna menyesuaikan tingkat perlindungan sesuai kebutuhan masing-masing. Samsung menyebut bahwa setiap orang memiliki standar privasi yang berbeda, sehingga fitur ini tidak dibuat bersifat seragam. Pengguna dapat mengatur proteksi khusus pada aplikasi tertentu maupun pada data yang dianggap sensitif.

Selain itu, pengaturan privasi juga dapat diterapkan pada elemen tertentu di dalam sistem, termasuk notifikasi pop-up yang kerap muncul di layar saat perangkat sedang digunakan. Dengan mekanisme ini, informasi singkat yang biasanya langsung terlihat oleh orang lain dapat dibatasi tampilannya sesuai preferensi pengguna. Seluruh pengaturan tersebut dapat diaktifkan, disesuaikan, atau dimatikan sepenuhnya, sehingga memberikan kontrol personal yang lebih presisi.

Samsung menjelaskan bahwa pengembangan fitur ini telah dilakukan dalam jangka waktu panjang. Selama lebih dari lima tahun, perusahaan mempelajari pola penggunaan smartphone, jenis aktivitas yang dianggap paling pribadi oleh pengguna, serta bagaimana sistem keamanan seharusnya bekerja secara natural dalam kehidupan sehari-hari. Hasil dari proses tersebut adalah kombinasi antara perangkat lunak dan perangkat keras yang dirancang untuk memberikan perlindungan tanpa mengganggu alur penggunaan.

Pendekatan ini melanjutkan strategi Samsung dalam menempatkan keamanan dan privasi sebagai bagian inti dari desain perangkat Galaxy. Selama lebih dari satu dekade, Samsung telah mengembangkan ekosistem keamanan melalui Samsung Knox, platform perlindungan berlapis yang mencakup keamanan tingkat hardware hingga sistem.

Dalam ekosistem tersebut, Knox Vault berfungsi sebagai area terisolasi untuk menyimpan informasi sensitif seperti PIN, kata sandi, dan data biometrik, sementara Knox Matrix menghadirkan perlindungan lintas perangkat dalam satu ekosistem Galaxy. Lapisan perlindungan privasi terbaru ini diposisikan sebagai pelengkap yang memperluas cakupan keamanan, khususnya pada aspek visual yang selama ini masih rentan di ruang publik.

Samsung menegaskan bahwa privasi tidak dapat dipisahkan dari fondasi keamanan yang kuat. Karena itu, pengembangan fitur ini tidak berdiri sendiri, melainkan terintegrasi dengan arsitektur keamanan Galaxy yang sudah ada. Tujuannya adalah menjaga kerahasiaan data pengguna hingga ke detail terkecil, termasuk apa yang terlihat langsung di layar.

Dari perspektif industri, langkah ini mencerminkan pergeseran fokus produsen smartphone yang tidak lagi hanya menitikberatkan perlindungan pada data digital, tetapi juga pada konteks penggunaan sehari-hari. Aktivitas seperti membalas pesan, membuka aplikasi perbankan, atau membaca notifikasi kini sering dilakukan di ruang publik, sehingga risiko privasi tidak selalu berasal dari serangan siber, tetapi juga dari lingkungan sekitar.

Samsung menyampaikan bahwa lapisan perlindungan privasi terbaru ini akan segera tersedia di perangkat Galaxy. Meski belum merinci model dan jadwal peluncuran secara spesifik, perusahaan memastikan bahwa inovasi tersebut menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan dalam menghadirkan pengalaman keamanan yang dapat dirasakan langsung oleh pengguna.

Dengan kehadiran fitur ini, Samsung memperluas definisi privasi pada perangkat mobile, tidak hanya sebatas perlindungan data di dalam sistem, tetapi juga bagaimana informasi tersebut terlindungi saat digunakan dalam situasi nyata sehari-hari. Langkah ini menegaskan posisi Galaxy sebagai perangkat yang dirancang untuk mengikuti dinamika penggunaan modern, di mana mobilitas tinggi berjalan beriringan dengan kebutuhan privasi yang semakin personal.

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU