30 September 2011 16:00
Jakarta – Dibanding komunitas yang ada di luar negeri, para fotografer iPhone dari Indonesia dianggap hardcore. Itulah komentar dari beberapa komunitas fotografer di luar negeri mengetahui aktifnya pengguna iPhone di Indonesia. Hal ini diketahui oleh para moderator iPhonesia saat berkunjung ke luar negeri dan bertemu dengan komunitas di negara tujuan.

Seperti diungkapkan oleh Riswan Christianto, salah satu moderator komunitas fotografi iPhonesia saat berkunjung ke Singapura. “Kami bertemu dengan komunitas IG Singapura dan kaget melihat kami yang di bus atau kereta saja sehabis memotret langsung mengolah foto dengan beberapa aplikasi,” ujar Riswan atau sering disebut Jakontil di sela-sela pameran fotografi iPhonesia di Atrium EX Plaza, Jakarta (29/9/2011).

Hal senada diceritakan juga oleh Aries Lukman, pendiri iPhonesia, ketika berkunjung ke Australia dan negara lainnya. Pengguna iPhone di Indonesia terbilang hardcore atau addict dengan fotografi terutama dengan adanya Instagram. Dalam sehari mengunggah foto di aplikasi photo sharing tersebut sekitar 2-5 foto. “Bahkan kalau sedang hot-hotnya bisa 10 foto. Itupun satu foto bisa diolah sampai dengan 5 aplikasi,” ujar Aries kepada Selular Online. Menurut Aries Lukman, ada waktu-waktu yang seolah menjadi kewajiban yakni good morning (pagi) dan good night (malam), siang hari juga sering. “Ada juga waktu peak hour (jam sibuk) yang biasanya sangat ramai yakni saat sunset (sore hari menjelang terbenamnya matahari),” ungkapnya.

Tak hanya sampai di situ, komunitas iPhonesia berupaya lebih serius lagi mendalami fotografi. Tak tanggung-tanggung, mereka menggelar pameran fotografi bertajuk “Indonesia Through My iPhone”. Lebih dari 1.000 foto dikirim oleh anggota dan terpilih 100 foto. Tema fotonya beragam seperti human interest, portrait, landscape, architecture dan sebagainya. Acara pameran untuk penggalangan dana kemanusiaan ini digelar selama 4 hari dari tangal 29 September sampai 2 Oktober 2011 mengambil lokasi di dua tempat dalam satu kawasan yakni Plaza Indonesia Extension Atrium Level 4 dan EX Atrium level 1. Tak hanya pameran fotografi, tetapi di ajang ini juga digelar kompetisi foto, talk show, worskhop dan games. (Bambang Dwi Atmoko)

 

Sumber : www.selular.co.id