Saturday, 24 January 2026
Selular.ID -

Google Search Kini Lebih Pintar: Personal Intelligence Hadir di AI Mode

BACA JUGA

Selular.ID – Google resmi memperluas fitur Personal Intelligence ke AI Mode di Google Search untuk memberikan hasil pencarian yang lebih personal dan relevan.

Memanfaatkan data dari Gmail dan Google Photos secara opt-in kepada pelanggan Google AI Pro dan AI Ultra di Amerika Serikat sejak 22 Januari 2026.

Fitur ini memungkinkan pengalaman pencarian yang lebih kontekstual dan disesuaikan dengan kebutuhan individu pengguna.

Sebelumnya, Personal Intelligence lebih dulu diperkenalkan pada aplikasi Gemini AI sebagai fitur beta yang menghubungkan berbagai layanan Google seperti Gmail, Google Photos, YouTube, dan Search untuk memahami konteks pengguna lebih dalam.

Menurut pernyataan resmi Google Search, Personal Intelligence dirancang tidak hanya untuk memadukan hasil pencarian global.

Tetapi juga menggabungkan pemahaman terhadap data pribadi yang dipilih pengguna.

Ini berarti pengguna tidak perlu menjelaskan preferensi atau rencana mereka pada setiap pencarian.

Karena AI Mode kini dapat menarik informasi seperti jadwal perjalanan dari email atau momen favorit dari foto untuk menyusun jawaban yang lebih sesuai.

Apa Itu Personal Intelligence di AI Mode?
Personal Intelligence adalah kemampuan lanjutan dalam AI Mode yang memanfaatkan konteks dari data pengguna jika diizinkan secara eksplisit (opt-in).

Fitur ini bekerja dengan:
• Mengakses Gmail untuk memahami hal seperti pemesanan hotel, tiket, atau preferensi yang tersimpan dari email konfirmasi.

• Menggunakan Google Photos untuk melihat konteks visual, misalnya lokasi atau aktivitas favorit berdasarkan foto yang pernah diambil.

• Menggabungkan data dengan hasil pencarian web untuk menyuguhkan saran yang lebih personal.

Dengan cara ini, AI Mode dapat memberikan rekomendasi yang terasa lebih akurat dan relevan.

Misalnya, saat Anda mencari rekomendasi kegiatan liburan, sistem AI bisa secara otomatis menampilkan saran berdasarkan rencana perjalanan yang telah Anda simpan di email atau mengenali lokasi favorit dari foto liburan sebelumnya.

Fitur ini hadir sebagai bagian dari program Google Labs, artinya masih dalam tahap percobaan (experimental) dan hanya tersedia untuk akun pribadi yang berlangganan paket AI Pro atau AI Ultra, serta opt-in oleh pengguna.

Cara Mengaktifkan Personal Intelligence di AI Mode
Untuk saat ini, pengguna yang memenuhi syarat dapat mengaktifkan Personal Intelligence melalui pengaturan AI Mode di Google Search:

1. Buka Google Search di perangkat Anda.
2. Masuk ke profil pengguna dan pilih Search personalization.
3. Arahkan ke Connected Content Apps untuk melihat opsi integrasi dengan Gmail dan Google Photos.
4. Pilih aplikasi yang ingin Anda hubungkan untuk pengalaman yang lebih personal.

Pengguna selalu memiliki kendali penuh terhadap data yang digunakan, termasuk pilihan untuk memutus koneksi kapan saja.

Google menegaskan bahwa data tersebut tidak digunakan untuk melatih model AI secara langsung, melainkan semata-mata dipakai sebagai konteks untuk menjawab pertanyaan dalam AI Mode.

Batasan dan Kendala Privasi
Walaupun Personal Intelligence menjanjikan hasil pencarian yang lebih personal, Google tetap menempatkan privasi dan kontrol pengguna sebagai prioritas.

Data dari Gmail atau Google Photos hanya akan digunakan jika pengguna secara eksplisit mengizinkan (opt-in).

Selain itu, meskipun fitur ini dapat memberikan saran kontekstual yang lebih canggih, Google juga menegaskan bahwa sistem tidak sempurna dan masih dapat melakukan penafsiran yang kurang akurat.

Pengguna dapat memberikan feedback atau mengubah setting untuk meningkatkan relevansi jawaban.

Fokus awal peluncuran adalah pengguna di Amerika Serikat dengan paket berlangganan tertentu.

Namun Google berencana memperluas akses ke lebih banyak negara dan mungkin juga ke opsi gratis di masa depan.

Implikasi Bagi Pengalaman Pencarian
Perluasan Personal Intelligence ke AI Mode menunjukkan arah baru pengalaman pencarian yang semakin menggabungkan kecerdasan buatan dengan konteks kehidupan nyata pengguna.

Ini bukan lagi sekadar pencarian berdasarkan kata kunci, melainkan pencarian yang mengerti “siapa Anda dan apa yang Anda lakukan”.

Dampaknya bisa terasa di berbagai skenario:
• Perencanaan perjalanan jadi lebih mulus tanpa perlu memasukkan ulang detail yang sama.

• Rekomendasi gaya hidup yang disesuaikan dapat muncul berdasarkan pola aktivitas atau preferensi.

• Pencarian kompleks jadi lebih cepat karena AI Mode bisa memahami konteks dari data pribadi pengguna.

Baca juga:Google Search Live Rilis AI Multimodal Real-time

Namun, fitur ini juga membuka diskusi tentang batasan penggunaan data pribadi dalam sistem pencarian pintar, terutama di luar AS bila diperluas ke pasar global.

 

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU