Minggu, 30 November 2025
Selular.ID -

Raja HP Kembali ke Tahta Pasar Smartphone Indonesia Kuartal III 2025

BACA JUGA

[adrotate banner="10"]

Selular.id – Samsung berhasil merebut kembali posisi puncak pasar smartphone Indonesia pada kuartal III-2025, menggeser dominasi merek China yang sebelumnya menguasai persaingan.

Laporan terbaru Counterpoint Research menunjukkan produsen asal Korea Selatan ini mencatat lonjakan pengiriman hingga 30% secara tahunan (YoY), mengerek pangsa pasar dari 17% menjadi 20%.

Ridwan Kusuma, Research Associate Counterpoint Research, mengonfirmasi bahwa pasar smartphone Indonesia secara keseluruhan tumbuh solid 12% YoY pada kuartal ketiga 2025.

“Market smartphone Indonesia tumbuh sekitar 12% pada Q3 2025. Pertumbuhan ini dipengaruhi oleh adopsi Gen AI, semakin banyaknya smartphone 5G yang makin terjangkau, serta meningkatnya indeks kepercayaan konsumen,” ujar Ridwan yang dikutip Selular.id.

Analisis Counterpoint menunjukkan kombinasi peningkatan permintaan dan pergeseran perilaku pengguna menjadi faktor kunci yang mengembalikan Samsung ke singgasana.

[adrotate banner="10"]

Konsumen Indonesia semakin mengandalkan perangkat cerdas untuk kebutuhan kerja hingga hiburan, menciptakan dinamika baru dalam persaingan pasar smartphone nasional.

Kinerja Merek dan Pergeseran Pangsa Pasar

Selain Samsung, Infinix menjadi sorotan positif lainnya dengan pertumbuhan luar biasa 45% YoY.

Merek yang populer di segmen entry-level ini berhasil meningkatkan pangsa pasar dari 9% menjadi 12%, memperkuat posisinya sebagai pemain penting di pasar smartphone Indonesia.

Kinerja Infinix ini semakin mengukuhkan tren HP murah dan menengah sebagai andalan pasar seperti yang terlihat dalam perkembangan sebelumnya.

Di sisi lain, beberapa vendor China mengalami perlambatan kinerja. Xiaomi mencatat pertumbuhan pengiriman hanya 5% YoY, dengan pangsa pasar turun dari 19% menjadi 17%.

Oppo hanya mampu membukukan peningkatan tipis 1% YoY, sementara pangsa pasarnya melemah dari 18% menjadi 16%.

Vivo mengalami tekanan paling berat dengan penurunan pengiriman -6% YoY yang membuat pangsa pasar menyusut dari 17% menjadi 14%.

Faktor Pendongkrak Pertumbuhan Pasar

Tingginya minat pada perangkat entry-level menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan pasar smartphone Indonesia yang mencapai 12% YoY.

Fenomena ini sejalan dengan laporan sebelumnya tentang pasar smartphone Indonesia yang tumbuh 12% dengan Samsung merebut posisi Xiaomi, menunjukkan konsistensi tren dalam beberapa kuartal terakhir.

Adopsi fitur AI (Gen AI) dan semakin terjangkaunya perangkat 5G juga berkontribusi signifikan terhadap pertumbuhan pasar.

Konsumen Indonesia semakin cerdas dalam memilih smartphone yang tidak hanya memenuhi kebutuhan dasar, tetapi juga menawarkan teknologi mutakhir dengan harga kompetitif.

Perubahan perilaku ini mendorong vendor untuk lebih agresif dalam menghadirkan inovasi di semua segmen pasar.

Pergeseran ini terjadi dalam konteks persaingan yang semakin ketat, di mana berbagai merek terus memperkuat strategi mereka.

Seperti yang terungkap dalam strategi Xiaomi untuk kuasai pasar smartphone Indonesia, setiap pemain terus berinovasi untuk memenangkan persaingan.

Dengan kombinasi peningkatan permintaan dan pergeseran perilaku pengguna, peta persaingan smartphone nasional kembali berubah.

Kembalinya Samsung ke posisi puncak menandai babak baru dalam persaingan pasar smartphone Indonesia yang terus dinamis dan penuh kejutan.

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU