Tuesday, July 14, 2020
       
Home News E-Commerce Shopee: Tren Belanja Online di New Normal

Shopee: Tren Belanja Online di New Normal

-

Jakarta, Selular.ID – Shopee menyoroti perubahan besar pada kecenderungan masyarakat dalam berbelanja online. Penjual dan mitra brand pun turut beradaptasi dengan new normal ini.

Handhika Jahja, Direktur Shopee Indonesia mengatakan, “Semenjak physical distancing jadi kebiasaan penting yang diterapkan di kehidupan kita, kami melihat adanya perubahan yang disebabkan; terutama penyesuaian cara berbelanja untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.”

“Pembelian makanan dan bahan makanan, khususnya, kini dilakukan secara online karena konsumen menemukan kenyamanan tersendiri untuk melengkapi kebutuhannya melalui e-commerce,” sambungnya.

Berikut adalah 4 tren utama yang ditemukan oleh Shopee untuk pasar makanan dan kebutuhan bahan makanan di Indonesia:

1. Konsumen beralih ke platform online untuk membeli produk makanan

Masyarakat Indonesia memilih e-commerce sebagai kanal untuk membeli makanan dan bahan makanan, tren ini ditandai oleh:

  • Belanja makanan kini lebih banyak dilakukan secara online: Shopee melihat adanya peningkatan 4 kali lipat pada jumlah pengguna yang melakukan pembelian produk makanan secara berulang dalam sebulan.
  • Orang berbelanja makanan sepanjang waktu: E-commerce menawarkan kemudahan bagi para penggunanya untuk berbelanja makanan kapan saja. Hal ini ditunjukkan oleh aktivitas belanja yang tetap tinggi sepanjang minggu, di mana jumlah kunjungan memuncak paling tinggi pada hari Senin, Selasa, dan Jumat.

Shopee

2. Belanja makanan dan bahan makanan berevolusi seiring berjalannya waktu untuk beradaptasi dengan pandemi COVID-19

Masyarakat juga membeli lebih banyak ragam makanan secara online karena perubahan gaya hidup di tengah ditetapkannya physical distancing di masa pandemi COVID-19:

  • Permintaan tinggi untuk makanan kaleng di bulan Maret: Imbauan pemerintah untuk tidak keluar rumah membuat masyarakat bersiap dengan persediaan makanan siap saji di rumah. Hal ini tercermin dengan meningkatnya permintaan makanan kaleng sebanyak 7 kali lipat di Shopee pada bulan Maret.
  • Lebih banyak produk makanan “offline” yang dibeli secara online: Masyarakat Indonesia menjadi lebih nyaman dan percaya membeli makanan dan bahan makanan secara online dengan adanya imbauan physical distancing yang berlanjut. Masyarakat kini membeli lebih banyak jenis makanan secara online, termasuk produk-produk yang biasanya dibeli secara offline. Pada bulan April, permintaan untuk makanan segar tumbuh 11 kali lipat di Shopee.
  • Produk paling populer: kecap asin, beras, gula kemasan, kopi instan, daging potongan, dan kebab frozen.

3. Pria dan konsumen di luar Jakarta jadi pembeli makanan paling aktif secara online

Pembelian produk makanan secara online kini telah menjadi rutinitas. Shopee telah mengamati adanya peningkatan aktivitas belanja yang signifikan untuk pengguna laki-laki dan pengguna yang berada di luar Jakarta:

  • Lonjakan permintaan bahan makanan di luar Jakarta: Konsumen di luar Jakarta juga melihat e-commerce sebagai kanal utama untuk mengakses makanan dan bahan makanan karena adanya pembatasan mengunjungi toko offline. Di Shopee, aktivitas belanja makanan dari daerah di luar Jakarta meningkat 3 kali dalam beberapa bulan terakhir.
  • Pria lebih sering berbelanja bahan makanan dan memasak: Aktivitas berbelanja makanan pria meningkat hingga 6 kali lipat jika dibandingkan tahun 2019.

4. Mitra brand dan penjual melakukan digitalisasi dengan Shopee, sebagai cara baru untuk menjual makanan secara online

Mitra brand dan penjual beradaptasi dengan perubahan kebiasaan masyarakat dengan memperluas bisnisnya melalui Shopee. Mereka menawarkan produk makanan yang lebih beragam dan menggunakan cara baru untuk berjualan secara online:

  • Menawarkan lebih banyak pilihan dan variasi: Shopee telah melihat pertumbuhan yang stabil pada jumlah mitra brand dan penjual yang menawarkan produk makanan mereka secara online, di mana ini memberikan lebih banyak pilihan bagi pembeli. Di Shopee, variasi produk naik dua kali lipat dari tahun 2019.
  • Menggunakan cara baru untuk menjual makanan secara online: Mitra brand dan penjual menggunakan live streaming untuk menjual produk makanan lebih efektif. Dalam beberapa bulan terakhir, Shopee Live telah menjadi alat vital bagi penjual untuk menjajakan produk terbarunya baru dan memastikan kualitas produk terjamin secara langsung (real time), mendorong peningkatan penjualan rata-rata 3,5 kali lipat.
  • Shopee memudahkan transformasi digital: Pekan lalu, Shopee meluncurkan kampanye 7.7 Pesta Diskon Supermarket agar para pengguna dapat mengakses bahan makanan, makanan segar dan beku, perlengkapan kebersihan rumah tangga, dan produk lainnya dari penjual dan mitra brand yang terpercaya secara online.

Handhika menutup, “Situasi COVID-19 dan penerapan imbauan physical distancing telah menciptakan perubahan besar dalam gaya hidup konsumen, yang turut mempengaruhi cara mitra brand dan penjual menjalankan bisnis mereka.”

Latest