Selular.ID – Meski terdampak kelangkaan memori atau NAND Flash, Tecno tidak naikkan harga sejumlah produk smartphone mereka di Indonesia.
Seperti yang Selular beritakan sebelumnya, kelangkaan memori ini dampak semakin masifnya permintaan kecerdasan buatan atau AI secara global.
Hal tersebut membuat para vendor smartphone di Indonesia termasuk Tecno menaikan harga produk handphone (hp) mereka pada awal bulan April 2026 ini.
Meski demikian, tidak semua lini produk Tecno mengalami kenaikan harga.
Penyesuaian harga kali ini hanya terjadi pada beberapa model tertentu, terutama di segmen entry-level dan kelas menengah.
Berdasarkan informasi dari Anthoni Roderick, PR Manager Tecno Mobile Indonesia, kenaikan harga terjadi pada beberapa perangkat Tecno entry level saja.
“Untuk April, kita ada kenaikkan harga SRP (suggested retail price),” ujar pria yang akrab disapa Erick itu.
Untuk lini entry-level, Tecno Spark Go 3 varian 4 GB/64 GB kini dibanderol Rp 1.499.000, naik dari sebelumnya Rp 1.399.000.
Sementara pada lini Tecno Pova 7 5G, varian 8 GB/128 GB mengalami kenaikan menjadi Rp 3.199.000 dari Rp 2.999.000.
Adapun varian 8 GB/256 GB kini dijual Rp 3.299.000, naik dari sebelumnya Rp 3.199.000.
Harga Tecno Camon 50 Tidak Naik
Berbeda dengan lini lainnya, seri Tecno Camon 50 dipastikan tidak mengalami perubahan harga pada periode ini.
Artinya, harga seluruh varian Camon 50 Series masih tetap sama seperti sebelumnya tanpa ada penyesuaian.
Erick juga menegaskan bahwa kenaikan harga SRP di atas berlaku untuk penjualan offline saja.
Baca juga:
Sementara pantauan Selular di sejumlah marketplace resmi Tecno Mobile, beberapa seri ponsel yang tidak disebut di atas juga mengalami kenaikan.
“Karena ada perbedaan harga dengan (penjualan) online, jadi yang online lebih mahal sedikit,” ujarnya.
Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut, harga dibandingkan dengan saat peluncuran masing-masing:
- CAMON 50 8GB/128GB: Rp3.799.000, naik dari Rp 3.599.000.
- SPARK 40 6GB/128GB: Rp2.199.000, naik dari 1,8 juta.
- POVA 7 5G 8GB/256GB: Rp3.499.000, naik dari Rp 3,2 juta.
Tren penyesuaian harga tetap berlanjut Penyesuaian harga ini menambah daftar merek ponsel yang melakukan revisi harga di Indonesia dalam beberapa waktu terakhir, meski skalanya tidak merata di semua produk.
Meski tidak dijelaskan secara resmi oleh pihak Tecno, perubahan harga ponsel umumnya dipengaruhi oleh sejumlah faktor, seperti fluktuasi nilai tukar, biaya komponen, hingga strategi pasar di masing-masing segmen.
Dengan kenaikan terbatas ini, konsumen di Indonesia perlu memperhatikan pergerakan harga terbaru sebelum membeli, terutama pada model yang mengalami penyesuaian di awal April 2026.


