BerandaFokusBegini Kata Bos Indosat Ooredoo Soal MVNO

Begini Kata Bos Indosat Ooredoo Soal MVNO

-

alex rusliJakarta, Selular.ID – Dalam beberapa bulan belakangan ini, kompetisi antar operator selular di Indonesia sedang dibuat gonjang-ganjing. Kondisi tersebut tidak lepas dari rencana yang akan melakukan revisi Peraturan Pemerintah (PP) 52 tahun 2000 dan PP 53 tahun 2000, tentang frekuensi dan orbit satelit.

Sejauh ini memang belum ada keputusan perihal revisi tersebut. Terlepas dari kontroversi yang ditimbulkan, diperkirakan jika nantinya revisi kedua peraturan tersebut rampung, justru akan membuka peluang model bisnis baru dalam khasanah industri telekomunikasi di Indonesia.

Salah satu bisnis yang diprediksi akan tumbuh kembang jika revisi PP jadi terwujud, munculnya pemain Mobile Virtual Network Operator (MVNO).

MVNO adalah penyelenggara jasa pelayanan telekomunikasi bergerak dalam bentuk suara dan data, dimana penyelenggara tersebut tidak memiliki izin atas spektrum frekuensi atau lisensi jaringan akses. Dalam menjalankan usahanya, pihak penyelenggara harus melakukan kerjasama dengan operator jaringan yang memiliki alokasi spektrum frekuensi serta lisensi jaringan akses.

Terkait dengan masalah MVNO, Alexander Rusli, CEO, Indosat Ooredoo, dalam sebuah kesempatan sempat berujar, bahwa saat ini pihaknya belum bisa berbicara banyak soal MVNO.

“Kenapa kita belum bisa bicara masalah MVNO, karena sejauh ini revisi peraturannya belum selesai dibahas. Jika nanti perubahan PP-nya sudah jelas, baru kita bisa memprediksi model bisnis apa saja yang akan berkembang,” terang pria berkacamata ini.

Di sisi lain, Alexander Rusli, tidak memungkiri jika nantinya pemerintah selesai melakukan revisi, MVNO bisa menjadi salah satu model bisnis yang kemungkinan akan hadir di Indonesia. “Tapi seperti yang saya ungkapkan tadi, semua kembali lagi kepada hasil revisi kedua PP yang saat ini sedang digodok oleh pemerintah,” tegasnya.

Lebih lanjut, pria yang dikenal murah senyum ini, menerangkan, hadirnya MVNO justru akan sangat membantu perkembangan industri telekomunikasi. “Dengan segala kelebihan dan kekurangannya, tidak semua produk komunikasi yang dibuat operator bisa diekplorasi secara maksimal. Celah- celah kecil itulah nanti bisa dimanfaatkan oleh MVNO,” tuntasnya.

Artikel Terbaru