Selular.ID – WhatsApp dilaporkan tengah mengembangkan fitur noise cancellation atau peredam bising untuk panggilan suara dan video, yang saat ini mulai diuji dalam versi beta aplikasi.
Fitur ini dirancang untuk meningkatkan kualitas komunikasi dengan menyaring suara latar yang mengganggu selama panggilan berlangsung.
Pengembangan ini pertama kali terungkap melalui laporan GSMArena yang mengutip temuan pada versi beta WhatsApp terbaru.
Fitur tersebut memungkinkan pengguna mengaktifkan opsi peredam bising secara manual saat melakukan panggilan, baik voice call maupun video call, sehingga suara pengguna tetap terdengar jelas meski berada di lingkungan ramai.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya Meta sebagai induk WhatsApp untuk meningkatkan pengalaman komunikasi berbasis real-time.
Dalam beberapa tahun terakhir, Meta terus menambahkan berbagai fitur pada WhatsApp, mulai dari peningkatan kualitas panggilan, enkripsi end-to-end, hingga integrasi fitur berbasis kecerdasan buatan.
Fitur noise cancellation bekerja dengan memanfaatkan pemrosesan audio berbasis algoritma untuk mengidentifikasi dan mengurangi suara latar seperti kebisingan kendaraan, percakapan sekitar, atau suara lingkungan lainnya.
Teknologi ini umumnya digunakan dalam aplikasi konferensi video dan perangkat audio premium, dan kini mulai diintegrasikan ke layanan pesan instan.
Dalam implementasinya di WhatsApp, fitur ini akan tersedia sebagai opsi tambahan yang bisa diaktifkan pengguna sesuai kebutuhan.
Artinya, pengguna tetap memiliki kontrol penuh untuk menentukan apakah ingin menggunakan peredam bising atau tidak, tergantung kondisi lingkungan saat melakukan panggilan.
Pengujian fitur ini masih terbatas pada pengguna beta di platform Android, dan belum ada informasi resmi mengenai jadwal peluncuran secara luas.
Namun, pola pengembangan fitur WhatsApp biasanya melalui tahap uji coba bertahap sebelum dirilis ke publik secara global.
Kehadiran noise cancellation mencerminkan meningkatnya fokus pada kualitas komunikasi suara di aplikasi pesan instan.
Seiring meningkatnya penggunaan panggilan berbasis internet (VoIP), kebutuhan akan kualitas audio yang jernih menjadi semakin penting, terutama di tengah mobilitas pengguna yang tinggi.
WhatsApp sendiri telah menjadi salah satu platform komunikasi utama secara global, termasuk di Indonesia.
Penggunaan aplikasi ini tidak hanya untuk pesan teks, tetapi juga panggilan suara dan video, baik untuk kebutuhan personal maupun profesional.
Dengan menambahkan fitur peredam bising, WhatsApp berupaya meningkatkan kenyamanan pengguna dalam berbagai situasi, termasuk saat berada di ruang publik atau lingkungan dengan tingkat kebisingan tinggi.
Fitur ini juga dapat mendukung kebutuhan komunikasi jarak jauh yang semakin meningkat, seiring tren kerja hybrid dan interaksi digital.
Pengembangan fitur ini menunjukkan arah inovasi WhatsApp yang semakin mengedepankan kualitas pengalaman pengguna, tidak hanya dari sisi fitur, tetapi juga performa teknis.
Integrasi teknologi pemrosesan audio menjadi salah satu langkah untuk memastikan layanan tetap relevan di tengah persaingan aplikasi komunikasi digital yang terus berkembang.
Baca Juga:Â Cara Mudah Buat Stiker Bergerak Sendiri di WhatsApp


