Stephen Elop, Sang Penghancur Nokia Malah Dapat Bonus Rp378 Miliar

Lebih aneh lagi, Stephen Elop pada waktu itu justru mendapatkan bonus luar biasa besar saat Microsoft membeli Nokia.

Ia berhak mendapat bayaran 18 bulan gaji dan bonus insentif senilai USD 5,7 juta.

Dia juga mendapat bagian saham bernilai USD 19,7 juta.

Secara keseluruhan, bayaran yang dia terima yakni sekitar USD 25,4 juta.

Angka yang menggiurkan ini menimbulkan kontroversi, terutama reaksi kemarahan di negeri asal Nokia, Finlandia.

Salah satunya datang dari Menteri Ekonomi Finlandia Jan Vapaavuori.

“Saya sulit memahami manfaat bonus ini,” ujarnya saat itu.

Publik menilai Elop tak pantas mendapatkan bonus tinggi dari hasil menjual Nokia.

Padahal seperti diketahui, Nokia adalah perusahaan menjadi ikon rakyat Finlandia.

Untuk meredakan kontroversi, Nokia kemudian membujuk Stephen Elop menerima kompensasi bonus yang sudah berkurang nilainya.

Namun menurut surat kabar Finlandia Helisingin Sanomat, Elop menolaknya dikarenakan dia sedang dalam proses bercerai dengan istrinya.

Alasannya, berdasarkan aturan hukum di Finlandia, istri Elop berhak menerima setengah dari kompensasi senilai USD 25 juta yang Nokia hadiahkan kepadanya.

Kemudian terkuak bahwa Microsoft membayar 70% bayaran Elop itu, sisanya Nokia yang menanggungnya.

Selain itu, Elop tidak kehilangan pekerjaan.

Microsoft memintanya untuk menjadi kepala divsisi ponsel Nokia.

Pada tahun 2015, Elop ikut kena PHK ketika bisnis ponsel Nokia gagal dan Microsoft tidak melanjutkannya.

Dia sendiri pernah membantah sebagai kuda troya yang Microsoft utus untuk menghancurkan Nokia.

“Kami tidak bisa melihat bagaimana caranya Symbian bisa masuk pada level kompetitif melawan misalnya iPhone, yang rilis tiga tahun sebelumnya,” kata Elop.

Elop juga mempertahankan keputusannya melenyapkan Symbian dan mengadopsi Windows Phone.

“Sedangkan mengenai isu Trojan horse itu, saya sungguh hanya bekerja untuk keuntungan para pemegang saham Nokia,” ujar Elop

“Sebagai tambahan, seluruh keputusan bisnis dan strategi yang fundamental dilakukan dengan dukungan dan persetujuan dewan direksi Nokia,” tutupnya.