Ilustrasi jaringan selular
Ilustrasi jaringan selular

Jakarta, Selular.ID – Untuk menghadirkan layanan 4G LTE pemerintah telah mengeluarkan kebijakan penataan frekuensi 1800Mhz. Pada saat penataan nantiĀ  oleh semua operator yang memiliki blok di frekuensi ini sangat dimungkinkan terjadinya gangguan terhadap layanan yang akan diterima oleh pelanggan selular.

Jika terjadi gangguan terhadap layanan, pelanggan selular yang merasa dirugikan bisa saja melakukan class action yang menghatuskan operator memberikan ganti rugi yang besar. Untuk menghindari ini Alexander Rusli, Ketua Asosiasi Telekomunikasi Seluruh Indonesia ketika ditemui Selular.ID menyampaikan pemerintah sudah menyurati semua stakeholder terkait agar sama-sama mendukung penataan ini. “Pemerintah sudah menyurati semuanya,” jelas Alex.

Rudiantara, Menkominfo RI beberapa waktu lalu juga menyampaikan pemerintah akan mengeluarkan payung hukum untuk memberikan kepastian hukum bagi operator saat penataan nanti untuk menghindari gugatan pelanggannya. “Kita akan keluarkan keputusan menterinya,” ungkap Rudiantara.

Mantan komisaris Indosat ini juga mengunkapkan pada saat sehari sebelum dilakukannya penataan pelanggan selular akan menerima sms pemberitahuan sehingga dapat mengetahui bahwa akan dimungkinkannya terjadi gangguan layanan. (bda)