Saturday, 24 January 2026
Selular.ID -

Lego Rilis Smart Bricks, Pengisian Nirkabel Khusus Sebagai Evolusi Mainan Digital

BACA JUGA

Selular.ID – Lego mengungkap alasan di balik kebutuhan custom wireless charging untuk Smart Bricks, bagian dari inovasi Smart Play yang diperkenalkan di CES 2026.

Dengan tujuan menjaga pengalaman bermain tetap intuitif sekaligus mendukung teknologi baru tanpa mengorbankan keseruan konstruksi klasik.

Strategi Lego menghadirkan Smart Bricks merupakan langkah besar dalam evolusi mainan konstruksi mereka.

Sistem Smart Play mengintegrasikan teknologi canggih seperti chip khusus, sensor, speaker mini, dan jaringan komunikasi internal langsung di dalam balok standar 2×4.

Inovasi ini memungkinkan balok Lego bereaksi terhadap posisi, orientasi, dan interaksi dengan elemen lain dalam set tanpa perlu perangkat tambahan seperti layar, aplikasi, atau hub eksternal.

Tom Donaldson, Head of LEGO’s Creative Play Lab, menjelaskan bahwa sistem pengisian daya yang mereka kembangkan memang sengaja dibuat proprietary atau khusus, bukan mengikuti standar nirkabel umum seperti Qi.

Tujuan utama bukan sekadar untuk memudahkan pengisian baterai, melainkan memastikan Smart Bricks dapat terus menerima daya saat terpasang dalam sebuah bangunan Lego, baik saat dipajang maupun dimainkan.

Sistem Smart Bricks sendiri muncul sebagai tonggak baru bagi Lego, yang sebelumnya fokus pada permainan fisik tradisional.

Pendekatan ini menjadi jembatan antara konstruksi klasik dan interaktivitas digital yang halus.

Menjaga inti identitas brand sambil menjawab tuntutan pengguna modern akan permainan yang lebih responsif.

Mengapa LEGO Memilih Pengisian Nirkabel Khusus
Pengembangan custom wireless charging untuk Smart Bricks bukan keputusan sepele.

Lego menyusun teknologi ini sejak awal program desain Smart Play, sekitar delapan tahun sebelum peluncuran publik.

Pada fase awal pengembangan, solusi off-the-shelf atau teknologi siap pakai yang tersedia di pasaran tidak bisa memenuhi sejumlah kebutuhan unik Lego:

• Pengisian saat terpasang – Brick perlu mengisi daya bahkan ketika terpasang di model atau bangunan tanpa harus dipindahkan.

• Daya melalui struktur brick – Arsitektur Lego memungkinkan daya melewati balok lain di atasnya tanpa gangguan.

• Tanpa kabel, tetap rapi – Fokus Lego adalah menghindari kabel eksternal yang dapat mengganggu estetika atau fleksibilitas bangunan.

Tom Donaldson menegaskan bahwa pendekatan ini sangat penting agar Smart Bricks tetap kompatibel dengan play pattern yang sudah mendarah daging di komunitas Lego.

Pengisian nirkabel ini memberikan kebebasan bagi anak-anak dan kolektor untuk memasukkan elemen teknologi tanpa mengubah cara mereka bermain.

Teknologi yang Mendukung Sistem Smart Play

Smart Play bukan hanya tentang Smart Bricks yang bisa dicas secara nirkabel, tetapi keseluruhan ekosistem yang bekerja secara harmoni:

• Smart Bricks
Mengandung chip khusus, sensor gerak, dan speaker kecil untuk respons interaktif.

• Smart Tags dan Smart Minifigures
Elemen tambahan yang memberi arahan suara dan efek berdasarkan konteks permainan.

• BrickNet
Sebuah jaringan Bluetooth mesh yang memungkinkan beberapa Smart Bricks saling berkomunikasi tanpa aplikasi atau hub.

• Posisi dan orientasi
Teknologi Neighbour Position Measurement (NPM) membantu Smart Bricks mengenali posisi relatif di dalam sebuah susunan balok.

Selain itu, pengisian daya nirkabel menggunakan kumparan internal yang mirip dengan teknologi pada sikat gigi elektrik, tetapi disesuaikan dengan ukuran kecil dan kebutuhan efisiensi sistem Lego.

Pengalaman Main yang Tetap “Seperti Lego”

Salah satu tantangan terbesar Lego adalah membuat teknologi ini terasa natural dan tidak mengubah cara bermain yang sudah dikenal generasi demi generasi.

Dengan pengisian nirkabel khusus, Smart Bricks bisa tetap berada di tempat mereka tanpa harus dibongkar untuk dicas. Ini menjadi penting karena:

• Lego ingin fokus pada kreativitas fisik, bukan pada gadget atau layar.
• Tidak ada aplikasi yang perlu dipasang di ponsel untuk memainkan set Smart Play.
• Sistem bekerja secara lokal tanpa internet, menjaga privasi dan kemudahan penggunaan.

Dengan begitu, pengalaman merakit dan bermain tetap identik dengan Lego klasik — hanya mendapat lapisan interaktivitas tambahan yang halus dan intuitif.

Dampak bagi Pengguna dan Masa Depan Lego
Peluncuran Smart Bricks dengan pengisian nirkabel khusus menunjukkan bagaimana Lego bergerak ke arah permainan yang lebih hidup tanpa mengorbankan nilai inti mereka.

Strategi ini memberi dampak berikut:
• Pengalaman bermain baru — Balok Lego kini bisa memberikan suara, cahaya, dan interaksi berdasarkan bagaimana dan di mana mereka ditempatkan.

• Kompatibilitas luas — Smart Bricks masih bisa dipadukan dengan set Lego yang sudah ada, membuka peluang ekspansi kreatif.

• Ekosistem berkembang — Lego dapat memperluas Smart Play ke tema lain di luar seri awal Star Wars yang diluncurkan pada 1 Maret 2026.

Baca Juga:Lego Akan Bangun Studio Gim Sendiri, Libatkan 1.800 SDM Pengembang

Di sisi lain, keputusan menggunakan solusi nirkabel hukum sendiri juga menunjukkan komitmen Lego terhadap kualitas pengalaman main, alih-alih sekadar mengikuti tren teknologi umum.

 

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU