Saturday, March 28, 2020
Home News Security Grup WhatsApp Bisa Ditemukan di Pencarian Google

Grup WhatsApp Bisa Ditemukan di Pencarian Google

-

Jakarta, Selular.ID – Obrolan di grup WhatsApp ternyata tidak cukup private. Seorang pengguna Twitter menemukan celah yang memungkinkan siapa pun bergabung dengan obrolan grup WhatsApp apa pun.

Undangan ke obrolan grup WhatsApp di-indeks-kan oleh Google, membuat tautan undangan, termasuk tautan ke obrolan grup pribadi, bisa ditemukan dan tersedia bagi siapa saja yang ingin bergabung, Motherboard melaporkan.

Jurnalis Jordan Wildon mengatakan di Twitter, ia menemukan fitur “Undangan Tautan Grup” WhatsApp ‘merestui’ Google mengindeks grup, menjadikannya tersedia di internet karena tautan tersebut dibagikan di luar layanan pesan pribadi aman WhatsApp.

Motherboard bisa menemukan grup pribadi menggunakan pencarian Google tertentu. Begitu mereka bergabung dengan sebuah kelompok, misalnya LSM yang diakreditasi oleh PBB, mereka memiliki akses ke semua peserta dan nomor telepon mereka.

Admin grup bisa membatalkan tautan ke obrolan jika mereka mau, tetapi Wildon mengatakan, dalam situasi itu, WhatsApp hanya menghasilkan tautan baru, aksi itu tidak harus menonaktifkan tautan asli.

Tautan grup WhatsApp dilengkapi dengan peringatan yang terlampir, mengingatkan orang yang membuat tautan hanya untuk membaginya dengan orang yang mereka percayai.

Juru bicara Facebook/WhatsApp Alison Bonny mengatakan dalam email ke The Verge, “seperti semua konten yang dibagikan di ranah publik yang bisa ditelusuri, tautan undangan yang diposting secara publik di internet juga bisa ditemukan oleh pengguna WhatsApp lainnya,”

Alison menambahkan, “tautan yang digunakan pengguna ingin berbagi secara pribadi dengan orang yang mereka kenal dan percayai tidak boleh diposting di situs web yang bisa diakses publik.”

Google menolak memberikan komentar tentang temuan ini, tetapi Danny Sullivan, penghubung publik perusahaan untuk pencarian, men-tweet, “Mesin pencari seperti Google, mencantumkan halaman dari web terbuka. Itulah yang terjadi di sini. Tidak ada bedanya dengan kasus apa pun di mana situs mengizinkan URL untuk didaftar secara publik.”

WhatsApp terus didera masalah terkait keamanan dalam beberapa bulan terakhir. Tuduhan retas oleh Arab Saudi ke telepon CEO Amazon, Jeff Bezos pada tahun 2018 dilaporkan dilakukan melalui pesan WhatsApp yang terinfeksi malware.

Mei lalu, kerentanan yang ditemukan dalam aplikasi sedang digunakan untuk menyuntikkan spyware pada ponsel Android dan iOS melalui panggilan telepon.

Latest