Selular.ID – X, platform jejaring sosial yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter, mengalami gangguan layanan singkat pada Rabu, 18 Maret 2026, yang menyebabkan sejumlah pengguna di berbagai negara melaporkan kesulitan mengakses aplikasi dan situs web pada pagi hingga siang hari waktu setempat.
Laporan gangguan tersebut terdeteksi melalui Downdetector, layanan pemantau status layanan digital yang menunjukkan lonjakan laporan masalah dari pengguna indikatif situasi tidak normal.
Menurut data Downdetector, puncak laporan gangguan mencapai lebih dari tiga puluh empat ribu isu dilaporkan sebelum angka tersebut menurun drastis beberapa menit kemudian, menunjukkan pemulihan layanan secara bertahap di sejumlah wilayah termasuk Amerika Serikat.
Platform milik xAI tersebut tidak segera mengeluarkan pernyataan resmi yang menjelaskan penyebab gangguan atau langkah perbaikan, sementara pemantauan menunjukkan normalisasi akses dalam waktu singkat mengikuti lonjakan laporan awal.
Insiden gangguan layanan bukan pertama kali dialami X dalam beberapa periode terakhir.
Sejumlah gangguan sebelumnya juga dilaporkan terjadi secara sporadis, di mana pengguna tidak dapat mengakses fitur inti seperti tampilan timeline, unggahan posting, atau notifikasi aplikasi.
Dokumentasi sejarah gangguan pada layanan serupa juga terpantau oleh Downdetector dalam peristiwa sebelumnya, meski masing-masing memiliki karakteristik dan durasi yang berbeda.
Laporan awal gangguan pada 18 Maret 2026 datang dari berbagai wilayah, termasuk Amerika Utara dan Eropa, di mana beberapa pengguna menampilkan pesan kesalahan ketika mencoba membuka konten atau mengunggah posting baru.
Pemulihan layanan terlihat berlangsung relatif cepat, dengan penurunan jumlah laporan di Downdetector dalam kurun kurang dari satu jam setelah lonjakan awal, meski rincian teknis penyebab utama gangguan belum diungkapkan secara publik.
Gangguan seperti ini mencerminkan tantangan operasional yang dihadapi oleh layanan digital berskala global saat harus menjaga ketersediaan dan stabilitas platform bagi ratusan juta pengguna.
Ketika downtime terjadi, pengguna sering beralih ke layanan alternatif atau memantau status layanan melalui alat independen seperti Downdetector untuk mendapatkan laporan real-time tentang gangguan yang berlangsung.
X sendiri telah melalui serangkaian perubahan sejak rebranding dari Twitter, termasuk pergantian kepemilikan dan akuisisi oleh xAI yang dimiliki oleh tokoh teknologi Elon Musk.
Upaya transformasi layanan sekaligus penambahan fitur baru terus dilakukan, namun gangguan teknis tetap menjadi salah satu aspek yang memengaruhi pengalaman pengguna.
Pemantauan lebih lanjut atas status layanan X akan terus diperbarui oleh platform pemantau independen dan oleh X sendiri jika pernyataan resmi terkait penyebab gangguan dirilis.
Baca Juga:X Twitter Luncurkan Handle Marketplace untuk Nama Akun Langka
Sementara itu, pengguna yang sempat mengalami kendala akses kemungkinan sudah kembali memperoleh fungsi normal untuk memanfaatkan fitur komunikasi, publikasi konten, dan interaksi sosial di platform tersebut.




