Ilustrasi Kakao Pay, (credit: wsj.net)
Ilustrasi Kakao Pay, (credit: wsj.net)
Ilustrasi Kakao Pay, (credit: wsj.net)

Jakarta, Selular.ID – Daum Kakao, salah satu penyedia layanan Internet asal Korea Selatan, tidak hanya fokus mengelola konten digital saja namun ikutan merambah bisnis mobile payment. Usai merger di Oktober 2014, perusahaan mengembangkan dua platform pembayaran mobile yang langsung dari aplikasi Kakao Talk, yakni Kakao Pay dan BankWalletKakao.

Sama-sama hadir di Kakao Talk, namun kedua layanan mobile payment tersebut membawa fasilitas berbeda. Kakao Pay, merupakan sistem pembayaran mendukung aktifitas e-commerce. Di negeri asalnya, seluruh penerbit kartu kredit sudah bergabung menjadi ekosistem Kakao Pay. Sementara BankWalletKakao, adalah wadah untuk transaksi kirim uang (transfer) tanpa lagi memanfaatkan mobile banking. Meski Kakao Talk sendiri sudah datang sejak dua tahun lalu, namun baik Kakao Pay maupun BankWalletKakao, belum akan tersedia di pasar Indonesia.

Market di sini belum ready,” ujar Khiko Resyamara, Marketing Manager Daum Kakao Indonesia, kepada Selular.ID

Berbeda dengan Indonesia, menurut Khiko, masyarakat di Korea Selatan sudah sangat melek internet dan transaksi e-commerce berjalan lancar. Sehingga, perlu waktu dan pertimbangan khusus bila akan mengadopsi Kakao Pay dan BankWalletKakao di Tanah Air. “Daripada nanti jadi percuma, tidak ada yang pakai,” timpalnya.

Untuk pasar global, Daum Kakao memang tidak seutuhnya menjejali seluruh portfolio layanan yang sudah tersedia di Korea Selatan. Daum Kakao cukup menyediakan tiga produk untuk ekspansi di pasar internasional, yang terdiri dari Kakao Talk, Sol Mail, dan Sol Calendar. (bda)