Selular.ID – Xiaomi 18 dilaporkan tengah dipersiapkan sebagai smartphone flagship generasi berikutnya dengan peningkatan signifikan pada sektor kamera dan keamanan biometrik, berdasarkan bocoran yang beredar dari rantai pasok industri dan dikutip media teknologi internasional.
Perangkat ini disebut akan membawa kamera periskop dengan kemampuan zoom jarak jauh serta sensor sidik jari ultrasonik generasi terbaru, menyasar segmen premium global.
Informasi awal menunjukkan Xiaomi 18 tidak hanya difokuskan pada peningkatan spesifikasi, tetapi juga diarahkan sebagai pesaing serius bagi smartphone kelas atas dari merek lain, termasuk lini flagship Samsung dan produsen Tiongkok lain yang agresif di inovasi kamera.
Langkah ini sejalan dengan strategi Xiaomi dalam beberapa tahun terakhir yang konsisten mendorong citra premium melalui seri bernomor mereka.
Hingga kini, Xiaomi belum memberikan pernyataan resmi terkait keberadaan maupun detail spesifikasi Xiaomi 18.
Namun, pola peluncuran dan konsistensi roadmap produk membuat bocoran ini dinilai relevan sebagai gambaran awal arah pengembangan flagship Xiaomi berikutnya.
Kamera Periskop Jadi Fokus Utama
Salah satu sorotan utama dari bocoran Xiaomi 18 adalah kehadiran kamera periskop. Teknologi ini memungkinkan kemampuan zoom optik jarak jauh tanpa mengorbankan ketebalan bodi secara signifikan.
Kamera periskop bekerja dengan sistem lensa horizontal di dalam bodi, berbeda dengan kamera konvensional yang disusun vertikal.
Xiaomi sebelumnya telah mengadopsi teknologi serupa pada model Ultra di beberapa generasi. Namun, jika bocoran ini akurat, Xiaomi 18 versi reguler berpotensi membawa fitur yang selama ini eksklusif di varian tertinggi.
Ini menandakan upaya Xiaomi untuk meratakan fitur kamera premium ke segmen flagship yang lebih luas.
Kemampuan zoom periskop sangat relevan bagi pengguna yang membutuhkan fleksibilitas fotografi, mulai dari pemotretan jarak jauh hingga dokumentasi profesional.
Di pasar Indonesia, fitur kamera masih menjadi salah satu faktor penentu keputusan pembelian smartphone kelas atas.
Sensor Sidik Jari Ultrasonik Generasi Baru
Selain kamera, Xiaomi 18 juga dikabarkan akan dibekali sensor sidik jari ultrasonik. Berbeda dengan sensor optik yang memanfaatkan cahaya untuk membaca sidik jari, teknologi ultrasonik menggunakan gelombang suara untuk memetakan detail sidik jari secara tiga dimensi.
Keunggulan utama sensor ultrasonik terletak pada tingkat akurasi dan keamanannya, termasuk kemampuan membaca sidik jari meski dalam kondisi jari basah atau berminyak.
Teknologi ini juga umumnya memiliki area pemindaian yang lebih luas, sehingga meningkatkan kenyamanan penggunaan sehari-hari.
Jika benar diterapkan, Xiaomi 18 akan sejajar dengan flagship premium lain yang lebih dulu mengadopsi sensor ultrasonik. Ini sekaligus menunjukkan fokus Xiaomi pada aspek keamanan biometrik, bukan hanya performa dan kamera.
Posisinya di Kelas Flagship Premium
Bocoran tersebut juga menyebutkan bahwa Xiaomi 18 diproyeksikan menjadi rival langsung perangkat flagship lain di kelas atas, termasuk model yang mengedepankan kamera dan efisiensi daya.
Xiaomi tampaknya ingin menegaskan posisi seri bernomor sebagai alternatif flagship Android dengan fitur lengkap namun tetap kompetitif dari sisi harga.
Dalam beberapa tahun terakhir, Xiaomi secara bertahap menaikkan standar kualitas material, optimalisasi kamera melalui kolaborasi dengan merek optik, serta peningkatan pengalaman perangkat lunak.
Xiaomi 18 diperkirakan akan melanjutkan tren ini, dengan fokus pada keseimbangan antara performa, kamera, dan fitur premium.
Strategi ini penting mengingat persaingan di segmen flagship semakin ketat, terutama di pasar Asia yang sensitif terhadap nilai dan spesifikasi. Xiaomi perlu menawarkan diferensiasi nyata agar tetap relevan di tengah dominasi merek mapan.
Potensi Spesifikasi Lain yang Mengiringi
Meski bocoran utama menyoroti kamera dan sensor biometrik, Xiaomi 18 hampir dipastikan akan membawa peningkatan di sektor lain.
Berdasarkan pola generasi sebelumnya, perangkat ini kemungkinan akan ditenagai chipset flagship terbaru pada masanya, dipadukan dengan RAM dan penyimpanan berkecepatan tinggi.
Layar AMOLED dengan refresh rate tinggi juga hampir menjadi standar di kelas ini, termasuk dukungan resolusi tinggi dan tingkat kecerahan optimal untuk penggunaan luar ruangan.
Dari sisi baterai, Xiaomi biasanya menyeimbangkan kapasitas besar dengan teknologi pengisian cepat, baik melalui kabel maupun nirkabel.
Namun, hingga ada konfirmasi resmi, detail spesifikasi ini masih bersifat spekulatif. Xiaomi dikenal cukup fleksibel dalam menghadirkan varian berbeda untuk pasar tertentu, termasuk Tiongkok, Eropa, dan Asia Tenggara.
Konteks Strategi Xiaomi Secara Global
Bocoran Xiaomi 18 muncul di tengah upaya Xiaomi memperkuat posisi globalnya sebagai produsen teknologi menyeluruh, bukan sekadar pembuat smartphone terjangkau.
Investasi pada riset kamera, sensor, dan pengalaman pengguna menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan.
Di Indonesia, Xiaomi memiliki basis pengguna yang besar dan loyal, terutama di segmen menengah.
Kehadiran flagship dengan fitur kelas atas berpotensi memperluas portofolio pengguna ke segmen premium, sekaligus meningkatkan citra merek secara keseluruhan.
Jika Xiaomi 18 benar-benar membawa kamera periskop dan sensor ultrasonik ke versi non-Ultra, langkah ini bisa memengaruhi standar fitur flagship Android di tahun peluncurannya.
Produsen lain mau tidak mau harus merespons dengan inovasi serupa atau strategi harga yang lebih agresif.
Pada akhirnya, bocoran ini menggambarkan arah pengembangan Xiaomi 18 sebagai flagship yang menitikberatkan pada fotografi dan keamanan biometrik.
Baca Juga:Xiaomi Wujudkan Mimpi ke Tanah Suci Melalui Redmi 15
Meski detail resmi masih dinantikan, indikasi awal tersebut menunjukkan Xiaomi tetap konsisten mendorong batas fitur di kelas atas, sejalan dengan ambisinya di pasar global dan Indonesia.




