Vendor handphone seperti Xiaomi, Samsung, Oppo, Vivo hingga smartphone di bawah naungan Transsion yakni Infinix sudah sangat familiar di masyarakat Indonesia. Hal tersebut yang membuat mereka menjadi lima besar produk smartphone paling laris di Indonesia.
Tetapi, vendor smartphone tidak hanya mereka yang beredar di Indonesia. Pasalnya masih banyak vendor handphone di luar lima besar merek tersebut yang ada di tanah air dan menjadi penantang serius untuk masuk dalam peringkat lima teratas. Sebut saja Realme, Nubia, Sharp, Motorola, Huawei, Honor, Nothing, hingga produk Amerika Serikat, iPhone.
Lalu bagaimana persaingan pasar smartphone di Indonesia pada tahun 2026 ini? Bagaimana para vendor challenger ini bisa masuk ke posisi lima besar smartphone di Indonesia? Untuk menjawab hal tersebur Selular telah merangkum dalam laporan khusus berikut ini.


