Sunday, 25 January 2026
Selular.ID -

MacBook Pro 2026 Siap Berubah Total, Pakai Layar OLED dan Bodi Tipis

BACA JUGA

Selular.id – Apple dikabarkan tengah menyiapkan langkah besar untuk lini laptop flagship mereka melalui penyegaran total MacBook Pro pada tahun 2026 mendatang.

Rencana ini disebut-sebut sebagai perubahan desain paling signifikan sejak transisi ke Apple Silicon, dengan fokus utama pada pembaruan teknologi layar dan efisiensi bentuk perangkat.

Informasi yang dihimpun dari laporan Mark Gurman melalui Bloomberg menunjukkan bahwa Apple semula berniat meluncurkan desain baru ini pada 2025.

Namun, tantangan teknis terkait implementasi teknologi layar terbaru memaksa perusahaan yang bermarkas di Cupertino tersebut untuk menggeser jadwal rilis hingga setidaknya akhir 2026 atau awal 2027.

Meski harus menunggu sedikit lebih lama, perubahan yang ditawarkan diprediksi akan mengubah standar laptop profesional di industri.

Poin paling krusial dari pembaruan ini adalah migrasi dari panel mini-LED yang saat ini digunakan menuju teknologi OLED.

Langkah ini bukan sekadar mengikuti tren pasar, melainkan upaya Apple untuk membawa kualitas visual MacBook Pro setara dengan iPad Pro M4 yang baru saja dirilis.

Teknologi Tandem OLED yang diperkirakan akan hadir, menawarkan tingkat kecerahan lebih tinggi, kontras warna yang lebih dalam, serta efisiensi daya yang jauh lebih baik dibandingkan panel LCD konvensional.

Keunggulan teknologi OLED yang tidak memerlukan lampu latar (backlight) tradisional juga memberikan keleluasaan bagi tim desain Apple untuk memangkas ketebalan perangkat.

Apple kabarnya berupaya mengembalikan citra MacBook yang ramping namun tetap bertenaga, mirip dengan filosofi desain “Thinndulgence” yang mereka terapkan pada iPad Pro tertipis saat ini.

Tantangan terbesarnya tentu saja menjaga agar pengurangan ketebalan ini tidak mengorbankan sistem pendinginan yang sangat dibutuhkan oleh pengguna profesional.

Di balik kap mesinnya, MacBook Pro 2026 akan dipersenjatai dengan chip generasi terbaru, yakni keluarga M6. Prosesor ini diperkirakan akan menjadi chip pertama Apple yang diproduksi menggunakan proses fabrikasi 2nm dari TSMC.

Lompatan arsitektur ini menjanjikan peningkatan performa per watt yang substansial, yang secara teori akan memperpanjang daya tahan baterai sekaligus memberikan tenaga komputasi ekstra untuk tugas-tugas berat seperti rendering video 8K atau pemrosesan kecerdasan buatan (AI) yang lebih kompleks.

Selain aspek layar dan performa, rumor yang beredar juga mengisyaratkan adanya perubahan pada elemen estetika layar. Apple disebut-sebut mempertimbangkan untuk menanggalkan desain poni (notch) yang kontroversial dan menggantinya dengan lubang kamera (punch-hole) yang lebih minimalis.

Bahkan, ada spekulasi kuat mengenai hadirnya dukungan layar sentuh (touchscreen) serta konektivitas seluler 5G melalui modem buatan Apple sendiri, sebuah fitur yang selama ini absen dari ekosistem Mac.

Dinamika bisnis Apple dalam beberapa tahun terakhir memang menunjukkan pola siklus pembaruan desain setiap empat hingga lima tahun sekali. Jika merujuk pada desain MacBook Pro saat ini yang diperkenalkan pada 2021, maka jendela peluncuran di 2026 terasa sangat masuk akal secara strategis.

Selama masa tunggu tersebut, Apple kemungkinan masih akan merilis penyegaran internal berupa chip M5 untuk mempertahankan daya saing di pasar.

Bagi para pengguna setia Mac, penantian ini mungkin akan terasa cukup panjang, namun transformasi menuju layar OLED dan desain yang lebih portabel diprediksi akan menjadi alasan kuat untuk melakukan upgrade.

Perpaduan antara efisiensi chip M6 dan kualitas visual OLED diharapkan mampu menjawab kebutuhan kreator konten yang menuntut akurasi warna sempurna dalam perangkat yang mudah dibawa ke mana saja.

Baca juga : MacBook Pro Genap 20 Tahun, Evolusi Laptop Profesional Apple

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU