Wednesday, May 27, 2020
Home News Market Update Pandemi Corona Merusak Penjualan Ponsel 5G di Korsel dan Global

Pandemi Corona Merusak Penjualan Ponsel 5G di Korsel dan Global

-

Jakarta, Selular.ID – Saat ini kita menyaksikan dampak pandemi yang sedang berlangsung terhadap ekonomi global dan penjualan industri teknologi. Sayangnya, seiring dengan penjualan smartphone yang terpengaruh, Reuters melaporkan permintaan jaringan 5G juga bisa menurun.

5G pertama kali diluncurkan secara nasional di Korea Selatan

Negara asal Samsung, Korea Selatan, adalah salah satu pemimpin dalam menyediakan 5G kepada pengguna, meluncurkan jaringan seluler baru secara nasional satu tahun yang lalu. Namun, perusahaan telekomunikasi tampaknya berjuang untuk mempertahankan jaringan dan minat publik di dalamnya.

Meskipun konsumen menunjukkan minat awal terhadap teknologi baru, orang-orang di Korea Selatan sekarang mulai mempertanyakan layanan, dengan mempertimbangkan harga ponsel 5G yang mahal, dikombinasikan dengan beberapa masalah stabilitas layanan 5G yang ada.

Bahkan ponsel Galaxy S20 5G baru memperoleh permintaan konsumen yang lebih rendah. Dilaporkan, penjualan jajaran flagship Samsung di Korea Selatan turun sekitar 30% dibandingkan dengan penjualan awal seri S10, menurut juru bicara operator Korea Selatan.

Ini bisa berdampak pada penjualan ponsel 5G global

Sayangnya, situasi kesehatan masyarakat saat ini mempengaruhi peluncuran 5G secara global. Banyak perusahaan teknologi, termasuk Apple, telah merencanakan perangkat berkemampuan 5G dan mengandalkan peningkatan dan pengembangan jaringan global untuk mendapatkan permintaan pelanggan akan smartphone 5G.

Selain itu, negara-negara di Eropa, seperti Spanyol, Italia, Prancis dan Austria telah menunda lelang rentang pita spektrum untuk jaringan 5G mereka karena pandemi coronavirus.

Sementara itu, ekonomi China tampaknya mulai pulih dan beberapa vendor smartphone yang berbasis di Cina menyatakan penjualan ponsel 5G akan mulai meningkat seiring negara perlahan-lahan kembali normal.

Jumlah pelanggan 5G di Korea Selatan menurun

Seperti yang dapat kita lihat pada grafik berikut, pelanggan Korea Selatan kehilangan minat untuk menjadi pelanggan jaringan 5G sejak awal 2020.

Situasi ini sangat disayangkan bagi Samsung karena perusahaan mengandalkan pasar lokalnya untuk memberikan lompatan bagi penjualan ponsel 5G yang baru.

Analis mengatakan situasi coronavirus saat ini telah merusak rencana Samsung untuk mendapatkan pangsa pasar ponsel 5G sebelum Apple merilis iPhone baru pada kuartal ketiga 2020.

Kim Hoi-jae, seorang analis untuk perusahaan keuangan Daeshin Securities, menyatakan karena pandemi, orang-orang berhati-hati dalam membeli smartphone baru.

Terlebih lagi, analis menetapkan bahwa publik tidak melihat banyak perbedaan antara ponsel 4G dan 5G, dan menambahkan dalam situasi ini, ponsel anggaran yang mampu 5G perlu dirilis di pasar lebih cepat.

TERBARU

Huawei Klarifikasi Hubungannya dengan Inggris

Jakarta, Selular.ID – Huawei menyangkal kabar seputar ketidakharmonisan hubungannya dengan negara Inggris. Perusahaan memastikan...

Telkom Bukukan Laba Bersih Rp18,66 Triliun

Jakarta, Selular.ID - Sepanjang tahun 2019 Telkom berhasil membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp 135,57...

Transaksi Youtap Tumbuh 5x Lipat

Jakarta, Selular.ID - Youtap mencatat pertumbuhan volume transaksi non-tunai ShopeePay yang menggunakan jaringan merchantnya...

Latest