Saturday, July 11, 2020
Home Devices TKDN Baru 20%, Haier Leisure L7 Sudah Bisa Dipasarkan, Kok Bisa?

TKDN Baru 20%, Haier Leisure L7 Sudah Bisa Dipasarkan, Kok Bisa?

-

DSC_7649Jakarta, Selular.ID – Leisure L7 menjadi senjata baru Haier, agar bisa terus bersaing di pasar smartphone Tanah Air. Hadir dengan teknologi 4G, Leisure L1 dikembangkan untuk membidik segmen menengah.

Sebagai sebuah produk 4G, Leisure L7 wajib memenuhi aturan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) yang sudah ditetapkan pemerintah. Saat disinggung soal TKDN, ternyata Leisure L7 sudah memiliki komponen lokal 20%.

Pertanyaanya, bagaimana Leisure L7 bisa lolos aturan TKDN, pasal mulai tahun ini semua ponsel 4G harus memiliki kandungan komponen lokal minimal 30%?

Saat disinggung hal tersebut, Bobby Ivan, Division Manager Datascrip, menjelaskan, Leisure L7 sudah diajukan Haier tahun lalu, sehingga masih mengacu TKDN 20 persen.
“Karena didaftarkan sejak tahun lalu, jadi TKDN Leisure L7 masih pakai skema 20%. Tapi kami mendukung regulasi pemerintah dan siap memenuhi TKDN 30% untuk tahun ini,” ucap Bobby.

Boby melanjutkan, dalam memenuhi TKDN 30 persen, pihak Haier mengaku sudah memiliki pabrik perakitan ponsel di Indonesia. Pabrik yang berlokasi di Cikarang, Jawa Barat, ini diklaim Haier sanggup memproduksi 10 ribu unit ponsel setiap harinya.

“Pabrik kami dulu milik Sanyo. Sejak diakuisisi Haier Januari 2015, sekarang bagian sendiri. Milik kami,” tambahnya.

Sebagai info tambahan, Haier selama ini dikenal sebagai salah satu brand yang cukup sukses dengan produk bundling Andromax.

Tahun ini, brand asal Tiongkok ini merilis seri Leisure L7, sekaligus mengandeng Datascrip sebagai distributor, untuk memasarkan semua smartphone terbaru Haier.

Latest