Beranda News Security Cloudera Hadirkan Solusi Kemanan Siber Berbasis Komunitas

Cloudera Hadirkan Solusi Kemanan Siber Berbasis Komunitas

-

open-source
Jakarta, Selular.ID – Penyedia platform modern untuk pembelajaran mesin (machine learning) dan analitik, Cloudera, mengumumkan ketersediaan Apache Spot 1.0 (inkubasi), yang memungkinkan pembelajaran mesin keamanan siber yang mudah, cepat, dan lebih terukur. Spot merupakan sebuah proyek keamanan siber berbasis komunitas, yang dibangun guna menghadirkan analitik canggih bagi semua data Telemetri TI pada sebuah platform yang terbuka dan terukur.

Cloudera mengklaim bahwa peluncuran itu memperkuat solusi kemanan siber yang memungkinkan perusahaan-perusahaan enterprise agar dapat lebih efektif mempercepat deteksi ancaman lanjutan sesuai kebutuhan. Spot menghadirkan suatu pendekatan berbasis komunitas terhadap keamanan siber yang memungkinkan perusahaan-perusahaan untuk berkolaborasi lintas industri sekaligus mengubah kondisi ekonomi keamanan siber.

“Sulit bagi tim-tim keamanan siber di seluruh perusahaan enterprise untuk berkolaborasi terutama dalam hal berbagi wawasan ancaman siber dan bagaimana cara mengatasinya. Spot merupakan sebuah platform yang dirancang untuk memfasilitasi kolaborasi tersebut, dimulai dengan suatu model data umum bersama, di mana algoritma-algoritma pembelajaran mesin yang dikembangkan komunitas dapat dijalankan,” kata Sam Heywood, Director of Cybersecurity Strategy, Cloudera, dalam siaran resmi yang diterima Selular.ID (26/7/2017).

Proyek open source Spot memberikan visibilitas terhadap beragam ancaman keamanan dengan menghadirkan deteksi ancaman canggih melalui pembelajaran mesin dan analitik canggih. Spot dibangun berbasis platform Cloudera yang memanfaatkan Apache Spark dan Hadoop, yang dioptimalkan bagi hardware Intel, serta menghadirkan kemampuan untuk mengolah dan menyimpan sejumlah besar data telemetri TI untuk pendeteksian ancaman tingkat lanjut dengan pembelajaran mesin, investigasi ancaman yang dipercepat dengan informasi kontekstual lengkap yang mudah didapatkan para analis, serta infrastruktur open source yang akan terus dapat digunakan di masa mendatang yang mengubah perekonomian keamanan siber.

Fitur utama Spot 1.0 (inkubasi) mencakup:
● Peningkatan kinerja pembelajaran mesin dengan upgrade Spot menjadi Apache Spark 2.1
● Runtime dan kinerja model yang lebih baik untuk semua beban kerja DNS, proxy, dan NetFlow berkat adanya perbaikan model-model pembelajaran mesin open source Suspicious Connects.
● Integrasi yang lebih erat dengan platform Cloudera guna memanfaatkan komponen-komponen Cloudera sekaligus meningkatkan model data terbuka Apache Spot.

Cloudera menekankan bahwa solusi keamanan siber miliknya yang dibangun berbasis Apache Spot, menggunakan pembelajaran mesin canggih untuk dijadikan baseline bagi perilaku enterprise normal di seluruh jaringan, endpoint, dan pengguna guna melihat beragam anomali di dalam perusahaan enterprise tersebut. Menciptakan manajemen single pane of glass untuk data keamanan kontekstual lengkap memungkinkan perusahaan untuk menyimpan data-data yang berusia tahunan dengan biaya yang lebih hemat sekaligus mempercepat investigasi dan respons ancaman.

Menurut Cloudera, seiring ancaman keamanan siber berkembang semakin matang dan khas, setiap perusahaan membutuhkan sebuah pendekatan open source untuk memperluas visibilitas perusahaan sekaligus menetapkan fondasi bagi deteksi ancaman pembelajaran mesin tingkat lanjut.

“Dengan bergabung dalam komunitas Apache Spot, Cybraics, pemimpin industri dalam penerapan teknik-teknik AI untuk keamanan siber, dapat mengakses dan berbagi informasi guna membantu mendorong berbagai kemajuan di lini ini bagi komunitas open source, sekaligus memberikan hasil bagi para pelanggan dalam waktu yang lebih singkat,” pungkas Alan Ross, CTO Cybraics dan Founder Apache Spot.

Artikel Terbaru