Jakarta, Selular.ID – Mandiri Manajemen Investasi beberapa saat yang lalu telah mengenalkan plikasi mobile bermana Moinves. Dengan aplikasi ini nasabah bisa daftar reksadana secara online tanpa tatap muka tanpa perlu tanda tangan dan tanpa kirim berkas, dan memang dihadirkan untuk transaki online.

Menurut Muhammad Hanif, Presiden Direktur Mandiri Investasi, aplikasi ini diperuntukan bagi nasabah muda di rentang usia 25 tahun hingga 35 tahun dengan minimal investasi di moinves sangat terjangkau yaitu Rp 50.000..

“Sesuai surat edaran OJK (Otoritas Jasa Keuangan), kini untuk transaksi di bawah Rp 100 miliar tidak memerlukan tatap muka dan tanda tangan basah,” kata Hanif baru-baru ini.

Ini petikan wawancara Selular dengan Muhammad Hanif Presiden Diirektur Mandiri Investasi.

Apa yang mendasarI Mandiri menghadirkan aplikasi Moinves?

Pada dasarnya kita melihat kecenderuangan orang-orang yang sudah bergeser dalam hal teknologi, pengguna smartphone sudah makin banyak, media sosial sudah makin rame facebook di Indonesia sudah nomor empat, Kita melihat , kehidupan dan makin berubah kemudian demografi indonesia sudah banyak anak muda. Mereka tanpa baca koran tapi tidak ketinggalan informasi, dia mendapatkan itu semua dari smartphone, maka dari itu kami menghadirkan aplikasi Moinves, Itu alasan pertama.

Alasan kedua, kita mau mengembangkan distrubusi yang langsung, karena biasanya kita memasarkan reksadana kalau nasabah ritel bisanya lewat bank, atau link produk perusahan asuransi, mereka menjual dan kita yang kelola. Kita bukan ingin mengurangi ketergantungan antar bank. Tapi kita ingin mengembangkan sendiri yang direct klien, kita melihatnya kalau kita mengembangkan distribusi pakai cabang sendiri rasanya tidak mampu, mahal.

Sementara revenue kita dari management fee. Kalau bank penghasilannya bunga, produk-produk yang mendukung perbankan, transfer administrasi tabungan, dan masih banyak lagi, memanfatkan situasi kesempatan ini, kita ingin mengembangkan sebut saja digital brand, seolah-olah cabang tapi digital, begitu nasabah masuk cabang digital dia akan melihat segala macam informasi dan saat eksekusi kita kasih transaksi oline.

Sebelumnya, bagimana Mandiri memasarkan Reksadana?
Awalnya Transaki online pakai web based tahun 2014, setelah itu kita berpikiran untuk aplikasi, memang aplikasi ini tidak kami kenalkan secara besar-besaran, walaupun begitu kami benar-benar siap bukan hanya di IT tapi di customer services, sales juga dan tema-tema. Itu sudah tersedia dan bisa mengena ke target market kita. Mungkin bisa disebut kita tidak jualan reksadana tapi kita profit reksadana.

Jadi yang kita akan munculkan edukasi untuk perencanaan keuangan, tapi tentunya dengan jargon-jargon yang sederhana, degan harapan target market kita memahami rancana keuangan, misalnya persiapan untuk beli rumah, kebanyakan orang pinjam uang uang beli rumah. Jadi kita kingin target market memahami itu. Kita ingin menjadikan investasi itu sebagai lifestyle bagi anak muda.

Aplikasi Moinves sejak kapan dihadirkan?

Sejak setahun yang lalu yakni 2016, namun siapnya sejak dari akhir 2015 versi betanya, soft launching 2016. Kita tidak promosi besar-besaran, ngga push market, kita undang berapa media, untuk sekedar demo saja.

Sejauh ini responnya gimana?

Saat ini nasabah total sudah 1.700 orang, Sepetember 2016 tercatat ada 919 pengguna online menggunakan Moivnest. 1.700 itu total keseluruhan sebelum ada aplikasi. Growthnya memang belum signifikan namun setiap hari tercatat ada 22 transaksi, dengan per hari nominal Rp 5 juta transaksi perhari. Untuk pembelian perhari sekitar Rp 11 juta.

Target marketnya siapa?

Anak-anak muda di rentang usia 25 tahun sampai 35 tahun, bisa dibilang kaum milenial karena mereka tidak bisa lepas dari gadget dan lifestyle cara belajarnya pun cepat.

Pangsa pasarnya sebarapa besar?

Sangat besar kalau liat datanya, mobile baking user app datanya 20% dari total penduduk indonesia, semua yang punya account di finacial 20% dan yang punya mobile applications 20% , ini adalah market yang akan kita kejar. Tapi kita pilah-pilah lagi yang lebih muda targetnya semua yang menggunakan moblile app banking.