3 Alasan Bill Gates Ogah Investasi Bitcoin Maupun Kripto

Kedua, selain soal konsumsi listrik, anonimitas dari Bitcoin juga Gates persoalkan.

Menurut pendiri Microsoft ini, anonimitas ini menjadikan Bitcoin kerap pelaku kejahatan gunakan.

Misalnya untuk membeli narkoba, melakukan pencucian uang, penggelapan pajak, dan pendanaan teroris.

Alasan ketiga yang membuat Gates tidak menaruh hati pada Bitcoin ialah karena harganya yang sangat fluktuatif.

Ia berpendapat hal ini dapat memengaruhi para investor yang notabene tidak memiliki dana cadangan yang cukup.

Harga Bitcoin memang dilaporkan mengalami tren kenaikan selama 2021.

Bahkan, Bitcoin sempat mencapai harga tertinggi pada Oktober 2021, dengan harga 66.000 dollar AS atau sekitar Rp 931 juta per keping.

Namun, sejak Oktober 2021 hingga Mei 2022 ini, harga Bitcoin terus menunjukkan tren penurunan.

Berdasarkan data di situs CoinDesk, harga Bitcoin kini anjlok ke level 28.993 dollar (setara Rp 422 juta) per keping, pada perdagangan Jumat (27/5/2022).

Pada pertengahan Mei lalu, harga aset kripto Terra (LUNA) juga anjlok drastis hingga hampir 90 persen.

Pantauan Selular, harga token Luna tinggal 0,000126 dollar AS atau Rp 1,8 (1,8 perak).

Padahal, pada April 2022, Terra Luna sempat mencapai harga tertinggi senilai 119 dollar AS (Rp 1,7 juta) per keping koin.