Selular.ID – Tak hanya di Indonesia, Instagram resmi memperluas kebijakan pembatasan konten untuk pengguna remaja ke seluruh dunia.
Langkah ini diambil oleh induk perusahaannya, Meta Platforms, dengan mengadopsi pendekatan berbasis rating usia 13+ yang sebelumnya hanya diuji di beberapa negara.
Kini, remaja di berbagai wilayah akan otomatis mendapatkan perlindungan lebih ketat terhadap konten yang mengandung unsur kekerasan, seksual, maupun narkoba.
Instagram menyatakan kebijakan baru ini terinspirasi dari sistem rating film usia 13+, yang dinilai sudah familier bagi orang tua.
“Seperti dalam film rating 13+, remaja mungkin sesekali melihat konten sugestif atau bahasa yang kuat, tetapi kami akan terus berupaya agar hal tersebut sangat jarang terjadi,” tulis Instagram dalam pernyataan resminya.
Dengan pendekatan ini, pengalaman menggunakan Instagram bagi remaja diharapkan setara dengan menonton film yang dianggap aman untuk usia tersebut—meski tetap dengan batasan ketat.
Apa Saja yang Berubah?
Sebelumnya, Instagram sudah menerapkan sejumlah perlindungan untuk akun remaja, seperti pengaturan akun privat secara default, pembatasan pesan hanya dari koneksi, hingga filter konten sensitif.
Namun dengan kebijakan baru ini, sistem penyaringan diperketat secara global dan lebih konsisten di semua negara.
Selain itu, pengguna di bawah 16 tahun tetap memerlukan izin orang tua untuk melonggarkan pengaturan tertentu—menandakan kontrol keluarga masih jadi elemen penting dalam ekosistem ini.
Kontroversi Rating Film
Menariknya, pendekatan berbasis rating film ini sempat menuai kritik.
Motion Picture Association sebelumnya mengirimkan surat keberatan kepada Meta, menilai sistem rating film tidak bisa disamakan dengan dinamika konten media sosial yang jauh lebih kompleks.
Meski begitu, Meta tetap melanjutkan strategi ini sebagai upaya menciptakan standar yang lebih mudah dipahami oleh orang tua.
Baca juga:
- YouTube, Facebook dan Instagram Memang Menolak Aturan PP Tunas Sejak Awal
- TikTok dan Roblox Masih Belum Kooperatif Terkait PP Tunas
Tekanan Global Meningkat
Langkah Instagram ini tidak berdiri sendiri. Dalam beberapa waktu terakhir, tekanan terhadap platform digital untuk melindungi anak dan remaja terus meningkat, baik dari regulator maupun publik.
Mulai dari gugatan hukum di Amerika Serikat hingga rencana regulasi ketat di Eropa dan Inggris, industri media sosial kini berada dalam fase redefinisi tanggung jawab.



