2 February 2011 10:30

Jakarta – Persaingan antar vendor kian sengit saja. Terutama pada segmen pasar smartphone. Para vendor tidak hanya berlomba-lomba mengeluarkan berbagai tipe ponsel terbaru, tapi persaingan juga terjadi pada sistem operasi yang diadopsi. Lebih jauh lagi persaingan kini berlangsung antar fitur toko aplikasi (application store) yang dibawa masing-masing sistem operasi. Seperti App Store pada iOS (iPhone), Blackberry App World, Android Market atau Ovi Store pada Symbian.

Untuk memperkaya konten aplikasi di Application Store, masing-masing pemilik sistem operasi mencoba merangkul para application developer agar mau membuat aplikasi untuk application store-nya. Dan yang menggembirakan, kini para application developer dalam negeri juga mulai dilirik oleh para vendor.

Buktinya, beberapa waktu lalu RIM (Research In Motion) menggelar pertemuan para application developer dari seluruh dunia di Bali, dengan tajuk Blackberry DevCon. Ternyata hal yang sama juga dilakukan  Nokia sebagai pemilik sistem operasi Symbian. Nokia tanpa gembar-gembor sering melakukan pertemuan dengan para aplication developer. “Nokia beberapa kali sudah mengadakan gathering dengan para pengembang aplikasi Ovi Store”, ujar Regina Hutama, Senior Communication Manager Nokia Indonesia, di sela-sela acara peluncuran ponsel Nokia X2-01, selasa (1/2/2011). Tidak hanya itu, ternyata Nokia juga mencoba untuk merangkul pihak akademisi.

“Pengembangan aplikasi untuk Ovi Store sudah dimasukkan ke dalam kurikulum di beberapa universitas” ujar  Haryati Lawidjaja, Head of Services & Portfolio Nokia Indonesia, di acara yang sama. “Nokia terus berusaha untuk menambah konten lokal di Ovi Store”, tambah mba Ve, panggilan akrab Haryati. Sayangnya saat ditanya sudah berapa banyak aplikasi lokal yang ada di Ovi Store,  mba Ve tidak menyebutkan secara detil. Hanya disebutkan aplikasi lokal apa saja yang sudah tersedia, seperti Yahoo Koprol, Merchant Store (aplikasi diskon) hingga aplikasi Changcuter yang baru saja diperkenalkan berbarengan dengan peluncuran Nokia X2-01.

Ovi store sendiri sudah bisa diakses di lebih dari 190 negara. Dan tersedia dalam 30 bahasa. Terakhir pada bulan November 2010 Nokia mengklaim Ovi Store telah mencapai 3 juta download perhari. (Edi Kurniawan)

 

Sumber : www.selular.co.id