Saturday, August 15, 2020
       
Home News Market Update Tren Internet Indonesia: Game Mobile Kian Diminati

Tren Internet Indonesia: Game Mobile Kian Diminati

-

Jakarta, Selular.ID – Riset WeAreSocial menunjukkan pengguna internet di Indonesia mencapai 175,4 juta pada Januari 2020, atau meningkat 25 juta (+17%) dari tahun 2019, dengan penetrasi mencapai 64%.

Sementara pengguna media sosial mencapai 160,0 juta pada Januari 2020, atau naik 12 juta (+8,1%) antara April 2019 dan Januari 2020 dengan tingkat penetrasi mencapai 59%.

Sementara untuk koneksi seluler di Indonesia telah mencapai 338,2 juta, bertambah 15 juta (+4,6%) dibandingkan tahun lalu, dengan penetrasi 124% dari total populasi.

Lebih rinci, riset WeAreSocial juga menunjukkan lebih dari separuh (57%) pengguna internet di Indonesia menggunakan smartphone untuk bermain game.

Merespons tren tersebut, Xiaomi memilih untuk menggunakan chipset gaming pada dua perangkat smartphone mid-range terbarunya, yaitu Redmi Note 9 dan Redmi Note 9 Pro. Redmi Note 9 Pro datang membawa chipset Qualcomm Snapdragon 720G, sementara Redmi Note 9 membawa chipset terbaru dari MediaTek, yaitu Helio G85.

Country Director Xiaomi Indonesia Alvin Tse mengungkapkan pandangannya tentang chipset gaming dan alasan Xiaomi memilih menggunakan chipset gaming pada smartphone terbarunya. “Untuk kemampuan gaming, Snapdragon 720G menghadirkan permainan game HDR yang mulus, permainan warna dan kontras yang dinamis, penampilan game yang realistis dan imersif, serta suara tersinkronisasi berkualitas tinggi dengan Qualcomm aptX Adaptive.”

Selain itu, chipset ini juga mendukung kemampuan perekaman video 4K yang salah satunya ada di Redmi Note 9 Pro. Chipset ini juga membawa penghematan daya dan peningkatan kinerja dengan proses teknologi 8nm.

“Secara keseluruhan Qualcomm SnapdragonTM 720G memang sangat cocok untuk mendukung fitur-fitur dalam Redmi Note 9 Pro. Dibandingkan seri sebelumnya, yaitu Snapdragon 712, chipset ini membawa peningkatan performa CPU single-core hingga 40% dan CPU multi-core hingga 16%, GPU hingga 14%, dan AI hingga 115%,” lanjut Alvin.

Dalam seri terbarunya, Xiaomi juga menggandeng MediaTek sebagai prosesor pada Redmi Note 9, menjadikan smartphone ini yang pertama memakai MediaTek Helio G85 di Indonesia.

Chipset ini membawa GPU Arm Mali-G52 dengan kecepatan maksimal 1GHz dan peningkatan HyperEngine untuk pengalaman bermain game yang luar biasa dan tanpa hambatan. Selain teknologi HyperEngine-nya, Helio G85 juga membawa peningkatan performa AI pada kamera seperti pengenalan objek (Google Lens), album foto pintar, scene detection, penghapusan latar belakang, hingga peningkatan foto bokeh.

Tak hanya itu, MediaTek Helio G85 juga mendukung smartphone dengan konfigurasi kamera yang beragam seperti wide-angle dan macro dengan resolusi sensor utama hingga 48MP. Oleh karena itu, chipset ini menjadi pendukung sempurna untuk Redmi Note 9 yang memiliki konfigurasi empat kamera belakang, yaitu lensa utama 48MP, lensa ultra-wide angle 8MP, lensa bokeh 2MP dan depth sensor 2MP.

“Kami senang bisa bekerja sama dengan MediaTek untuk membawa chipset ini untuk pertama kalinya ke pasar Indonesia. Secara keseluruhan, chipset ini membawa peningkatan performa pengolahan grafis (GPU) hingga 32 persen dan CPU sebesar 22 persen dibandingkan chipset di seri Redmi sebelumnya, yaitu Redmi Note 8,” ungkap Alvin.

Xiaomi yakin ke depannya chipset gaming akan semakin menjadi bagian dari tren smartphone di Indonesia dan negara-negara lainnya.

Upcoming Event

Upcoming Event

Latest