Selasa, 21 Mei 2024
Selular.ID -

Wallet Crypto & Lending Miliki Potensi Masa Depan di Industri Web3 Indonesia

BACA JUGA

Selular.ID – Piintu menggelar episode keempat Buidlrs Lounge, dengan menggandeng ETH Indonesia. gelaran ini didasari perkembangan crypto khususnya Web3 di Asia yang tumbuh kian pesat dengan munculnya banyak tech innovation yang mampu menarik banyaknya investasi dengan nilai yang fantastis.

Bahkan pertumbuhan nilai investasi di Asia Tenggara meningkat hingga 73%. Menurut laporan tersebut, ke depan diperkirakan nilai investasi pada sektor Web3 di Asia akan mencapai triliun dolar

Dikutip dari Nasdaq, investasi pada industri teknologi di tahun 2022 mencapai $146 miliar yang tersebar di Tiongkok, India, dan Asia Tenggara..

Sehingga besarnya peluang pertumbuhan Web3 di Indonesia perlu diwadahi dengan tempat yang dapat menyatukan berbagai pemain dari developer, investor, founder, dan user.

Timothius Martin (Timo), Chief Marketing Officer PINTU mengungkapkan Pintu melihat bagaimana pertumbuhan Buidlrs yang awalnya hanya dihadiri oleh 30 sampai 40 peserta, hingga dapat mencapai 250 peserta yang hadir.

Antusiasme ini menjadi tanda positif bahwa perkembangan Web3 terus berjalan ke arah yang lebih masif dan menjadi substansial.

Baca Juga:Diunduh 6 Juta, Pintu Siap Dorong Adopsi dan Investasi Crypto Indonesia

Penyelenggaran kegiatan ini juga tidak lepas dari peran para sponsor antara lain Bank Rakyat Indonesia (BRI), Saison Capital, Ethereum Foundation, dan AWS yang memberi dukungan dan kontribusi nyata untuk kemajuan industri Web3,”

“Buidlrs menjadi sebuah jembatan bagi investor, regulator, developer, hingga user, untuk berjejaring, berkolaborasi, dan membuat kesepakatan penting terkait bagaimana potensi ekosistem crypto dan Web3 yang akan tumbuh pesat sehingga mendorong banyaknya model bisnis Web3 yang menarik yang dapat memberikan dampak positif bagi penggunanya,” tutur Timo.

Wallet Crypto & Lending Miliki Potensi Masa Depan di Industri Web3 Indonesia
Wallet Crypto & Lending Miliki Potensi Masa Depan di Industri Web3 Indonesia

Lawrence, CEO NOBI menyampaikan pandangannya terkait model bisnis Web3 yang memiliki potensi di Indonesia, menurutnya, masih banyak sekali potensi yang bisa digali untuk market Web3 misalnya wallet global seperti Metamask, Trust Wallet, Uniswap.

Mungkin wallet ini membutuhkan solusi lokal yang sifatnya macam-macam seperti lokalisasi bahasa atau mungkin fitur-fitur khusus untuk orang Indonesia.

“Saya pikir itu adalah sesuatu yang menarik untuk dipecahkan dan bisa menjadi gerbang menuju Web3,” tutur Lawrence.

Mario Bernardi dari Pyth Network menambahkan, salah satu peluang besar yang belum tergarap di Indonesia menurutnya integrasi pada real-world assets (RWA) terutama di bidang lending (pinjaman).

Melihat tren pada kesuksesan pinjaman berbasis business-to-consumer (B2C) di dunia Web2 yang sangat mencolok dengan pertumbuhan yang sangat signifikan hingga mencapai apa yang disebut dengan ‘banking the unbanked’, yang mampu meningkatkan inklusi keuangan dan akses pasar keuangan lebih luas.

“Mungkin akan sangat menarik bagi para developer Web3 di Indonesia untuk bisa meniru kesuksesan yang dicapai oleh pemain di dunia Web2. Use-cases RWA menurut saya bisa menjadi salah satu sektor terpenting dalam lanskap dan ekosistem Web3 Indonesia,”harapnya.

Potensi Web3 di Indonesia masih terbuka lebar. Berdasarkan laporan yang dikeluarkan oleh Xangle, platform data crypto dari Korea Selatan bekerja sama dengan Tiger Research tentang pasar Web3 di Indonesia ditemukan bahwa dari segi infrastruktur Web3 di Indonesia baru memasuki tahap awal.

Secara khusus bahkan pengembangan infrastruktur seperti Layer 1/2 dan wallet masih minim.

Meski begitu, menurut data yang dirilis oleh Github, pemerintah bersama dengan pelaku usaha berupaya mendorong perkembangan developer Web3 di Indonesia dengan mengadakan program pendidikan dan pelatihan untuk menciptakan banyak developer di Indonesia.

Tercatat upaya tersebut membuahkan hasil di mana pada tahun 2022 ada pertumbuhan sebesar 36% dibandingkan tahun 2023 tentang peningkatan jumlah developer di Indonesia.

Baca Juga:Fitur Limit Order dan Auto DCA di Aplikasi Pintu Mudahkan User Lakukan Perdagangan Kripto

“Bagi para developer Web3 di Indonesia, mulailah membangun koneksi sejak dini, jalin jaringan lebih luas dengan hadir di berbagai acara konferensi seperti Buidlrs dan mulai berinteraksi dengan founder dan key players di industri crypto,” ujar Mario.

 

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU