Selular.ID -

Gak Kasih Kendur! Strategi Dua Kaki Hisense Libas Kompetitor di Segmen Premium dan Entry-Level.

BACA JUGA

Kuala Lumpur, Selular.ID –  Di tengah fluktuasi ekonomi makro yang tidak menentu, pasar elektronik Indonesia menjadi medan pertempuran yang sangat menantang. Banyak produsen dipaksa memilih: fokus pada margin tinggi di segmen premium atau bermain volume di segmen murah. Namun, Hisense Indonesia memilih jalan yang lebih berani.

Raksasa teknologi ini justru semakin agresif dengan strategi “dua kaki” yang kokoh. Mereka tidak hanya mengincar para sultan yang haus akan teknologi layar mutakhir, tetapi juga merangkul konsumen cerdas yang mencari nilai terbaik untuk setiap rupiah yang mereka keluarkan.

Gak Pilih Kasih! Strategi “Maut” Hisense Libas Pasar Indonesia: Teknologi AI Kelas Atas Hadir untuk Semua Kantong!

Pertanyaan besar muncul mengenai bagaimana sebuah brand global mampu mempertahankan prestise di lini atas namun tetap dicintai di lini bawah tanpa merusak citra merek. Menanggapi hal tersebut, Yudistiro, Sales Director Hisense Indonesia menegaskan bahwa kunci utamanya terletak pada distribusi teknologi inti yang merata.

Strategi Portofolio yang Seimbang

“Hisense menerapkan strategi portofolio yang seimbang dengan menghadirkan produk di berbagai segmen harga, mulai dari entry-level hingga premium,” ujar Yudistiro secara ekslusif kepada Selular.ID dalam event Hisense ASEAN Partner Conference 2026 yang berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia.

Menurutnya, pemahaman mendalam terhadap keberagaman profil konsumen di tanah air menjadi landasan utama setiap peluncuran produk.

Ia menekankan bahwa meski harga berbeda, kualitas dasar tidak boleh ditawar. “Kami memahami bahwa pasar Indonesia sangat beragam, sehingga pendekatan kami adalah memastikan teknologi inti yang menjadi kekuatan Hisense—seperti kualitas gambar, efisiensi energi, dan konektivitas pintar—tetap dapat diakses di berbagai kategori produk.”

Premium: Panggung Inovasi Tanpa Batas

Untuk mereka yang tidak berkompromi dengan kualitas, Hisense menyiapkan lini yang menjadi etalase kecanggihan teknologi masa depan. Di segmen ini, Hisense bukan sekadar menjual perangkat elektronik, melainkan gaya hidup masa depan.

“Untuk segmen premium, kami fokus menghadirkan inovasi terkini seperti layar ultra-besar, teknologi AI, dan integrasi smart home yang diterapkan pada berbagai skenario,” jelas Yudistiro.

Penggunaan kecerdasan buatan (AI) pada lini premium ini memungkinkan perangkat untuk menyesuaikan kualitas gambar dan suara secara otomatis sesuai dengan konten yang ditonton, memberikan pengalaman sinematik yang tak tertandingi di ruang keluarga.

Value-for-Money: Efisiensi Tanpa Kompromi

Namun, Hisense juga menyadari bahwa mayoritas pasar Indonesia adalah konsumen yang sangat kritis terhadap harga. Menariknya, bagi Hisense, harga kompetitif bukan berarti memangkas fitur secara membabi buta.

“Sementara itu, pada segmen value-for-money, kami mengoptimalkan fitur yang paling relevan dengan kebutuhan konsumen Indonesia, sehingga tetap memberikan performa tinggi dengan harga yang kompetitif,” tambah Yudistiro.

Strategi ini memungkinkan Hisense untuk tetap kompetitif secara harga namun tetap unggul dalam performa jika dibandingkan dengan kompetitor di kelas yang sama.

Kualitas sebagai Harga Mati

Menutup pernyataannya, Sales Director Hisense Indonesia ini memberikan penegasan bahwa jangkauan pasar yang luas adalah target, namun kualitas adalah fondasi. “Dengan pendekatan ini, Hisense dapat menjangkau lebih banyak konsumen tanpa mengorbankan kualitas.”

Langkah Hisense ini seolah membuktikan bahwa di era ekonomi yang menantang, pemenangnya adalah mereka yang mampu memberikan solusi cerdas bagi semua lapisan masyarakat.

Dengan teknologi AI dan efisiensi energi yang menjadi senjata utama, Hisense siap memperkuat dominasinya sebagai pemain utama industri visual dan smart home di Indonesia.

Baca juga : Bukan Cuma TV: Ambisi Hisense Menguasai Ekosistem Smart Home

- Advertisement 1-

BERITA TERKAIT

BERITA PILIHAN

BERITA TERBARU