Beranda News Security Waspada, 2018 Jadi Tahun Terburuk Serangan Siber

Waspada, 2018 Jadi Tahun Terburuk Serangan Siber

-

Jakarta, Selular.ID – Tahun 2017 lalu dianggap sebagai tahun terburuk bagi serangan siber. Tetapi ternyata apa yang dialami pada tahun 2017 lalu hanyalah sebuah permulaan untuk sesuatu yang lebih besar.

Menurut Alex Manea, Chief Security Officer BlackBerry, serangan siber yang terburuk justru akan terjadi pada tahun 2018 ini.

Isu-isu mendasar yang menyebabkan mayoritas dari serangan dan pelanggaran siber baru-baru ini menurutnya belum terselesaikan.

“Departemen TI ditugaskan untuk mengelola jaringan yang semakin kompleks, mendukung jenis endpoint baru, dan melindungi data yang lebih sensitif. Sistem lawas masih merajalela di sebagian besar industri dan tidak bisa dengan mudah diperbaharui atau diganti. Sistem-sistem ini sering mengandung kerentanan perangkat lunak yang diketahui oleh publik dan dapat dimanfaatkan untuk menembus jaringan perusahaan,” katanya.

Lebih lanjut disampaikannya, pada saat yang sama, peretas menjadi semakin canggih dan memiliki lebih banyak insentif untuk melakukan serangan siber. Dari membangun ransomware atau memasang serangan DDoS dan menuntut pembayaran dalam bitcoin, untuk bekerja dengan kejahatan terorganisir dan bahkan pemerintah nasional, peretas jahat memiliki banyak cara untuk menguangkan keterampilan mereka dan untuk melindungi diri mereka sendiri.

Pemerintah dan perusahaan mengakui ancaman baru ini dan menerapkan solusi keamanan modern, namun akan memakan waktu bertahun-tahun untuk menghentikan dan memperbaharui semua sistem.

“2018 kembali menjadi salah satu tahun dimana kelemahan tersebut kembali menghantui kita. Lebih penting lagi, kita perlu mulai merencanakan masa depan untuk menghadapi ancaman-ancaman baru yang ditimbulkan oleh Internet of Things (IoT), yang akan melebihi apa yang telah kita alami dalam serangan siber hari ini,” pungkasnya.

Artikel Terbaru