Huawei Nova 3i VS Samsung Galaxy A6 Plus
Huawei Nova 3i VS Samsung Galaxy A6 Plus

Jakarta, Selular.ID – Kamera masih menjadi kebutuhan bagi para pengguna smartphone. Di pasaran saat ini beredar beragam smartphone yang mengedepankan fitur kamera. Mulai dari resolusi besar, jumlah lensa yang digunakan, jenis sensor yang digunakan, teknologi AI (Artificial Intelligence) dan sebagainya hadir di sejumlah brand smartphone seperti Huawei Nova 3i dan Samsung Galaxy A6 Plus.

Fungsi kamera smartphone pun berubah tak hanya untuk mengabadikan momen saja lewat foto dan video. Namun, digunakan sebagai face unlock, scan dokumen, QR Code dan banyak lagi. Mengandalkan teknologi AI pada kamera, semua itu bisa terjadi.

Selain kamera, performa juga menjadi kebutuhan pengguna smartphone dalam bermain game dan sebagainya. Teknologi AI tak hanya bekerja pada kamera saja, namun bekerja pada performa dan aspek lainnya.

Teknologi AI, kamera dan fitur canggih lainnya tak lagi hadir di ponsel premium, namun di smartphone kelas menengah. Misalnya Huawei Nova 3i dan Samsung Galaxy A6 Plus. Sama-sama ponsel menengah, Huawei Nova 3i dan Samsung Galaxy A6 Plus memiliki fitur, spesifikasi dan teknologi yang kerap disematkan pada ponsel premium.

Dari segi spesifikasi, fitur dan harga Huawei Nova 3i dan Samsung Galaxy A6 Plus berbeda. Persamaannya terletak pada sistem operasi Android 8.0 Oreo, RAM 4GB, serta kemampuan scan dokumen dan barcode. Selebihnya berbeda.

Huawei Nova 3i diluncurkan pada bulan Juli lalu dengan harga Rp 4.199.000. Sedangkan Galaxy A6 Plus dirilis sebelum Nova 3i, tepatnya Mei 2018 dan harganya lebih tinggi yakni Rp 4.899.000.

Huawei Nova 3i tersedia dalam varian warna hitam dan iris purple. Sementara Samsung Galaxy A6 Plus tersaji dalam varian warna hitam, biru dan gold.

Redaksi Selular.ID mencoba melakukan komparasi Huawei Nova 3i dan Samsung Galaxy A6 Plus. Baik Huawei Nova 3i dan Samsung Galaxy A6 Plus yang kami review ini sama-sama berwarna hitam. Lantas mana yang lebih unggul, Huawei Nova 3i atau Samsung Galaxy A6 Plus ? Yuk kita bahas.

Desain Huawei Nova 3i

Dari segi desain, Huawei Nova 3i mengusung konsep notch. Notch Nova 3i menampung dual selfie camera beresolusi masing-masing 24MP dan 2MP serta speaker receiver.

Huawei Nova 3i mengusung warna hitam polos sehingga terlihat lebih elegan. Huawei Nova 3i menggunakan bahan aluminium pada kerangkanya serta sisi depan dan belakangnya dibalut material kaca. Karena menggunakan kaca, ponsel ini agak licin saat digenggam. Sebaiknya gunakan cover pelindung sehingga tidak terjatuh ketika digenggam.

Huawei Nova 3i memiliki berat 170 gram dan dimensi 157,6 x 75,2 x 7,6 mm. Ketika digenggam, Nova 3i cukup nyaman. Tidak terlalu berat dan pas di genggaman tangan.

Sudut melengkung pada Huawei Nova 3i menambah kenyamanan ketika digenggam. Ketika dimasukkan ke saku pun, Huawei Nova 3i masih terasa pas.

Layar seluas 6,3 inci terpampang di bagian depan Huawei Nova 3i. Di atasnya terdapat notch sebagai wadah kamera selfie ganda 24MP dan 2MP, speaker receiver, LED notification dan sensor proximity. Tombol fisik absen dari Huawei Nova 3i ini selayaknya ponsel notch pada umumnya.

Kamera utama ganda beresolusi 16MP dan 2MP tersemat di bagian belakang ponsel ini. Di bawahnya terdapat LED flash, sensor fingerprint dan logo Huawei.

Sisi kanan Nova 3i, dijumpai tombol volume up dan down serta tombol power. Sementara di sisi kiri hanya terdapat slot SIM Card dan SDCard.

MicroUSB 2.0, sebuah speaker, jack audio 3,5mm, lubang mic terpatri di bagian bawah Huawei Nova 3i. Sementara di bagian atas hanya ditemui lubang mic.

Desain Samsung Galaxy A6 Plus

Berbeda dengan Huawei Nova 3i yang mengusung konsep notch, Samsung Galaxy A6 Plus tidak menggunakan notch. Sama seperti Huawei Nova 3i, Samsung Galaxy A6 Plus terlihat elegan dengan balutan warna hitam.

Galaxy A6 Plus menggunakan material metal di sekujur tubuhnya. Ini yang membuat

Galaxy A6 Plus sedikit lebih besar daripada A6 Plus. Samsung Galaxy A6 Plus memiliki dimensi 160.2 x 75.7 x 7.9 mm dan bobot 190g.

Meski berat, ketika digenggam masih terasa nyaman. Sama seperti Huawei Nova 3i, Samsung Galaxy A6 Plus memiliki sudut lengkung. Ketika dimasukan ke saku memang terasa lebih berat. Akan tetapi tidak licin saat digenggam.

Layar berukuran 6 inci terpampang di bagian depan ponsel ini. Diatas layar terdapat kamera selfie 24MP, LED Flash, LED notification, speaker receiver, sensor RGB dan sensor proximity. Kamera utama ganda beresolusi 16 MP dan 5 MP, LED Flash, sensor fingerprint dan logo huawei di bawahnya terpampang di bagian belakang ponsel ini.

Sisi kiri dijumpai tombol volume up dan down, slot SIM Card 1 serta slot Micro SD dan SIM Card 2. Jika smartphone yang beredar pada umumnya menyatukan slot Micro SD dan kedua slot SIM Card, Samsung justru memisahkannya. Sedangkan di sisi kiri hanya terdapat tombol power dan speaker.

Bagian bawah gawai ini terdapat port USB 2.0, jack audio 3,5 mm dan lubang mic. Sementara di bagian atas tidak ditemukan apa-apa, polos saja.

Kamera Huawei Nova 3i

Huawei Nova 3i mengusung 4 kamera sebagai fitur unggulan. Dua kamera utama beresolusi 16MP (color) dengan aperture F/2.2, PDAF dan 2 MP (color) dengan depth sensor dibubuhi di bagian belakang. Sementara dua lagi hadir di bagian depan beresolusi 24MP Fusion Pixel f/2.0 dan 2MP Fixed Focal Length disertai depth sensor.

BACA JUGA:
Huawei Y6 2018 VS Xiaomi Redmi 6A, Gahar Mana ?

Baik kamera utama maupun kamera depan Huawei Nova 3i sudah didukung teknologi AI. Teknologi AI yang disematkan di kamera utama maupun selfie Huawei Nova 3i meliputi AI Scenery Recognition, AI Beauty Algorithm, HDR Pro, Low Light Solution, 3D Portrait Lighting dan AR Fun Selfies. Teknologi AI ini memungkinkan Huawei Nova 3i mengenali sejumlah objek secara akurat seperti manusia, tanaman, makanan, kendaraan, hewan dan lainnya. Selain objek, latar belakangnya pun mampu dikenali secara akurat.

Kamera utama Huawei Nova 3i mampu mendeteksi hingga 22 kategori untuk lebih dari 500 skenario. Diperkuat algoritma AI yang didorong pengetahuan lebih dari 100 juta gambar, Huawei Nova 3i mampu mengingat 22 kategori dari 500+ momen dan menyediakan hasil jepretan lebih optimal.

Sebelum menggunakan fitur AI Scenery Recognition di Huawei Nova 3i, Anda harus mengaktifkannya dulu di bagian atas menu kamera atau di menu setting kamera. Fitur AI Scenery Recognition bisa digunakan pada kamera utama maupun kamera selfie. Fitur inilah yang menentukan keakuratan pengambilan gambar.

Beragam mode dan filter disematkan pada kamera utama dan selfie Huawei Nova 3i. Untuk mode kameranya terdapat photo, portrait, Pro, HDR, Panorama, 3D Panorama, Artist mode, Night mode dan Light Painting. Mode kamera tersebut juga dapat digunakan pada kamera utama dan selfie Huawei Nova 3i.

Filter yang disajikan mencakup sentimental, impact, ND, Valencia, blue, halo, nostalgia dan down. Semua filter tersebut dapat digunakan di kamera belakang maupun depan. Fitur AI Assisted Composition, memungkinkan ponsel ini mengambil gambar dengan stabil sehingga tidak miring.

Ketika kami mencoba mode photo kamera utama, hasilnya cukup akurat. Kamera utama Huawei Nova 3i cukup cepat dalam menangkap objek, tanpa jeda.

Mode photo ini mampu membedakan setiap objek foto seperti tanaman, makanan, manusia serta latar belakang. Gambar yang dihasilkan cukup tajam dan detail.

Terlebih ketika pencahayaan cukup serta kondisi siang hari baik di dalam maupun luar ruangan. Warna yang dihasilkan pun memiliki kombinasi yang pas dan terlihat natural.

Ketika menggunakan fitur AI Scenery Recognition, Anda tidak bisa zoom gambar menggunakan mode photo. Anda harus menonaktifkan menu AI Scenery Recognition dulu untuk melakukan zoom melalui mode photo.

Ketika di-zoom hingga full hasilnya pecah dan banyak noise. Jika di-zoom tidak terlalu besar, hasilnya masih cukup baik. Sebaiknya jangan melakukan zoom full.

Ketika foto dalam kondisi minim cahaya, masih terlihat noise. Untuk mensiasati noise, Anda bisa menggunakan LED Flash atau night mode.

Anda dapat menggunakan efek bokeh pada mode portrait. Efek bokeh tersebut dapat Anda aktifkan dan nonaktifkan di mode portrait. Efek bokeh yang dihasilkan cukup alami.

Anda juga dapat mengatur level beauty pada mode portrait untuk kamera utama maupun selfie. Mode portrait ini juga mengusung fitur 3D mengandalkan kecanggihan teknologi AI.

Menariknya, hadir fitur stage lightning pada mode 3D tersebut. Fitur ini mampu meng-crop objek gambar dan memisahkan dari latar belakang. Latar belakangnya secara otomatis diganti menjadi warna hitam.

Fitur stage lightning ini hanya bisa mendeteksi objek wajah manusia. Fitur ini juga mirip dengan fitur yang ada pada smartphone flagship Huawei P20 Pro.

Kecanggihan teknologi AI lainnya dapat dinikmati melalui fitur 3D Qmoji pada mode AR Lens. Tersaji pilihan karakter 3D Qmoji seperti bunglon, ikan, serigala, kucing, kelinci, robot, penguin dan apel. Anda bisa memilih background putih ataupun latar belakang asli untuk menggunakan 3D Qmoji.

Fitur 3D Qmoji ini mampu mempelajari dan meniru ekspresi wajah, gerakan dan suara Anda. Fitur ini hanya berfungsi pada kamera depan. Hasil akhirnya, Anda dapat menyimpan 3D Qmoji dalam format GIF atau video.

Untuk save format GIF 3D Qmoji, Anda bisa tap icon GIF di pojok kanan atas. Kemudian tap dan tahan untuk membuat AR Emoji dalam format GIF sambil memberikan ekspresi wajah Anda.

Mode AR Lens lainnya meliputi Effects, Backgrounds dan 3D Objects. Effects dan Backgrounds hanya bisa digunakan di kamera depan. Sedangkan 3D Objects hanya berlaku untuk kamera belakang.

Anda dapat menambahkan objek 3D dalam bentuk hewan penguin dengan berbagai aksesoris di menu 3D Objects. Anda juga bisa menempatkan pinguin tersebut dalam objek nayata seperti di ruangan, jalanan dan sebagainya. Sehingga hasilnya terlihat benar-benar nyata.

Untuk kamera selfie, tidak jauh berbeda dengan kamera utama baik mode, filter dan tampilannya. Khusus kamera selfie, didukung fitur HDR Pro yang memberikan presisi seimbang ketika foto dan video bahkan saat di bawah sinar matahari.

Hasil selfienya cukup natural. Ketika menggunakan efek beauty, hasilnya masih terlihat alami tidak terlalu berlebihan karena didukung teknologi AI. Contohnya, ketika ada jerawat atau jenggot bagi pria, tidak dihilangkan namun hanya diperhalus saja.

Seperti kamera utama, Anda dapat mengatur level beauty. Efek bokeh ketika selfie pun masih terlihat natural.

Tak jauh berbeda dengan kamera utama, kamera selfie Huawei Nova 3i juga cukup tajam dan detail. Khususnya dalam pencahayaan cukup, hasil selfienya jauh lebih baik. Ketika di malam hari atau kondisi minim cahaya, Anda bisa mengandalkan LED Flash dan Night mode untuk hasil optimal.

BACA JUGA:
Apple Berjanji Perbaiki Bug iPhone XS di iOS 12.1

Untuk video, ditunjang mode video, Slow-mo dan Time-lapse. Anda bisa mengatur resolusi video yang Anda inginkan di menu setting kamera. Tersaji resolusi yang bisa Anda pilih yakni FHD 1080p (1920×1080/60 fps), 1080p (1920×1080), 1080p (1920×1080/60 fps), 1080p (1920×1080/18.7.9) serta HD 720p (1280×720).

Video yang dihasilkan cukup tajam jika Anda menggunakan resolusi tertinggi FHD. Resolusi 720p juga hasilnya cukup baik, namun belum optimal.

Tentunya hasil video di tempat dengan kondisi pencahayaan cukup hasilnya lebih baik dibandingkan di tempat dengan kondisi minim cahaya. Ketika kondisi minim cahaya, Anda bisa mengandalkan LED Flash.

Huawei Nova 3i bisa merekam video slow motion sampai dengan 16x pada 480fps dan 4x slow motion 120fps. Kualitas video slow motion yang dihasilkan cukup baik.

Namun, durasinya cukup singkat hanya 10 detik. Anda tidak bisa mengatur durasi secara manual.

Untuk menandai hasil jepretan Huawei Nova 3i, Anda bisa menambahkan watermark. Anda bisa menambahkan watermark di menu setting kamera di sudut kanan atas menu kamera.

Kamera Samsung Galaxy A6 Plus

Urusan foto dan video, Samsung Galaxy A6 Plus dibubuhi kamera utama ganda dengan masing-maisng resolusi 16 MP (f1.7) dan 5MP (f1.9). Tampilan kamera Mode kamera dan menu yang disajikan Galaxy A6 Plus cukup simpel.

Tidak banyak mode dan menu yang disajikan Samsung Galaxy A6 Plus, tak seperti Huawei Nova 3i. Hanya terdapat mode photo, live focus dan stickers untuk foto.

Untuk mengambil gambar disajikan mode photo. Anda bisa mengatur mode HDR dan lainnya di menu setting. Kami Redaksi Selular mencoba mengambil foto dengan mode ini.

Namun kecepatan menangkap gambar (shutter speed) yang dihasilkan Samsung Galaxy A6 Plus tidak secepat Huawei Nova 3i. Terdapat jeda beberapa detik.

Foto yang dihasilkan Galaxy A6 Plus cukup detail dan tajam. Namun kombinasi warna yang dihasilkan kurang seimbang. Hasil foto Galaxy A6 Plus cenderung lebih terang, apalagi ketika diluar ruangan dan kondisi cahaya sangat terang.

Ketika dalam cahaya yang cukup, baik indoor maupun outdoor, kamera Galaxy A6 Plus bekerja dengan baik. Saat minim cahaya maupun malam hari, hasilnya kurang maksimal.

Masih terdapat noise. Anda bisa mengandalkan LED Flash untuk mensiasatinya.

Untuk menghias foto, disuguhkan mode sticker. Namun pilihannya tidak banyak.

Mode life focus bisa Anda gunakan untuk mengambil objek foto dengan latar belakang bokeh. Anda bisa mengatur sendiri efek bokeh saat mengambil gambar. Kami pun mencobanya dan efek bokeh yang dihasilkan masih cukup natural.

Kamera selfie Galaxy A6 Plus memiliki resolusi 24 MP dengan aperture (f1.9). Seperti kamera utama, tampilan mode kamera selfie Galaxy A6 Plus juga simpel. Anda bisa mengambil foto selfie menggunakan mode photo.

Saat kami mencobanya, hasilnya cukup baik. Terlebih dalam kondisi pencahayaan cukup meski indoor atau outdoor. Ketika malam hari atau dalam kondisi minim cahaya, hasilnya kurang optimal.

Mungkin Anda bisa mensiasatinya dengan LED Flash. Sama seperti kamera utama, kamera selfie Galaxy A6 Plus lambat dalam menangkap objek.

Untuk mempercantik foto selfie, Anda bisa menggunakan mode selfie focus. Anda bisa mengatur sendiri efek beauty yang dihasilkan dalam menu skin tone. Disediakan menu slim face dan large eyes untuk membuat foto selfie Anda semakin menarik.

Seperti kamera utama, Anda bisa foto selfie dengan efek bokeh. Untuk menggunakannya, Anda bisa mengandalkan mode selfie focus. Namun, Anda tidak bisa mengatur efek bokeh yang dihasilkan.

Stiker yang disajikan kamera selfie juga sama dengan kamera utama. Sayangnya, Samsung tidak menyertakan mode watermark pada kamera Galaxy A6 Plus.

Untuk video, cuma ada satu mode yakni mode video. Mode video ini dapat digunakan di kamera utama dan kamera selfie.

Untuk resolusi video yang disajikan mencakup FHD (1920x1080p), 18.5:9 (1920x936p), 1:1 (1072x1072p), HD (1280x720p) dan VGA (640x480p). Anda bisa memilih resolusi video yang diinginkan di menu setting kamera pada bagian kanan atas. Sayangnya, tak banyak yang bisa Anda explore untuk video.

Layar dan UI Huawei Nova 3i

Huawei Nova 3i dibekali layar TFT LCD (IPS) berukuran 6,3 inci dengan resolusi FHD+ (2340 x 1080p). Aspek rasionya cukup besar yakni 19,5:9.

Layar Nova 3i terlihat cukup luas berkat notch. Namun, ketika bermain game ataupun menonton video, desain notch ini agak mengganggu.

Anda bisa mengaktifkan dan menonaktifkan tampilan notch di menu setting>display>notch. Untuk menghilangkan notch pilih menu hide notch. Pilih default untuk memunculkan notch kembali.

Warna yang dihasilkan layar Nova 3i adalah 16,7 juta warna dan ukuran saturasi warna (NTSC) nya mencapai 85%. Layarnya sudah dilapisi Corning Gorilla Glass sehingga tahan terhadap goresan benda tajam dan benda keras lainnya.

Tampilan antarmukanya, Huawei Nova 3i dibalut EMUI 8.2. Tampilan Huawei Nova 3i cukup simpel. Terdapat menu notification tray di atasnya yang memuat semua notifikasi pesan, jejaring sosial dan panggilan masuk. Anda dapat mengatur Wi-Fi, Bluetooth, Mobile Data, Vibration, Auto Rotate, Huawei Share, Airplane Mode, senter, Location Information, Screenshoot, Ride Mode dan menu setting.

Karena didukung teknologi AI, layar Huawei Nova 3i mampu menyesuaikan kecerahan layar dengan kondisi pencahayaan di sekitar. Misalnya, jika Anda berada di luar ruangan dengan kondisi terik matahari, maka layar secara otomatis menurunkan brightness. Anda juga bisa mengatur brightness layar Huawei Nova 3i di notification tray maupun menu setting.

Mode split screen juga bisa Anda aktifkan di Huawei Nova 3i. Cara mengaktifkan mode split screen di Huawei Nova 3i sangat mudah. Anda hanya perlu tap dan tahan menu recent. Layar Huawei Nova 3i cukup responsive dan cepat ketika mengkases semua aplikasi.

Layar dan UI Samsung Galaxy A6 Plus

Samsung Galaxy A6 Plus dibekali layar sedikit lebih kecil dari Huawei Nova 3i dengan ukuran 6 inci. Apalagi Samsung Galaxy A6 Plus tidak memiliki notch sehingga layarnya terlihat lebih kecil. Jenis layar yang digunakan Galaxy A6 Plus adalah Super AMOLED.

Dibandingkan layar IPS Huawei Nova 3i, layar Super AMOLED memiliki komposisi brightness dan contrast yang seimbang. Ini dikarenakan Samsung Galaxy A6 Plus memiliki 16 juta warna.

Resolusi layar Samsung Galaxy A6 adalah FHD+ (2220x1080p). Aspek rasionya 18,5:9.

Tampilan Samsung Galaxy A6 Plus juga cukup simpel. Galaxy A6 Plus dibubuhi tampilan antarmuka Samsung Experience 9.0.

Seperti Huawei Nova 3i, notification tray terdapat di bagian atas Galaxy A6 Plus. Di menu ini Anda bisa menerima notifikasi pesan masuk dan pemberitahuan lainnya.

Anda bisa mengatur Wi-Fi, Bluetooth, sound, mode portrait, senter, power saving, airplane mode, mobile data, mobile hotspot, secure folder, location, always on display, smart view, phone visibility, dolby atmos dan ultra data saving. Anda juga bisa mengatur kecerahan layar di menu notification tray.

Galaxy A6 Plus mengusung mode layar always on display khas Samsung. Anda juga dapat mengaktifkan dan menonaktifkannya di notification tray atau menu setting. Di menu setting juga Anda dapat mengatur kecerahan layar.

Anda juga dapat mengaktifkan mode split screen di Galaxy A6 Plus. Caranya, cukup tekan dan tahan tombol recent.

BACA JUGA:
Jajaran Produk Aver Bisa Dipakai di Semua TV

Kemudian pilih aplikasi yang ingin menggunakan mode split screen. Namun, hanya aplikasi tertentu yang bisa mendukung mode split screen ini. Misalnya Google dan YouTube.

Layar Galaxy A6 Plus juga sudah dilapisi Corning Gorilla Glass yang mampu menahan goresan dan benturan benda.

Software dan fitur Huawei Nova 3i

Sistem operasinya, Huawei Nova 3i berjalan dengan Android 8.0 Oreo. Huawei menyajikan beragam aplikasi bawaan pada ponsel anyar-nya ini. Apikasi bawaan dari Google seperti Play Store, Gmail, Google, YouTube, Maps, Drive, Photos, Duo, Play Movies & TV dan Play Music sudah pasti tersaji di semua ponsel Android seperti Huawei Nova 3i.

Aplikasi lainnya seperti Facebook, Messenger, Netflix, ZCamera, Camera 360, Babe dan Lazada. Tak ketinggalan aplikasi wajib Huawei seperti AppGalerry dan HiCare tersedia di Nova 3i. AppGallery merupakan aplikasi store Huawei yang memungkinkan Anda mendownload aplikasi menarik layaknya Play Store.

Hadir pula aplikasi game bawaan seperti Spiderman Ultimated, Asphalt Nitro, Dragon Mania, Sonic Runners, Kingdoms, Puzzle Pets dan Lord Mobile. Untuk security, Huawei Nova 3i dibekali sensor fingerprint dan face unlock. Sensor fingerprint Huawei Nova 3i mampu membuka kunci ponsel dengan sangat cepat sekitar 0,2 detik. Begitupun face unlock nya mampu membuka ponsel dengan sangat cepat kurang lebih 0,2 detik.

Sensor face unlock Huawei Nova 3i cukup akurat dalam mendeteksi wajah pemiliknya. Misalnya, ketika Anda mendaftarkan wajah Anda secara polos tidak menggunakan aksesoris. Sensor face unlock Huawei Nova 3i tetap bisa membuka ponsel ketika Anda mengenakan aksesoris seperti topi, kacamata dan lainnya.

Huawei Nova 3i mengusung serangkaian fitur unggulan seperti 4 kamera, teknologi AI, layar FHD+ dan teknologi GPU Turbo. Huawei Nova 3i juga ditunjang fitur ride mode yang memudahkan Anda mengoperasikan gawai ini saat berkendara.

Disisipi pula fitur health pada Huawei Nova 3i yang memungkinkan Anda mengecek kesehatan. Mulai dari mengukur kalori, mengukur langkah, mengukur waktu tidur, mengukur berat badan dan mengukur denyut jantung bisa Anda lakukan di fitur ini. Anda juga mengatur waktu Anda berolahraga melalui fitur ini seperti lari dan lainnya.

Huawei Nova 3i disisipi fitur pencarian cerdas berteknologi AI. Anda dapat mencari apapun melalui fitur pencarian cerdas ini, termasuk mencari gambar.

Cara menggunakannya cukup mudah, cukup masukkan kata kunci di dalam kolom pencarian. Sebelum menggunakannya, Anda harus mendaftar lebih dulu.

Fitur lainnya Huawei Nova 3i dilengkapi sensor accelerometer, gyro, proximity dan compass.

Software dan fitur Samsung Galaxy A6 Plus

Sama seperti Huawei Nova 3i, Samsung Galaxy A6 Plus didukung sistem operasi 8.0 Android Oreo. Galaxy A6 Plus disuguhi beragam aplikasi bawaan Samsung. Aplikasi bawaan Samsung tersebut meliputi Samsung Health, Samsung Memebers, Samsung Max, Samsung Notes, Samsung Gift Indonesia dan Galaxy Apps.

Aplikasi helath Samsung ini fungsinya hampir sama dengan fitur kesehatan Huawei Nova 3i. Aplikasi kesehatan ini memungkinkan Anda mengatur jumlah langkah, waktu berolahraga, jenis makanan, berat badan, jumlah air yang dibutuhkan tubuh hingga perkiraan cuaca.

Galaxy Aps fungsinya tidak jauh berbeda dengan Play Store. Anda bisa mendownload aplikasi di aplikasi ini. Namun jumlah aplikasi yang disediakan Galaxy Aps tidak sebanyak Play Store.

Apikasi wajib Google seperti Play Store, Gmail, Google, YouTube, Maps, Drive, Photos, Duo, Play Movies & TV dan Play Music juga hadir di Galaxy A6 Plus. Aplikasi Microsoft seperti Word, Excel, PowerPoint juga disisipi di Galaxy A6 Plus.

Samsung Galaxy A6 Plus didukung fitur Game Launcher yang dapat memaksimalkan kinerja dan menghemat daya ketika bermain game. Game launcher ini menawarkan mode high performance, normal performance dan save power.

Save power ini menawarkan daya yang lebih irit. Sesuai namanya high dan normal performance menyajikan performa maksimal. Jika Anda ingin perforfma lebih tinggi, Anda bisa menggunakan mode high performance.

Anda juga bisa menambahkan game yang Anda inginkan di game launcher. Caranya sangat mudah cukup klik menu add games pada menu di kanan atas. Selain game, Anda juga bisa menambahkan aplikasi yang Anda inginkan di game launcher.

Fitur keamanan seperti fingerprint, face unlock, secure folder disematkan di Galaxy A6 Plus. Seperti Huawei Nova 3i, sensor face unlock Samsung Galaxy A6 Plus cukup akurat dalam mendeteksi wajah pemiliknya.

Misalnya, ketika Anda mendaftarkan wajah Anda secara polos tidak menggunakan aksesoris. Sensor face unlock Samsung Galaxy A6 Plus tetap bisa membuka ponsel ketika Anda mengenakan aksesoris seperti topi, kacamata dan lainnya.

Namun, kemampuan sensor face unlock Samsung Galaxy A6 Plus tidak secepat Huawei Nova 3i. Waktu yang dibutuhkan Galaxy A6 Plus dalam membuka ponsel melalui face unlock adalah 1 detik.

Begitupun sensor fingerprint Samsung Galaxy A6 Plus tidak secepat Huawei Nova 3i. Sensor fingerprint Samsung Galaxy A6 Plus mampu membuka ponsel dalam waktu 1 detik.

Teknologi AI pada Huawei Nova 3i

Huawei Nova 3i mengusung sejumlah teknologi AI seperti AI kamera, AI Scenery Recognition, AI Beauty Algorithm, HDR Pro, Low Light Solution, 3D Portrait Lighting, AR Fun Selfies, AI Selfie Master, AI 3D, AI 3D Emoji, AI Shopping, AI scanner, pencarian gambar dengan AI, AI Battery Management, teknologi AI pada layar, teknologi GPU Turbo berbasis AI, AI Noise Removal serta konektivitas stabil dengan AI. Untuk fungsi dari teknologi AI Huawei Nova 3i tersebut sudah dijelaskan di atas.

Teknologi AI pada kamera memungkinkan Huawei Nova 3i mengenali sejumlah objek secara akurat seperti manusia, tanaman, makanan, kendaraan, hewan dan lainnya.

Karena didukung teknologi AI, layar Huawei Nova 3i mampu menyesuaikan kecerahan layar dengan kondisi pencahayaan di sekitar.

Fitur Battery Management berteknologi AI memungkinkan Huawei Nova 3i menghemat konsumsi daya baterai. Huawei Nova 3i juga memiliki teknologi AI yang dapat memberikan konektivitas stabil.

Mode elevator dengan cepat memulihkan sinyal 4G dan secara mengoptimalkan kinerja jaringan ketika berada di dalam lift. Huawei GEO 1.5 menyediakan layanan yang lebih akurat dan meningkatkan kinerja bahkan di dalam terowongan.

Fitur AI Noise Removal memiliki kemampuan analitis dan menon-aktifkan suasana berisik yang didukung oleh AI. Tak hanya itu, panggilan volume rendah akan ditingkatkan dan panggilan berisik akan diubah menjadi percakapan yang jelas dan berkualitas tinggi.

Tak hanya foto, kamera utama Huawei Nova 3i mampu mendeteksi objek seperti document dan QR Code berkat dukungan teknologi AI. Bagi Anda yang gemar shopping, fitur shopping pada kamera utama mampu diandalkan. Anda juga dapat scan QR Code.

Cara menggunakannya, cukup tap ikon mata di pojok kiri atas. Kemudian pilih opsi scan QR code atau shopping.

Anda bisa mendeteksi objek yang ingin Anda beli seperti makanan, pakaian, mainan dan lainnya di mode shopping. Setelah objek tersebut terdeteksi, maka akan masuk ke situs e-commerce Amazon. Sayangnya, mode shopping ini hanya bisa terintegrasi dengan situs e-commerce Amazon.

Sementara QR Code dapat Anda gunakan sebagai metode pembayaran. Caranya cukup pilih QR Code lalu scan kode.

Selain itu Anda juga dapat scan dokumen menggunakan kamera utama Huawei Nova 3i. Akses more dan pilih document scan pada kamera utama Huawei Nova 3i untuk scan document. Hasil deteksi document-nya cukup akurat.

BACA JUGA:
Video Review: Huawei Nova 3i, Unggulkan GPU Turbo dan Fitur Kamera

Teknologi AI pada Samsung Galaxy A6 Plus

Teknologi AI sebenarnya sudah digunakan pada ponsel Samsung sebelum Galaxy A6 Plus. Namun teknologi AI pada Galaxy A6 Plus tidak sebanyak yang disematkan pada ponsel premium Samsung. Teknologi AI yang digunakan Galaxy A6 Plus adalah Bixby Vision.

Bixby Vision bekerja pada kamera utama Galaxy A6 Plus untuk mengidentifikasi objek, baik itu text, gambar, lokasi hingga QR Code. Tersaji menu text, image, location dan QR Code yang bisa Anda pilih untuk mendeteksi objek.

Anda bisa scan dokumen melalui mode text. Setelah dideteksi, text tersebut bisa Anda copy ke aplikasi pengolah dokumen seperti Word dan lainnya. Anda bisa mendeteksi gambar, lokasi dan QR Code di menu image, location dan QR Code. Berbeda dengan Huawei Nova 3i, kemampuan scan Samsung Galaxy A6 Plus tidak langsung terhubung dengan e-commerce.

Hardware dan performa Huawei Nova 3i

Dapur pacunya, Nova 3i diperkuat chipset besutan Huawei sendiri yakni Kirin 710. CPU-nya menggunakan Octa-core dengan 4 core Cortex A73 yang melaju hingga 2,2 GHz serta 4 core Cortex A53 berkecepatan 1,7 GHz. Didukung pula GPU Mali-G51 MP4 untuk mengolah grafis.

Dukungan teknologi GPU Turbo berbasis AI mampu memberikan performa maksimal terutama saat bermain game. Selain performa optimal, teknologi GPU Turbo mampu membuat daya tahan baterai Nova 3i lebih hemat. Penyimpanannya, Huawei Nova 3i ditanamkan RAM 4GB, ROM 128GB serta memori eksternal hingga 256GB.

Uji performanya, kami Redaksi Selular.ID melakukan sejumlah tes seperti tes benchmark, bermain game, menonton video dan film serta mendengarkan musik. Aplikasi Benchmark yang kami gunakan untuk tes kedua ponsel ini sama yakni AnTuTu, PC Mark, 3D Mark dan Geekbench 4.

AnTuTu mencatat skor 137130 untuk Huawei Nova 3i dan menduduki peringkat ke 50. Saat tes AnTuTu, Huawei Nova 3i berhasil menjalaninya dengan baik.

Pada saat proses render tes AnTuTu 3D, lancar tidak ada lag sama sekali. Tentunya ini didukung kinerja maksimal dari prosesor dan teknologi GPU Turbo.

Untuk PC Mark, Huawei Nova 3i meraih skor 6802 dalam tes Work 2.0 performance. Namun, saat menjalani tes 3D Mark, Huawei Nova 3i mengalami sedikit lag.

Ketika proses awal render 3D, Huawei Nova 3i cukup lancar. Selebihnya lag. Tercatat skor 21342 untuk Ice Storm Unlimited.

Tes benchmark terakhir menggunakan Geekbench 4 dengan dua tahap yang meliputi Single-Core dan Multi-Core. Tercatat, Huawei Nova 3i meraih skor 1420 untuk Single-Core. Sementara tes Multi-Core, gadget ini menorehkan skor 5424.

Kami menginstall 5 game di Huawei Nova 3i yang mencakup PlayerUnknown’s Battlegrounds (PUBG), Asphalt 9: Legends, Dragon Ball Legends, PES 2018 dan Injustice 2. Untuk game PUBG, kami menggunakan setting cukup tinggi.

Saat kami mencoba bermain game PlayerUnknown’s Battlegrounds (PUBG) dengan settingan grafis dan frame rate cukup tinggi. Setting grafis yang kami gunakan HD dan frame rate High.

Memang, Nova 3i sudah mendukung settingan tinggi untuk PBUG, namun hasilnya belum maksimal. Masih terdapat mozaik dan terjadi lag ketika menggunakan settingan grafis tertinggi.

Ketika kami turunkan resolusi dan frame rate-nya dengan setting grafis Balanced dan frame rate Medium, hasilnya jauh lebih baik. Teknologi GPU Turbo belum bekerja optimal pada game PUBG. Game lainnya yang tidak memiliki setting grafis tertinggi, pastinya disapu bersih oleh gawai terbaru Huawei ini.

Ketika digunakan untuk gaming secara terus-menerus, Huawei Nova 3i terasa hangat. Ketika mendengarkan musik, kualitas suara yang dihasilkan Huawei Nova 3i terasa lebih tajam dan bulat. Begitu pula ketika menonton video di YouTube kualitas suara yang dihasilkan sama.

Hardware dan Performa Samsung Galaxy A6 Plus

Membedah organ tubuhnya, Samsung Galaxy A6 Plus dibenamkan chipset Qualcomm Snapdragon 450 dengan prosesor Octa Core berkecepatan 1,8 GHz dan GPU Adreno 506. Penyimpanan-nya ditopang RAM 4GB, ROM 32GB dan slot Micro SD yang dapat diperluas hingga 400GB.

Tes yang kami lakukan di Samsung Galaxy A6 Plus sama dengan Huawei Nova 3i. Mulai dari jenis game, aplikasi benchmark dan aplikasi lain yang digunakan sama. Uji benchmark, kami menggunakan AnTuTu, PC Mark, 3D Mark dan Geekbench. Ketika proses rendering 3D AnTuTu, Samsung Galaxy A6 Plus tidak mampu menjalaninya dengan baik, masih terjadi lag.

Hasilnya, Samsung Galaxy A6 Plus meraih skor lebih rendah dibandingkan Huawei Nova 3i yakni 69721. Posisinya juga dibawah Huawei Nova 3i dengan peringkat ke 51.

Saat menjalani tes 3D Mark, Samsung Galaxy A6 Plus juga mengalami lag. Namun lebih parah dari Huawei Nova 3i. Skor 3D Mark yang diraih Galaxy A6 Plus terpaut jauh dari Huawei Nova 3i yakni 12753 untuk tes Ice Storm Unlimited.

Untuk tes PC Mark Work 2.0 performance, Samsung Galaxy A6 plus mampu menajalaninya dengan baik. Tapi hasilnya masih di bawah Huawei Nova 3i dengan raihan skor 4512.

Tes Benchmark selanjutnya menggunakan Geekbench. Samsung Galaxy A6 Plus kembali kalah telak. Untuk tes Single-Core dan Multi-Core, Samsung Galaxy A6 Plus menorehkan skor 758 dan 3841.

Kami juga bermain 5 game yang sama di Samsung Galaxy A6 Plus yakni PlayerUnknown’s Battlegrounds (PUBG), Asphalt 9: Legends, Dragon Ball Legends, PES 2018 dan Injustice 2. Khusus game PUBG, Samsung Galaxy A6 Plus hanya mampu menjalankan graphic low.

Untuk setting grafis yang kami gunakan adalah Balanced dan frame rate Medium. Tidak seperti Huawei Nova 3i, yang mampu menjalankan setting grafis HD dan frame rate High. Hasilnya cukup lancar, tidak ada mozaik dan lag ketika bermain PUBG di setting tersebut.

Empat game lainnya sanggup dilibas Samsung Galaxy A6 Plus. Ini juga ditunjang fitur game launcher pada Galaxy A6 Plus. Sama seperti Huawei Nova 3i, ketika digunakan untuk bermain game secara terus menerus Galaxy A6 Plus terasa hangat.

Uji audio, Kami mencoba mendengarkan musik melalui aplikasi Play Music dan menonton video melalui YouTube. Suara yang dihasilkan Samsung Galaxy A6 Plus lebih stereo dibandingkan Huawei Nova 3i.

Karena Samsung menyematkan teknologi Dolby Atmos. Tapi, teknologi Dolby Atmos ini hanya bisa bekerja pada earphone saja.

Baterai dan daya tahan Huawei Nova 3i

Sumber tenaganya, Huawei Nova 3i disokong baterai berkapasitas 3340 mAh. Dukungan teknologi GPU Turbo, membuat Nova 3i hemat daya. Ketika tidak digunakan sama sekali dan dibiarkan standby, Huawei Nova 3i mampu bertahan hingga 48 jam atau kurang lebih 2 hari dalam kondisi full daya 100%.

Untuk pemakaian harian seperti telepon, sosial media, pesan instan, email dan lainnya, Nova 3i mampu bertahan hingga seharian penuh atau 24 jam. Ketika digunakan bermain game terus menerus, Huawei Nova 3i sanggup bertahan dalam waktu 6 hingga 7 jam. Gawai ini juga didukung fitur Battery Management berteknologi AI yang mampu menghemat konsumsi daya baterai.

Untuk pengisian dayanya, Huawei Nova 3i membutuhkan waktu 2,5 jam dalam kondisi low di bawah 15% hingga kondisi full 100%. Ketika di-charge di atas 15% membutuhkan waktu 1,5 jam hingga 2 jam sampai full.

Kami juga menggunakan aplikasi PC Mark untuk uji daya tahan baterai melaui tes Work 2.0 Battery Life. Huawei Nova 3i berhasil bertahan hingga 12 jam 10 menit dalam tes PC Mark Work 2.0 Battery Life.

Baterai dan daya tahan Samsung Galaxy A6 Plus

Samsung Galaxy A6 Plus disokong kapasitas baterai yang lebih besar dari Huawei Nova 3i yakni 3.500 mAH. Meski kapasitas baterai lebih besar, waktu pengisian daya Samsung Galaxy A6 Plus terbilang cepat dibandingkan Huawei Nova 3i.

Hanya membutuhkan waktu 1,5 jam saat kondisi dibawah 15%. Ketika di-charge di atas 15% memakan waktu 1 jam hingga full.

Sama seperti Huawei Nova 3i, Samsung Galaxy A6 Plus juga mampu bertahan hingga 48 jam atau kurang lebih 2 hari dalam kondisi full daya 100% ketika tidak digunakan sama sekali dan dibiarkan standby. Untuk pemakaian harian seperti telepon, sosial media, pesan instan, email dan lainnya, Samsung Galaxy A6 Plus mampu bertahan hingga seharian penuh atau 24 jam. Ketika digunakan bermain game terus menerus, Huawei Nova 3i sanggup bertahan dalam waktu 7 hingga 8 jam.

Sama seperti Huawei Nova 3i, Kami juga menguji ketahanan baterai menggunakan PC Mark Work 2.0 Battery Life. Tapi, kami mengalami kendala saat tes PC Mark Work 2.0 Battery Life.

Samsung Galaxy A6 Plus sama sekali tidak bisa di tes menggunakan PC Mark Work 2.0 Battery Life. Tak hanya sekali, kami melakukan uji PC Mark Work 2.0 Battery Life secara berulang. Namun hasilnya sama saja, tetap tidak bisa.

Konektivitas Huawei Nova 3i

Hasil Speed Test Samsung Galaxy A6 Plus dan Huawei Nova 3i
Hasil Speed Test Samsung Galaxy A6 Plus dan Huawei Nova 3i

Soal konektivitas, Huawei Nova 3i mendukung jaringan 4G/3G/2G, Wi-Fi 802.11b/g/n, 2.4 GHz, Bluetooth 4.2, slot SIM Card dan SDCard serta sebuah port Micro USB dan USB 2.0. Huawei Nova 3i hanya memiliki sebuah slot SIM Card dan sebuah slot SD Card.

Untuk uji jaringan 4G LTE, kami Redaksi Selular.ID menggunakan aplikasi Speed Test dari Ookla. Provider yang kami gunakan kali ini untuk Huawei Nova 3i adalah Smartfren.

Huawei Nova 3i melaju dengan kecepatan download 40.5 Mbps dan upload 5.38 Mbps. Hasil lainnya, Ping 15ms, Jitter 45ms dan tidak ada loss untuk Nova 3i.

Kami juga mencoba transfer data ke PC dan notebook dengan Huawei Nova 3i. Hasilnya, Huawei Nova 3i cukup cepat dalam transfer data. Untuk transfer data melalui Bluetooth hasilnya pun sama cepatnya.

Konektivitas Samsung Galaxy A6 Plus

Samsung Galaxy A6 Plus dilengkapi konektivitas 4G/3G/2G, Wi-Fi 802.11b/g/n, Bluetooth 4.2, dua buah slot SIM Card, sebuah slot SD Card, sebuah port Micro USB dan USB 2.0. Seperti Huawei Nova 3i, kami juga menguji jaringan Samsung Galaxy A6 Plus menggunakan aplikasi Speed Test dan provider yang sama yakni Smartfren.

Tercatat kecepatan download dan upload yang dihasilkan masing-masing 34.9 Mbps dan 2.70 Mbps. Hasil lainnya, Ping 388ms, Jitter 117ms dan tidak ada loss 0%.

Lagi-lagi Samsung Galaxy A6 Plus kalah dari Huawei Nova 3i dalam uji jaringan. Hasil uji jaringan juga ditentukan oleh tempat, kondisi dan lainnya, tak hanya dari jenis provider dan konektivitas dari ponsel itu sendiri.

Kami juga mencoba transfer data ke PC dan notebook dengan Samsung Galaxy A6 Plus. Samsung Galaxy A6 Plus cukup cepat dalam transfer data melalui kabel USB dan Bluetooth.

Samsung Galaxy A6 Plus disisipi sesnsor Accelerometer, Fingerprint Sensor, Gyro Sensor, Geomagnetic Sensor, Hall Sensor, RGB Light Sensor, Proximity Sensor. Baik Samsung Galaxy A6 Plus dan Huawei Nova 3i sudah mendukung USB OTG (On The Go).

Kesimpulan

Huawei Nova 3i dan Samsung Galaxy A6 Plus masing-masing memiliki kekurangan dan kelebihan. Dari segi desain, Samsung Galaxy A6 Plus memiliki bobot lebih berat dibandingkan Huawei Nova 3i. Keduanya terlihat elegan dengan balutan warna hitam.

Karena Huawei Nova 3i dilapisi bahan kaca pada body belakang, jadi agak licin ketika digenggam. Kalau Samsung Galay A6 Plus tidak licin karena menggunakan material metal.

Layar Huawei Nova 3i terlihat lebih luas berkat notch dan ukuran layar nya lebih besar dibandingkan Samsung Galaxy A6 Plus. Menonton video di YouTube dan bermain game di Huawei 3i lebih nyaman karena layarnya lebih luas. Namun jenis layar Super AMOLED yang digunakan Samsung Galaxy A6 Plus menghasilkan brightness dan contrast yang seimbang jika dibandingkan dengan layar Huawei Nova 3i.

Kemampuan kamera Huawei Nova 3i jauh lebih unggul dibandingkan Samsung Galaxy A6 Plus. Komposisi warna pada hasil foto kamera utama dan selfie Huawei nova 3i lebih natural ketimbang Samsung Galaxy A6 Plus.

Mode kamera dan video yang disajikan Huawei Nova 3i lebih banyak. Teknologi AI camera pada Huawei Nova 3i mampu membuat foto yang dihasilkan lebih optimal.

Performa Huawei Nova 3i jauh lebih baik dibandingkan Samsung Galaxy A6 Plus. Dari serangkaian tes benchmark dan bermain game, Huawei Nova 3i lebih unggul dari Samsung Galaxy A6 Plus. Terkecuali untuk game PUBG, di resolusi tertinggi Huawei Nova 3i tidak bisa melewatinya dengan baik.

Aplikasi bawaaan pada Huawei Nova 3i dan Samsung Galaxy A6 Plus cukup bervariasi. OS yang dijalankan kedua ponsel ini sama yakni Android 8.0 Oreo. Tampilan Huawei Nova 3i dan Samsung Galaxy A6 Plus juga cukup simpel, meski UI-nya berbeda. Teknologi AI yang diusung Huawei Nova 3i lebih banyak dibandingkan Samsung Galaxy A6 Plus.

Soal daya tahan, Huawei Nova 3i dan Samsung Galaxy A6 Plus hampir sama iritnya. Namun proses isi daya Samsung Galaxy A6 Plus lebih cepat.

Dari beberapa aspek, Huawei mampu mengungguli Samsung Galaxy A6 Plus. Meski menawarkan spesfikasi handal, Huawei Nova 3i dibanderol cukup terjangkau yakni Rp 4.199.000 ketika diluncurkan.

Mengingat spesifikasi dan fitur yang ditawarkan Galaxy A6 Plus tak sebanding dengan Huawei Nova 3i, harga yang ditawarkan Samsung Galaxy A6 Plus terbilang tinggi yakni Rp 4.899.000. Lantas mana yang Anda pilih, Huawei Nova 3i atau Samsung Galaxy A6 Plus ?