spot_img
BerandaNewsSmartfren Sudah Menerapkan Teknologi 5G?

Smartfren Sudah Menerapkan Teknologi 5G?

-

5G

Jakarta, Selular.ID – Jaringan 4G yang belum lama diadopsi di Indonesia dan masih terus dibangun, namun ancang-ancang untuk menerapkan 5G sudah digaungkan operator di Indonesia, salah satunya adalah Smartfren.

Operator yang awalnya berjalan di frekuensi CDMA ini pun disebut-sebut sudah menerapkan teknologi 5G yang digadang-gadang akan diadopsi 2020.

“Yang 2020 juga itu di Jepang, selisihnya dari global kan biasanya lima tahun, bisa saja Indonesia mulai 2025,”ujar Munir Syahda Prabowo Vice President Special Project Network Smartfren di Anyer (11/10/17)

Meskipun masih belum pasti kapan diterapkan di Indonesia, tetapi dikatakan Munir Smartfen telah menyiapkan teknologi penyambut 5G.

Teknologi yang diusung Smartfren bernama Massive Multi Input Multi Output (Mimo) Base Station dan MultiAntenna Space Division Multiple Access (SDMA), di mana terdapat 64 ‘pintu atau antena agar kapasitas jaringan lebih besar.

“Penetrasi 4G masih berlanjut sampai sekarang, tapi untuk berevolusi ke 5G, sebetulnya tidak perlu banyak perubahan signifikan seperti pembangunan BTS lagi dan hardware lain. Cukup peningkatan teknologinya seperti software kata Munir

Munir menuturkan, Massive Mimo diklaim bisa memberi jangkauan koneksi yang lebih luas tanpa adanya hambatan saat menerima jaringan ke ponsel pintar tidak hanya itu Massive Mimo mampu meningkatkan kapasitas dan keandalan jaringan, efisiensi energi, dan rendahnya intervensi.

Massive Mimo tidak membutuhkan pembangunan menara BTS baru, karena teknologi ini hanya perlu disematkan saja agar menambah antena demi jangkauan jaringan yang meluas.

Munir.juga mengatakan, pada dasarnya teknologi 4G Smartfren yang dikembangkan merupakan teknologi terakhir dalam 4G. Artinya Smartfren susah menerapakan teknologi yang paling baik untuk penerapan 4G, sehingga jika harus beralih ke 5G bukan hal yang terlalu sulit.

Kemungkinan proses ini tidak akan berjalan lama seperti pada peralihan sebelumnya dari 3G ke 4G.Pasalnya saat ini teknologi 4G Smartfren adalah 3CA+ 256 QAM kemungkinan akan langsung jump ke 5G.

Munir pun optimis Indonesia bisa mewujudkan 5G tepat waktu asal teknologinya betul-betul dipersiapkan dari sekarang.

Sebagai informasi, untuk menyongsong 5G dimasa depan belum lama ini Smartfren bersama ZTE, melakukan uji coba penerapan teknologi Massif Mimo dan Multi Antenna Space Division Multiple Access (SDMA).

Teknologi Massif Mimo yang diuji coba pada awal tahun disebut mampu menghasilkan jaringan dan koneksi yang lebih stabil.

spot_img
spot_img

Artikel Terbaru